LANTIK KADES DI WETIM, BUPATI MINTA PRIORITASKAN DESA BERAIR

Elopada-SJ……………  Bupati Sumba Barat Daya (SBD), dr. Kornelius Kodi Mete saat melantik 5 kepala desa (Kades) terpilih di Kecamatan Wewewa Timur (Wetim), minta para kepala terpilih prioritaskan pada program desa berair dan desa bercahaya.

Camat Wewewa Timur menyambut rombongan Bupati SBD, Dandim 1629/SBD, Kapolres SBD, Ketua PKK SBD di halaman kantor kecamatan Elopada

Demikian disampaikan Bupati SBD, usai melantik dan mengambil sumpah kepala desa Mareda Kalada, Kalembu Dara Mane, Weelimbu dan Mata Pyau  disaksikan Dandim 1629/SBD, Letkol Inf. Alfat Denny Andrian, Kapolres SBD, AKBP Sigit Harimbawan, SH.,S.IK., MH., Wadanyon  C Pelopor 1 KOmpi Brimob SBD, AKP SIgit Wahyu Afrianto, S.IK., MH., Ketua PKK SBD, Ny. Margaretha Tatik W. Mete, Camat Wewewa TImur, Ariyanto M. Dangga Loma, S.STP., beberapa pimpinan OPD lainnya, PJU Polres SBD, Pejabat Kodim 1629/SBD, tokh masyarakat, tokoh agama dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu Bupati Kornelius minta para kepala desa terlantik agar merangkkul semua pihak yang ada dalam desa, termasuk lawan-lawan politik demi menyukseskan pembangunan di desanya.

“Yang lalu sudah berlalu, sekarang saatnya bekerja sama untuk membangun desa. Mari kita sukseskan program 7 jembatan emas, khususnya program dea berair dan desa bercahaya” ungkap Bupati.

Lebih lanjut Bupati Kornelius menjelaskan khusus untuk program desa berair, pemerintah desa bisa berkoordinasi dengan Kodim 1629/SBD yang terbukti mampu dan telah berhasil dengan program pompa hidramnya.

“Pemerintah desa bisa berkoordinasi, mengajukan proposal dengan Kodim 1629/SBD, karena telah sukses membangun pompa hidram di desa-desa yang manfaatnya sangat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan untuk bercocok tanam” jelas Bupati Kornelius.

Dalam kesempatan itu juga Bupati Kornelius memperkenalkan Dandim 1629/SBD, Kapolres SBD dan Wadanyon C Kompi 1 Pelopor SBD, yang kebetulan baru bertugas di SBD menggantikan pejabat-pejabat lamanya.

Baca Juga :   HI Gelar Pelatihan Penulisan Praktik Baik

Untuk masalah keamanan dan ketertiban bukan saja mendari tugas TNI-Polri, tetapi merupakan tugas bersama Pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat di SBD, TNI, Polres dan Yon C Kompi Brimob SBD akan turut membantu dan membackup untuk menjamin desa yang aman dan tentram.

Dandim 1629/SBD, Letkol Inf. Alfat Denny Andrian yang dihuungi media ini membenarkan bahwa Kodam IX/Udayana melalui Kodim 1629/SBD selama ini sudah banyak membantu masyarakat dengan program pompa hidram.

Letkol Alfat dirinya juga sudah menyampaikan pada masyarakat saat memberikan arahan para orang tua calon siswa Tamtama baru-baru ini di Makodim 1629/SBD. Bagi desa yang ingin dibangunkan pompa hidram agar mengnhubungi Kodim, kalau perlu membuat surat pengusulan melalui kepala desa atau camat.

“Kemarin sudah 13 desa yang mengusulkan pada kami, 10 pompa hidram dan 3 sumur bor. Tentu saja akan kita survey dulu, karena ada syarat-syarat di lapangan yang harus dipenuhi untuk dibuatkan pompa hidram” ungkap Dandim 1629/SBD.

Dandim 1629/SBD juga menjelaskan bahwa program ini akan bekerja sama dengan Dinas  PUPR SBD, karena dari Kodam juga bekerja sama dengan Kementrian PUPR.

“Untuk tenaga ahli  kita siap, sehingga perawatan dari pompa hidram itu terjamin. Para Babinsa kami akan kelliling terus untuk mengecek apabila ada kendala” katanya.

Letkol Alfat juga menghimbau pada kepala desa terlantik yang jumlah 53 orang saat ini akan segera dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati dan Wakl Bupati SBD, untuk melaksanakan tugas sebagai kepala desa sebaik-baiknya dan penuh dengan tanggung jawab, untuk membangun desanya.

“Saya ucapkan selamat kepada kepala desa terlantik, laksanakan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab  sesuai dengan amanah, sehingga bisa berhasil membangun desanya masing-masing” imbaunya.

Baca Juga :   BUPATI SBD SAMPAIKAN REALISASI SEMESTER 1 APBD DALAM RAPAT PARIPURNA DENGAN DPRD

Hal senada juga disampaikan Camat Wewewa Timur,  Ariyanto M. Dangga Loma, S.STP., agar para kepala desa bekerja sebaik mungkin membangun desanya. Segera melakukan konsolidasi untuk bisa bertemu dengan semua pendukung untuk menyatukan tekad membangun desa.

“Saya menghimbau kepada mereka agar dana desa yang mereka kelola, untuk segera melakukan pencairan tahap II dengan memenuhi semua persyaratan-persyaratannya” ungkap Camat Wewewa Timur.

Khusus untuk desa Mareda Kalada yang sedikit masih mengalami permasalahan, dirinya menghimbau kepala desa terlantik untuk segera melakukan kunjungan-kunjungan dengan pendekatan persuasif, sehingga bisa merangkul semua komponen di desa.

“Saya minta kepala desa Mareda Kalada untuk cooling down (pendinginan) dulu, 2-3 hari kedepan. Kepala desanya menyanggupi untuk merangkul semua pihak di desa maupun lawan politik dalam pesta Pilkades 30 Juni yang lalu” pungkasnya. *** (Octa/002-21),-