Tambolaka-SJ……… Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Aa Lanyalla Mahmud Mattalitti bersama anggota Asyera Respati Wundalero, Bustami Zainudin kunjungi Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur, Senin (22/3/21).

Rombongan Lanyalla tiba di bandara Tambolaka pada pukul 11.45 Wita dijemput oleh Bupati dan setelah beristirahat di hotel dilanjutkan dengan acara ramah tamah bersama Pemda SBD di Rumah Jabatan Bupati pukul 20.00 Wita.
Tampak hadir mendampingi Ketua DPD RI dalam santap malam bersama, Bupati SBD Kornelius Kodi Mete, Wakil Bupati Marthen Christian Taka, Dandim 1629/SBD, Letkol Inf. Laode M. Sabbaruddin, Waka Polres SBD, Kompol Yosep Taus Tilis, Plt Sekda Bernardus Bulu, Wakil Ketua 1 DPRD SBD, H. Syamsi P. Golo dan beberapa pimpinan OPD.

Bupati SBD dalam sambutannya mengatakan ketua DPD RI bersama anggota DPD merupakan berkat bagi rakyat SBD bahkan Pulau Sumba secara keseluruhan karena rombongan Ketua DPD sudah mengunjungi SBD bahkan juga akan mengunjungi Sumba Tengah dan Sumba Timur, karena baru kali ini DPD berkunjung ke SBD.
“Sejak SBD mekar dari tahun 2007 dan sejak saya menjadi Bupati pada tahun 2008 belum pernah ada DPD yang mengunjungi SBD. Sekarang bapak ketua DPD RI hadir disini dan sungguh-sungguh itu berkat bagi rakyat SBD” ungkap Bupati Kornelius.

Lebih lanjut Bupati Kornelius menjelaskan SBD adalah kabupaten mekar dari Sumba Barat dan baru berusia 13 tahun. SBD mekar karena kemiskinan, oleh karena dengan perjuangan bersama saat itu, maka Sumba Barat berhasil mekarkan 2 kabupaten yaitu SBD dan Sumba Tengah. Jumlah penduduk SBD yang paling banyak dengan jumlah 400.000 jiwa.
“Saya dengar bahwa nanti bapak juga akan hadir di Sumba Tengah dan akan berakhir di Sumba Timur, ini merupakan bukti bahwa bapak benar-benar mencintai rakyat di Pulau Sumba ini” tuturnya.
Bupati SBD juga menjelaskan bahwa yang menjadi program utama pembangunan di SBD adalah program 7 jembatan emas yaitu desa berair, desa berkecukupan pangan, desa bercahaya, desa aman tentram, desa pintar, desa sehat dan desa wisata.

Dalam kesempatan itu Bupati SBD menngharapkan dukungan DPD untuk bisa membangun kabupaten SBD in imenjadi lebih baik. Dan secara khusus juga membutuhkan tuntunan, arahan dan tunjangan untuk SBD untuk menjadi motivasi dan semangat membangun daerah sesuai dengan visi DPD RI menjadi parlemen yang kuat dan aspiratif untuk memperjuangakn kepentingan daerah dalam wadah NKRI.
Ketua DPD RI, Aa Lanyalla Mahmud Mattalitti dalam sambutannya mengatakan sebagai wakil daerah para senator di DPD RI sudah bertekad untuk menjadikan lembaga DPD sebagai advokat daerah. Sebagai solusi atau jalan keluar bagi permasalahan yang dihadapi daerah, karena itu sejak tahun lalu DPD RI menggunakan tagline Dari Daerah untuk Indonesia.

“Karena bagi kami Indonesia adalah wajah dari 34 provinsi, kalau provinsi maju dan makmur, maka Indonesia juga maju dan makmur. Begitu pula wajah provinsi, jika kabupaten ayau kota maju dan makmur, maka provinsi juga maju dan makmur,” kata Lanyalla.
Lanyalla juga menjelaskan bahwa DPD RI menggaungkan bahwa desa sebaai instrument terkecil dari sebuah negara juga harus maju dan makmur, maka desa juga harus menjadi kekuatan ekonomi.
Lebih lanjut Lanyalla menjelaskan mengapa kekuatan ekonomi penting, karena isu strategis daerah saat ini bukan soal otonomi daerah saja, tetapi ada tiga isu strategis lain yang tak kalah penting yaitu percepatan pembangunandi daerah, peningkatan indeks kemandirian fiscal daerah dan kesejahteraan serta kemakmuran masyarakat di daerah.

“Oleh karena itu, nanti di Kupang, kami akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan topik Strategi Peningkata Indeks Kemandirian Fiskal Provinsi NTT. Topik ini sangat penting terutama daerah otonomi baru hasil pemekaran, masih berada pada level belum mandiri jika diukur dalam indikator indeks kemandirian fiscal, sehingga permintah pusat sampai hari ini masih melakukan moratorium untuk pemekaran daerah otonomi baru” pungkasnya.
Sebelumnya anggota DPD asal NTT Asyera Respati Wundalero mengucapkan terima kasih pada ketua DPD RI yang melakukan kunjungan ke Pulau Sumba. Dirinya berharap dengan adanya kunjungan ini dapat mejadi masukan untuk diperjuangkan di pusat guna membangun daerah.*** (Octa/002-21),-
Suara Jarmas Portal Berita Sumba
