SETIA DALAM HAL KECIL, AKAN MENDAPAT KEPERCAYAAN HAL YANG BESAR

D’Dama (depan berdiri) saat melakukan reses di Wanno RittaWewewa Tengah

Wewewa-SJ………. Usai melakukan reses di Kampung Japa Rambo Desa Delu Depa Kecamatan Kodi Bangedo,  Dominggus Dama, S.ST.,MT., anggota DPRD Provinsi NTT pada hari kedua Jumat (17/7/20) melanjutkan giat reses titik ke-3 di GKS Wanno Ritta desa Omba Rade kecamatan Wewewa Tengah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

Kegiatan reses dibuka dengan resmi oleh ketua BPMJ GKS Wanno Ritta Pdt. Yulius Bali Ate, S.Th  didampingi Plt. kepala desa Matius Pegeru dan beberapa tokoh gereja serta tokoh pemuda. Dalam arahannya Pdt. Yulius Bali Ate mengatakan dirinya merasa bangga karena ada anggota DPRD Provinsi yang memenuhi janjinya pada saat kampanye waktu lalu dan  kembali datang untuk menemui masyarakat setelah terpilih menjadi anggota DPR Provinsi.

Dalam kesempatan itu walaupun suasana mati listrik D’Dama menjelaskan pada kelompok tani, kelompok tenun dan pemuda yang hadir pentingnya reses bagi anggota DPR. Dengan adanya reses anggota DPR tersebut dapat melihat dan mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan/harapan masyarakat di dapilnya masing-masing.

“Setelah mendengar dan melihat langsung dan mendapat informasi yang pasti dari masyarakat, ini merupakan masukan bagi kami yang akan dibahas dalam sidang nanti. Adanya wabah covid-19 ini yang membuat kegiatan reses kami sempat terganggu dan anggaran pembangunan oleh pemerintah menjadi berkurang karena harus dialokasikan untuk penanganan virus corona ini” ungkap D’Dama.

Lebih lanjut D’Dama juga mengatakan walapun adanya tantangan virus corona saat ini, dirinya berusaha menjawab dan berpartisi pasi dengan menggunakan anggaran pribadi sebagai bentuk kepedulian sesama ole milla ole dengo pada kelompok tani, kelompok tenun dan pemuda gereja.

Baca Juga :   Bupati Yohanis Dade Lakukan Pertemuan Bersama Petugas Retribusi Pasar

“Ini hanyalah dukungan kecil dari saya, agar kita tidak menjadi terlena dengan adanya wabah virus corona ini, sehingga kita tetpa dapat beraktifitas sebagaimana mestinya dalam situasi penerapan new normal saat ini. Jangan lihat besar kecilnya, tetapi jika kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya maka dukungan ini akan diusahakan untuk terus bergulir sesuai dengan kemampuan saya” tuturnya lagi.

Dalam kesempatan itu D’Dama memberikan bantuan alat semprot pertanian untuk kelompok tani, benang untuk kelompok tenun dan bola voley untuk pemuda gereja. Dirinya berharap melaui bantuan ini dapat menjadi semangat bagi masyarakat untuk tetap berkatifitas sehari-hari di tengah merebaknya wabah virus corona saat ini.

Pdt. Yulius Bali Ate, S.Th yang ditemui media usai dialog mengatakan bersyukur karena  reses oleh DPR Provinsi baru pertama kali terjadi di kecamatan Wewewa Tengah khususnya di Wanno Ritta. Dirinya memberi respon yang sangat besar karena bisa menyampaikan langsung pada anggota DPRD Provinsi keluhan-keluhan atau harapan masyarakat.

“Selama ini kalau kami sampaikan tidak ada yang meresponnya, dan saat ini pak D’Dama bisa mendengar langsung apa yang menjadi keluhan dan harapan kami sehingga menjadi pembahasan di provinsi nanti dan juga menjadi masukan ke kabupaten” ungkapnya.

Lebih lanjut Pdt. Yulius menjelaskan dirinya merasa senang karena dalam kesempatan ini juga D’Dama mau berbuat hal-hal positif yang langsung menyentuh masyarakat maupun pemuda lewat gereja dan pemerintah desa.

Pdt. Yulius Bali Ate, S.Th., Ketua BMJP GKS Wanno Ritta

“Dengan lewat organisasi gereja adalah satu cara yang sangat tepat, karena apa warga jemaat atau umat juga adalah masyarakat dalam desa. Mungkin melalui gereja ada satu kepastian untuk pertanggungjawaban. Seperti bantuan tenun tadi secara bergulir ini merupakan konsep pemberdayaan yang luar biasa. Kami juga meniru hal yang sudah dibuat oleh bapak D’Dama, jika kami sudah mempunyai dana, Gereja tidak hanya hadir untuk memberitakan Firman Tuhan, tetapi pekerjaan nyata seperti yang dilakukan oleh D’Dama” katanya lagi.

Baca Juga :   Kapolres Kupang Pimpin Upacara Sertijab Waka Polres, Kabag Ops, Kasat Samapta, Kapolsek Fatuleu

Pdt. Yulius juga menambahkan hal yang membanggakan adalah adanya keberlanjutan program D’Dama. Konsepnya setia dalam hal kecil pasti mendapat kepercayaan dalam hal-hal besar. Pertemuan dengan D’Dama ini memberi satu semangat khususnya juga bagi kelompok pemuda gereja.  Sehingga dengan adanya bantuan bola bisa memotivasi pemuda untuk meninggalkan hal-hal negative dan melakukan hal yang positif dengan berolahraga.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ama Pageru Plt Kades Weerame  yang memberi apresiasi pada D’Dama yang selain datang untuk melakukan reses juga memberi dukungan pada kelompok tani, kelompok tenun dengan konsep pemberdayaan.

“Kami senang karena selain reses, D’Dama juga membuktikan ucapannya untuk memulai hal-hal yang kecil pada masyarakat. Dan dukungan ini aalah dukungan dengan konsep pemberdayaan. Dimana kalau gereja dan pemdes bisa mengkawalnya akan menjadi contoh yang bagus bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat” tutur Ama Pageru.

Ama Pageru juga sangat sepakat D’Dama berbuat lewat gereja, karena rasa tanggung jawab lebih tinggi dibandingkan langsung ke masyarakat. Dalam kesempatan itu juga Ama Pageru mengharapkan kedepan ada terobosan baru dari D’Dama untuk melakukan hal-hal yang berhubungan dengan ekonomi keluarga.

“Kalau ekonomi keluarga sudah bagus hal-hal lain seperti pendidikan,  kesehatan dan kebutuhan pokok masyarakat akan lebih  bagus. Kami berharap dengan adanya hubungan ini bapak D’Dama bisa memfasilitasi adanya dukungan bantuan pemerintah untuk meningkatkan ekonomi keluarga” harapnya.

PLt. Kades Weerame Matius (Ama) Pegeru

Sebagai Pemerintah Desa, Ama juga berjanji akan ikut mengawal kelompok-kelompok tersebut dan memberi motivasi dengan memulai dari hal-hal yang kecil yang sudah dilakukan oleh D’Dama, maka bukan mustahil buat yang sudah berhasil akan ada dukungan yang lebih besar kedepan.

Baca Juga :   Bupati Malaka Luncurkan 4 Unit Mobil BUMDES Kepada 4 Kades

“Kita berharap kelompok yang pertama menerima bantuan ini akan ada keberlanjutan. Kalau kita sudah mempunyai satu kelompok contoh, akan muncul kelompok-kelompok berikutnya, dan itu biasanya yang dilihat oleh masyarakat,  kelompok yang sudah berhasil akan ditiru dan konep pemberdayaan ini akan berkelanjutan” pungasnya.***** (OC$),-

Leave a Reply

Your email address will not be published.