Desa Kalembu Kuni dan Desa Tebara Wajibkan Setiap Rumah Bangun Fasilitas CTPS

Waikabubak-SJ…… Pemerintah Desa Kalembu Kuni dan Desa Tebara di Kabupaten Sumba Barat mewajibkan setiap rumah untuk menyediakan fasilitas tempat cuci tangan pakai sabun (CTPS). Fasilitas CTPS ini harus disediakan di setiap halaman rumah. Setiap penghuni rumah saat masuk dan keluar termasuk para tamu yang datang diwajibkan harus mencuci tangan pakai sabun.

Himbauan ini disampaikan kedua pemerintah desa saat melakukan kegiatan praktek pembuatan tip-tap atau fasilitas CTPS di halaman kantor desa masing-masing pada Selasa (7/4/20). Pembuatan tip-tap CTPS ini dihadiri para kepala dusun, perwakilan kader dan pengelola PAUD. Selain itu juga dihadiri para pendamping lokal desa (PLD) dan Luis Alvez, Babinkamtibmas dari Koramil setempat.

Saat pembuatan tip-tap ini, peserta tetap mengatur atau menjaga jarak duduk ataupun berdiri sekitar 2 meter. Pembuatan tip-tap ini dilakukan dengan menggunakan bahan jerigen air 5 liter, 4 batang kayu sebagai penyangga dan tempat gantung jerigen serta sepotong tali. Setelah pembuatan tip-tap, bersama para kader mereka mempraktekan cara mencuci tangan pakai sabun yang benar. Selain pemasangan tip-tap, fasilitas CTPS juga disediakan dalam bentuk ember air. Ember mula-mula dilubangi untuk pemasangan stop kran air.

Kepala Desa Kalembu Kuni, Mariana M.D.N, mengatakan, fasilitas CTPS sangat penting disediakan oleh kantor desa, sekolah, posyandu, fasilitas publik lainnya dan setiap rumah penduduk. Ini salah satu cara untuk mencegah terjangkitnya Virus Corona Desease 2019 atau Covid-19. Caranya adalah kita harus membiasakan diri untuk selalu mencuci tangan pakai sabun.

“Saya harap para kepala dusun, para aparat desa dan perwakilan kader yang hadir hari ini, sepulang dari sini kita harus membuat fasilitas CTPS di rumah masing-masing dan di semua rumah warga“ tuturnya.

Baca Juga :   Panitia Tunda Perhitungan Suara Hasil Pilkades Desa Mareda Kalada

Selain membuat fasilitas CTPS tersebut, Kepala Desa Kalembu Kuni, juga mewajibkan perangkat desanya untuk sosialisasi bahaya Covid-19 ke semua rumah. Dikatakannya, bersama dengan perangkat desa, ia dan Babinkamtibmas akan melakukan pemeriksaan di semua rumah apakah sudah membuat tip-tap CTPS ataukah belum. Bahkan ditegaskannya, para kepala dusun agar melaporkan warga yang melawan atau tidak mau mengerjakan sebagaimana himbauannya. Hal itu dikatakannya mengingat pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat harus dilakukan setiap hari.

Kepada semua masyarakat, Kepala Desa Mariana mewajibkan selalu cuci tangan pakai sabun, menggunakan masker saat keluar rumah, jauhi kerumunan orang atau tidak boleh duduk-duduk berkumpul, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan serta memantau pergerakan orang yang baru datang dari luar daerah seperti anggota keluarga atau warga desa dan pendatang lainnya yang baru datang ke desa. Kepada para pendatang atay warga yang pulang kampung, Kepala Desa Kalembu Kuni, meminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari atau tidak boleh keluar rumah. Ketika datang, tidak boleh bersalaman atau berjabatan tangan dan tidak boleh berciuman serta hindari kontak fisik.

“Yang baru datang agar melapor diri di desa dan posko yang ada di Puskesmas Puuweri. Mereka harus diperiksa suhu tubuhnya dulu. Kalau suhu tubuhnya normal maka bisa lakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Tidak boleh jalan-jalan. Saya juga meminta agar kita menginformasikan saudara-saudari kita yang berada di luar daerah agar tahan-tahan dulu jangan pulang kampung. Mari kita mencegah penyebaran virus corona ini. Mencegah lebih baik daripada mengobati, “pintanya.

Sebelumnya di halaman Kantor Desa Tebara, aparat desa yang terdiri dari para kepala dusun, perangkat desa dan perwakilan kader dan tendik PAUD juga mempraktekan pembuatan fasilitas CTPS di halaman Kantor Desa Tebara.

Baca Juga :   MUSRENBANG DESA KAWANGO HARI DISAMBUT DENGAN PENUH APRESIASI OLEH MASYARAKAT

Kepala Desa Tebara, Marten Ragowino Bira,SS, melalui Sekretaris Desa Yakobus Tagu Niga, mengatakan, sejak mencuatnya masalah Covid-19, pihaknya sudah mengeluarkan himbauan kepada semua masyarakat untuk sama-sama melakukan pencegahan seperti penggunaan masker, menjaga pola hidup bersih, cuci tangan dan tidak keluar rumah.*****

Liputan: Yunia Boling,-