
Denpasar-SJ………………………..Saya menangis ketika mendengar bahwa perantau asal Sumba di Bali sudah di black list, tetapi saya punya keyakinan dan harapan semua persoalan pasti ada solusi apalagi ada paguyuban Sumba di Bali yang terus memberi pencerahan dan bersinergi demi nama baik pulau Sumba.
Demikian diungkapkan oleh Bupati Sumba Tengah Drs.Paulus S.K Limu saat menghadiri acara perayaan Natal Bersama Ikatan Keluarga Sumba Tengah di Bali (IKST) Bali Minggu (20-01-2020) di H-Culture Building Jl. Bypass No. 447 Ngurah Rai Denpasar Bali.
Bupati Sumba Tengah dalam sambutannya saat itu mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung apa yang di lakukan IKST di Bali.

“Tetaplah merangkul saudara-saudara untuk saling sinergi di Bali. Kepada ketua IKST-Bali dan jajaran Flobamora, saya titipkan anak-anak saya disini. Apa yang dibicaran orang kepada anak-anak Sumba khususnya anak-anak Sumba Tengah tidak menjadi persoalan bagi saya, mereka tetaplah anak-anak saya, kami yang salah mendidik mereka, untuk itu mari bersama sama menjadi berkat buat mereka. Tuhan akan selalu menuntun tujuan-tujuan yang baik” tuturnya.
Paul Kira sapaan akrabnya juga bercerita tentang rasa keperdulian dan kemewahan pejabat di negeri ini serta gaya hidup yang serba mewah, apalagi jika dapat dinas keluar kota pejabat tersebut harus nginap di hotel-hotel berbintang yang tarifnya serba mahal. Tetapi bagi dirinya tidak berlaku dan tidak tega melakukan itu. Ia mengaku sangat merasa berdosa jika ia melakukannya.
“Sedangkan masyarakat saya dua puluh ribu lebih tidak memiliki tempat yang layak dan untuk makan saja susah” tutur bupati yang dikenal sederhana dan merakyat sambil meneteskan air mata di atas panggung Natal bersama.
Dipantau oleh media ini perayaan Natal Bersama IKST-Bali ini dipimpin oleh Pdt.Timotius Surak.S.Th. Dalam khotbahnya Pdt. Timotius mengajak semua warga IKST-Bali untuk selalu rendah hati dan mendekatkan diri kepada Tuhan, agar setiap langkah kehidupan selalu menjadi berkat untuk orang banyak.

Ketua IKST-Bali Marten Rowa Kasedu dalam sambutannya berterimakasih pada semua pihak yang sudah mendukung acara natal bersama ini. Dirinya mengatakan inilah antusias warga IKST-Bali ketika mendengar bahwa Bupati Sumba Tengah dan ketua DPRD akan hadir dalam acara Natal Bersama tersebut.
“Teman-teman bekerja maksimal siang dan malam dalam persiapan acara tersebut, beginilah kami anak-anakmu di tanah rantau bapak dan kami semua berterimakasih atas kehadiran bapak Bupati dan pimpinan DPRD hari ini, semoga kehadiran bapak mejadi berkat dan motivasi bagi kami semua warga sumba khusunya warga IKST” ujarnya.
Natal Bersama dengan tema Bersahabat Kepada Semua Orang yang dihadiri oleh Bupati Drs.paulus S.K Limu beserta ketua DPRD kab. Sumba Tengah Tagela Ibisola dan jajarannya semua hadirin merasa tersentuh oleh sambutan bupati Sumba Tengah, yang sesekali diiringi riuhan tepuk tangan para tamu undangan yang hadir. Para tamu undangan juga dihibur oleh sajian tarian tradisional dan lagu-lagu kesaksian rohani.
Liputan: Fian OJ,-
Suara Jarmas Portal Berita Sumba
