Diskusi Publik DOB Provinsi SSR Segera Akan Dilaksanakan

Suarajarmas.com – Panitia Diskusi Publik Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Sumba Sabu Raijua (SSR) kembali melakukan pertemuan untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan Diskusi Publik  demi menjaring aspirasi masyarakat dan Pemerintah 5 Kabupaten di Pulau Sumba dan Sabu Raijua.

Rapat Rapat Paitia Diskusi Publik dipimpin langsung oleh Ketua H. Samsi P Golo, ST., dan Sekretaris Lodowaik L Raya, S.IP., di Jln  Rangga Roko Indah Kelurahan Langga Lero Kecamatan Kota Tambolaka Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur, Jumat (31/3/2023) malam.

Samsi P. Golo mengatakan pertemuan kali ini untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Diskusi Publik yang akan dihadiri oleh Pemerintah, Tokoh Masyarkat, DPRD dan stakeholder lainnya sebagai bentuk komitmen bersama mendukung pemekaran DOB Provinsi SSR.

Ketua Panitia Diskusi Publik DOB Provinsi SSR, H. Samsi P Golo, ST (kiri) dan Sekretaris,  Lodowaik L. Raya, S.IP., saat memimpin rapat

“Karena kesibukan dari masing-masing panitia dan Tim Inisiator, sehingga pertemuan baru bisa kita selenggarakan lagi saat ini, tetapi ini bukan berarti keseriusan kita menjadi berkurang atau melemah. Melihat tahun depan 2024 adalah tahun politik dan tahun ini merupakan persiapan pelaksanaan Pemilu 2024, maka kita akan membahas dan menyepakati bersama pelaksanaan Diskusi Publik” ungkap H. Samsi.

Dirinya menambahkan semangat dan keseriusan tim inisiator pemakaran dari Kabupaten dan Provinsi tidak pernah kendor, dan semua tim inisiator sudah melakukan lobi-lobi dengan pihak DPR dan Depdagri demi terwujudnya Provinsi SSR.

Samsi menginginkan agar dilakukan road show di masing-masing Kabupaten untuk menunjukan tetap bekerja serius untuk mewujudkan Provinsi SSR. Dukungan dan kepastian Kabupaten Sabu Raijua sedang dinantikan oleh tim inisiator Provinsi yang sudah melakukan lobi-lobi ke Pusat.

Baca Juga :   TIM INISIATOR PERKUAT LANGKAH STRATEGIS PEMBENTUKAN DOB PROVINSI SSR

Timi Inisiator dari kabupaten Sumba Barat Drs. Lele Dapawole dalam penyampaiannya mengatakan sudah melakukan upaya-upaya pendekatan dengan Provinsi dan Pusat guna mewujudkan pemekaran DOB Provinsi SSR. Dukungan secara resmi dari Pemerintah dan masyarakat 5 kabupaten saat ini sedang ditunggu oleh Komisi II DPR RI.

“Semangat perjuangan ini  semata-mata hanya untuk kepentingan anak cucu kita ke depan. Kita murni berjuang agar Sumba dan Sabu Raijua mengalami perubahan yang lebih baik ke depan dengan adanya Provinsi SSR” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh tokoh masyarakat dari SBD, Imanuel Horo, SH., perjuangan ini untuk perkembangan Sumba dan Sabu Raijua yang lebih baik ke depannya. Untuk itu dibutuhkan semangat, kerj keras dan kebersamaan dari seluruh tim inisiator untuk mewujudkan Provinsi SSR.

“Kami masyarakat akan mendukung kerja Tim Inisiator, Tim harus mempunyai semangat yang tinggi, jangan piker uang dulu, masyarakat bisa mengumpulkan dengan Rp.1.000 per jiwa dan itu tidak akan sulit, yang penting Tim bekerja keras dan tidak mengulur-ngulur waktu” katanya.

Dalam pertemuan yang dihadiri  oleh tokoh pemekaran dan tokoh masyarakat dari Sumba Barat dan SBD ini  disepakati bersama pelaksanaan Diskusi Publik paling lambat bulan September atau Oktober 2023. Setelah mendapatkan dukungan resmi dari 5 kabupaten.

Sambil menunggu dukungan dari  5 Kabupaten panitia tetap bekerja mencari dukungan dana untuk pelaksanaan Diskusi Publik. Jika surat dukungan dari 5 Kabupaten sudah ada langsung akan dikirim ke tim inisiator tingkat Provinsi. Sedangkan penentuan calon ibukota Provinsi SSR diserahkan sepenuhnya pada tim kajian akademis.

Direncanakan juga akan dilakukan pertemuan untuk 5 tim inisiator di salah satu kabupaten yaitu Sumba Timur. Dan masing-masing Kabupaten melakukan penjadwalan ulang/time schedule untuk membereskan dukungan resmi Pemda dan masyarakat (termasuk dari desa-desa).

Baca Juga :   DANDIM 1629/SBD APRESIASI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI SBD

Tim Inisiator Provinsi harus mendapatkan kepastian Kabupaten Sabu Raijua bergabung dengan DOB SSR, jika Sabu Raijua tidak bersedia bergabung,  maka plan B harus disiapkan yaitu dengan memekarkan Kabupaten Sumba Timur atau SBD.

Guna memudahkan untuk mendapat dukungan dari Pemerintah Desa, Tim Inisiator akan bekerja sama dengan Dinas PMD masing-masing Kabupaten. Pembuatan baliho untuk sosialisasi pemekaran DOB perlu dilakukan secara serentak di 5 Kabupaten.

Sumbangan dari masyarakat Rp. 2000 per orang akan dilakukan setelah ada kepastian dari 5 Kabupaten guna pelaksanaan Diskusi Publik. Selanjutnya diputuskan bersama pertemuan akan dilakukan secara berkala setiap 2 bulan dan pertemuan berikut akan dilakukan di Kabupaten Sumba Barat. *** (Octa/002-23).-