KETUM PANITIA OPTIMIS PELAKSANAAN SIDANG SINODE GKS AKAN SUKSES

Tambolaka-SJ……….. Ketua Umum (Ketum) Panitia Penyelengara Sidang Sinode GKS ke-43, Marthen Christian Taka, S.IP., optimis pelaksanaan sidang sinode akan sukses sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan walaupun ada kendala di luar dugaan panitia yang tidak bisa dihindari.

Salah satu kendalanya  adalah total anggaran yang harus ditekan diminimal mungkin akibat adanya wabah COVID yang melanda sejak tahun 2019 hingga saat ini. Panitia penggalang dana terus bekerja keras untuk dapat memenuhi anggaran sidang sinode yang telah disepakati oleh panitia.

Ketum Panitia Penyelenggara Sidang Sinode GKS ke-43, Marthen Christian Taka, S.IP.

“Pertama yang harus kita pahami adalah bahwa gereja bermitra dengan pemerintah, sehingga wajib hukumnya jika gereja mendekatkan diri dengan pemerintah, demikian pun sebaliknya. Sidang sinode GKS ini berada pada tataran gereja-gereja yang ada di Sumba, sehingga tidak salah kalau GKS mendekatkan diri pada 4 Pemda yang ada di Sumba” ungkapnya saat ditemui media ini di rumah jabatan wakli upati SBD, Rabu (6/7/2022).

Chris Taka megatakan peserta yang akan ikut dalam persidangan kurang lebih 650 orang yang merupakan perwakilan dari 48 klasis  GKS di Pulau Sumba. Belum terhitung tamu undangan dalam acara pembukaan, dimana pemerintah akan ikut terlibat.

“Sehingga kami menyusun rencana anggaran sesuai dengan kondisi riil yang ada tanpa melihat kondisi riil yang dihadapi daerah ini terkait dengan pandemi. Sehingga awalnya kita membutuhkan dana kurang lebih 1,7 M. Setelah anggaran itu ditetapkan baru kami mencoba meraba apa yang sedang dirasakan oleh mitra gereja yaitu pemerintah” tambahnya.

Chris Taka menjelaskan, pihaknya menyadari hal-hal yang sedang dialami oleh pemerintah, adanya pandemic COVID-19, disusul dengan permasalahan stunting, pemulihan ekonomi masyarakat,  hama belalang  dan masalah lainnya yang secara signifikan berpengaruh pada anggaran.

Baca Juga :   Dekranasda Malaka Gelar Pelatihan PKW Bagi 51 Anak Putus Sekolah

Dari dasar tersebut, panitia penyelenggara melakukan revisi rencana anggaran dan biaya, sehingga dari 1,7 M berkurang menjadi kurang lebih 1,4 M. Sehingga akhirnya panitia penyelenggara mencoba menggalang dana dengan membangun komunikasi dengan Pemda SBD, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Timur.

Para remaja sedang mempersiapkan acara hiburan pada pembukaan Sidang Sinode GKS ke-43 pada tanggal 20 Juli mendatang

“Kami bangun komunikasi dengan 4 Pemda Kabupaten di Sumba, dari hasil pendekatan kami 2 Pemda yaitu Sumba Barat dan Sumba Tengah tidak memungkinkan untuk membantu panitia penyelenggara Sidang Sinode GKS. Sumba Timur bersedia, tetapi pos anggaran yang dimaksud tidak bisa pembiayaan 2 kali, pos pembiayaan yang ada sudah dialokasikan untuk menlanjutkan pembangunan kantor Sinode GKS yang sempat mangkrak, sehingga Sumba Timur tidak bisa secara langsung membantu panitia” kata Wakil Bupati SBD ini.

Praktis tinggal kabupaten SBD yang menjadi tumpuan panitia penyelenggara. Panitia akhirnya mendekatkan diri dengan Pemprov NTT yang juga turut membantu sebanyak 250 juta, sedangkan Pemda SBD membantu 380 juta. Bank NTT membantu 100 juta, sehingga total seluruh dukungan menjadi 730 juta.

Lebih lanjut kata Chris Taka, total dukungan yang diperoleh 730 juta sehingga kekurangannya kami dekati jemaat GKS di sejumlah gereja yang jemaatnya bisa ikut membantu. Ada 7 jemaat besar yang kami dekati, selain itu ada juga pribadi-pribadi jemaat yang turut membantu dari tokoh masyarakat, dari partai politik, anggota DPR (kabupaten, provinsi dan pusat).

“Pada akhirnya kami dapat simpulkan bahwa biaya akan dapat kami penuhi walaupun janji-janji tersebut belum kami dapatkan saat ini. Kami yakin sidang ini dapat terselenggara dengan baik walaupun nanti total 1,4 M tidak tercapai semua, kami akan menyesuaikannya”  kata Chris Taka.

Baca Juga :   PERINGATI HARI BURUH INTERNASIONAL, PMKRI TAMBOLAKA GELAR AKSI UNJUK RASA DI RUJAB BUPATI SBD

Dirinya juga mengapresiasi semangat GKS Jemaat Waimangura dibawah koordinasi klasis Waimangura Yango yang sudah bekerja keras dalam melakukan persiapan-persiapan di semua seksi. *** (Octa/002-22).-