Dengan Mobil Terbuka Paket RAKYAT Mendaftar di Partai Perindo & Hanura

Suarajarmas.com – Peta perpolitikan kian memanas, usai beberapa partai yang mendapat kursi Legislatif tingkat kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) membuka pendaftaran penjaringan Bakal Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 27 November mendatang.

Salah satu kandidat yang siap bertarung di Pilkada Serentak tahun 2024 Fransiskus Martin Adi Lalo, S.Sos menggandeng Yeremia Tanggu, S.Sos dengan nama Paket RAKYAT resmi mendaftar di Partai Perindo dan Partai Hanura, Sabtu (4/5/2024).

Kedua bakal calon tersebut merupakan ASN aktif dengan jabatan yang sangat strategis. Fransiskus Martin Adi Lalo saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah SBD sedangkan Calon Wakil Bupati Yerema Tanggu menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Ketua Partai Perindo Yohanes Reli Kaka saat menerima paket RAKYAT mengatakan Partai Perindo di SBD memiliki  5 kursi yang walaupun partai Perindo Partai Baru. Pada Pileg tahun 2019 Partai Perindo juga memiliki 5 kursi dan Pileg tahun ini kami mempertahankan perolehan tersebut. Kami memiliki setiap  dapil satu kuris dari 5 Dapil yang ada di SBD.

“Sebagai Ketua partai saya terima pendaftaran paket RAKYAT dengan lapang dada. Tapi kami perlu menyampaikan bahwa partai Perindo memiliki mekanisme dari bawah sampai pusat untuk mendapatkan rekomendasi” tuturnya.

Lebih lanjut Reli Kaka mengatakan,  melihat rekam jejak beliau berdua selama manjadi pejatab di SBD sangat layak untuk  memimpin SBD ke depan. Masyarakat sudah jenuh, sengsara selama ini. Saya mengajak kita semua mari kita bergandengan tangan untuk beliau berdua.

“Mereka berdua sangat layak untuk pimpin SBD” tegas Reli.

Ia menambahkan, setiap calon yang saya dukung selalu duduk. SBD adalah kita bersama, bukan milik segelintir orang yang ingin hanya berkuasa. Kabupaten SBD kaya tapi belum bisa dioptimalkan dengan baik sehingga kita masih tertinggal dari daerah lain” tambahnya.

Baca Juga :   PADMA INDONESIA DUKUNG BAWASLU RI

Reli juga mengingatkan kepada paket RAKYAT yang datang daftar dengan mobil terbuka,  nanti kalau terpilih jangan selalu tutup pintu,  sesekali buka kaca mobil juga.

Sementara itu bakal calon bupati Fransiskus Martin Adi Lalo S.Soso mengatakan kami memilih nama Paket kami RAKYAT itu adalah gabungan nama kami berdua. Lebih dari itu kami memilih nama paket RAKYAT karena pada hakekatnya kedaulatan ada pada Rakyat.

Kabupaten kita butuh pemimpin yang visioner dan membawa angin perubahan untuk membawa SBD ini bisa berdaya saing dengan daerah lain dan bangkit dari berbagai macam kompleksitas masalah yang ada di SBD yang perlu perbaikan seperti angka kemiskinan yang sangat ekstrim 18.000 KK, angka Stunting yang sangat tinggi mencapai 32%, produksi pertanian kita tidak menunjukkan hasil yang signifikan untuk memberikan ketahanan ekonomi pada masyarakat.

“SBD juga kerap kali memiliki angka kekerasan terhadap anak dan perempuan. Ini perlu menjadi perhatian khusus pemerintah ke depan. Dari kompleksitas permasalahan dan ketertinggalan yang terjadi di kabupaten kita ini,  kami hadir paket RAKYAT dan paham betul yang diperlukan oleh rakyat dan memperbaiki permasalahan yang terjadi ” ungkap Adi Lalo.

Paket RAKYAT harus aspiratif dan respek terhadap segala kebutuhan rakyat. Kalau Tuhan berkehendak dan mengijinkan kami akan lakukan hal- hal yang Visioner dan benar-benar memperhatikan kebutuhan rakyat.

“Kami berdua rela mengundurkan dari ASN yang masih tersisa 8 tahun dengan jabatan sebagai Sekda. SBD harus kita jadikan sebuah rumah kita bersama. Partai Perindo adalah partai  kompetitif yang menjunjung tinggi integritas,  mari kita memelihara keberagaman yang ada di SBD Tana Loda Wee Maringgi pada Wee Malala” jelasnya.

Paket RAKYAT berjanji akan membangun SBD ini dalam Kebersamaan. Jika terpilih nanti kami melakukan review terhadap Pelayanan Publik yang selama ini terjadi ketimpangan untuk mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat yang lebih optimal.

Baca Juga :   RIBUAN MASSA DAMAI KODI UTARA PADATI ANDE ATE

Ditempat terpisah ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA),   Yohanes Ngongo saat Paket RAKYAT mendaftar mengatakan, kemampuan dan kapasitas pasangan calon bupati dan wakil bupati dari paket RAKYAT tidak bisa diragukan lagi  dilihat dari track record sebagai ASN dengan Jabatan Strategi sampai dengan saat ini.

“Beliau berdua memulai karir sebagai ASN dari tingkat paling bawah hingga saat ini menjadi Sekda dan Kepala Dinas sehingga paham betul kebetuhan masyarakat bawah.

Lebih lanjut Joni mengatakan Paket RAKYAT memiliki komitmen yang tinggi untuk melayani masyarakat dan siap mengundurkan diri dari ASN. Komitmen ini yang kita butuhkan, calon pemimpin seperti ini yang kita inginkan untuk membawa SBD kearah yang Lebih baik.

Joni berpesan agar bisa menjadi pemimpin yang melayani bukan dilayani. Yang datang bukan untuk berkuasa dan mengorbankan rakyat.

Pantauan media ini paket RAKYAT mendaftar didampingi oleh 3 toko adat sebagai representasi dari 3 tungku kabupaten SBD yang di kenal dengan Semboyan Tana Loda Wee Maringgi pada Wee Malala. Tokoh tersebut dari Loura, Wewewa dan Kodi. *** (EBuga/004-24).-