Diduga Tidak Sehat, Balon Wakil Bupati SBD Dibantu Saat Psikotes

Kupang – SJ.,……. Pelaksanaan tes kesehatan bakal calon peserta pilkada tidak main-main, selain tes fisik jasmani juga ada psikotest sebanyak 525 pertanyaan yang terdiri atas 20-an item harus dijawab. Ini menunjukan pelaksanaan tes ini untuk benar-benar menghasilkan calon pemimpin yang siap secara fisik dan batin didalam memimpin daerahnya kelak jika terpilih oleh rakyat.  

Bakal Calon Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Gerson Tanggu Dendo, SH diduga sedang tidak sehat sehingga selama mengikuti proses pemeriksaan kesehatan selalu dibantu oleh orang terdekatnya dan tim medis.

Tampak Gerson didampingi dokter dan staff rumah sakit
Tampak Gerson didampingi dokter dan staff rumah sakit

 Pada saat mengikuti Psikotes Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. W. Z. Yohanes Kupang, Gerson tampak dibantu oleh istrinya sendiri serta tim dokter Psikotes  kesehatan. Pada saat mengisi form di lantai 3 RS milik Pemerintah Daerah NTT itu, Gerson tampak dibantu istrinya. Setelah memasuki ruangan Psikotes kesehatan, Gerson didampingi seorang tenaga medis untuk mengisi lembaran soal yang disediakan.

Ketua Tim Dokter Pemeriksa Kesehatan, dr. Andreas Fernandes yang dihubungi wartawan soal adanya bantuan dalam mengikuti Psikotes Kesehatan terhadap Gerson, dia menyampaikan bahwa Gerson mengikuti Tes MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory), untuk menilai kondisi kejiwaan seseorang.

Suasana Peserta yang mengikuti psikotes
Suasana Peserta yang mengikuti psikotes

Ketika ditanya apakah boleh dibantu dalam mengisi form dan jawaban atas soal-soal, dengan dugaan Gerson sedang sakit? Andreas menuturkan bahwa apa yang dilakukan semuanya merujuk pada Surat Keputusan KPU nomor 231 tahun 2017 tentang teknis pemeriksaan kesehatan.

Secara terpisah, Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe terkait pemeriksaan dan Psikotes yang merujuk pada SK KPU 231 tahun 2017, mengatakan bahwa psikotes harus diikuti dan soal-soal harus diisi oleh peserta Bakal Calon sendiri tanpa bantuan dari orang lain.

Baca Juga :   BEM AKN Sumba Timur Gelar Diskusi Hari Kartini

Dia menuturkan bahwa setelah informasi dari media ini, dirinya langsung melakukan koordinasi kepada tim medis, dan pada saat itu, Bakal Calon Wakil Bupati Gerson Tanggu Dendo tidak sedang didampingi siapa-siapa saat mengikuti psikotes umum di Naka Hotel.

Terkait saat didampingi atau dibantu tim dokter dan keluarga, Maryanti menjelaskan bahwa pada saat salah satu dokter ada disamping Gerson, mungkin saja sedang memberikan arahan sebab itu masih dilihat dari jauh. “Jangan cepat menyimpulkan. Di cek dulu,” tandas Maryanti, Jumat 12 Januari 2018 petang.

Sedangkan salah satu peserta tes yang melihat kejadian itu sangat menyayangkan adanya bantuan dari pihak lain pada peserta, tetapi ia enggan berkomentar lebih lanjut.

“toh dari hasil pengisian jawaban akan ketahuan juga ko kalau pesertanya tidak dalam keadaan fit, dan ditambah dengan tes fisik nanti, jika dokter memang berlaku jujur, beliau itu tidak siap secara mental dan fisik” ujarnya.

Direktur RSUD Prof. W. Z. Yohanes Kupang, Dominikus Minggu Mere menuturkan bahwa simpulan dalam pemeriksaan yang dilakukan saat ini adalah simpulan kondisi yang diperiksa saat ini, tidak retrospektif maupun yang prospektif.

“Kita tetap tanya soal riwayat penyakit tetapi apa yang kita temukan saat ini, itu yang kita akan rekomedasikan KPU nanti. Kita bekerja sesuai dengan Juknis dari KPU,” tandasnya. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published.