SEMARAK PERAYAAN HUT RI KE-74 DI WEWEWA BARAT

Waimangura-SJ …………… Sepuluh penarik tambang Desa Lolo Ole berusia tua dan mudah berjiwa kesatria bertempur pada lomba tarik tambang dengan stamina dan otot yang kuat di Lapangan Rato Dimu Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten Sumba Barat Daya Propinsi Nusa Tenggara Timur,  Sabtu (10/8/2019).

Lomba untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 diikuti sejumlah peserta dari masing-masing desa se-Kecamatan setempat. Kegiatan lomba disaksikan oleh masyarakat yang hadir, aparat TNI dan Polri, para peserta dan siswa/siswi SD dan SMP setempat.

This image has an empty alt attribute; its file name is 2-4-300x200.jpg

“Kemerdekaan dalam hal ini merupakan satu bagian yang tak terlupakan oleh setiap warga Negara Indonesia baik secara individu maupun kelompok. Kita warga Negara Indonesia merdeka sampai sekarang berusia 74 tahun, bebas dari segala macam penindasan dan penjajahan benar-benar dirasakan dengan berbagai bentuk kemajuan Bangsa Indonesia. Tapi para pejuang dan proklamator kita tidak merasakan kemajuan sampai sekarang ini. Saya secara pribadi saya mendukung kemerdekaan RI yang ke 74 dengan semangat yang tinggi, “Indonesia Merdeka,” ungkap Marten L. Keda Kepala Desa Lolo Ole saat diwawancarai oleh reporter media.

Lebih lanjut Marten mengatakan untuk Desa Lolo Ole baru pertama kali tahun ini tampil mengikuti kegiatan perlomabaan yang diadakan oleh Kecamatan Wewewa Barat, dalam lomba tarik tambang mendapat kesempatan meraih juara peringkat pertama. Untuk perayaan dihari-hari mendatang pasti kami akan mendukungnya, karena ini merupakan kegembiraan  dari masyarakat desa Lolo Ole khususnya dan umumnya Bangsa Indonesia. Dirinya sebagai Kepala Desa sangat antusias dengan perayaan ini dan bersyukur bahwa hari ini adalah hari kebagiaan buat desanya.

This image has an empty alt attribute; its file name is 3-2-300x200.jpg

“Pada kesempatan perayaan ini kami mendapat kesempatan menjadi juara pada perayaan  yang pertama ini, Pemerintah kecamatan menginformasikan kepada kami jauh-jauh hari, tapi kami tidak ada persiapan untuk mengikuti kegiatan lamba ini, sehingga kami dari Desa Lolo Ole hanya mengisi dua perlombaan yaitu lomba panjat pinang dan lomba tarik tambang,  sedangkan lomba tari tidak sempat kami tampil karena kesibukan masyarakat desa memungut hasil tanam di kebunnya masing-masing. Mudah-mudahan tahun berikut ada lagi kegiatan yang sama dan kami akan berusaha untuk mengikuti semua kegiatan yang diperlombakan oleh kecamatan” tuturnya lebih jauh.

Marthen juga memberikan usulan kepada pemerintah kecamatan terkait kegiatan cabang olahraga lain yang tidak dianggarkan diperlombaan hari ini. Sehingga bisa ditindak lanjuti nanti di tingkat desa. Untuk kedepan dirinya akan mengusulkan agar kegiatan perlombaan terus diadakan dan kegiatan-kegiatan lain juga  bisa dilombakan seperti sepak bola, bulu tangkis, tenis meja dan kegiatan lomba lainnya.

Baca Juga :   BUPATI NIGA LANTIK PENJABAT KADES BONDO TERA

Hal senada juga diungkap oleh Samuel Kalli peserta tim tarik tambang dari desa Lolo Ole kepada media sebenarnya tidak ada persiapan mengikuti lomba, hari Jumat kemarin baru diberi informasi dari sekdes Lolo Ole bahwa hari ini  Sabtu ada lomba tarik tambang dalam menyambut HUT RI ke 74.

“Karena informasinya mendadak sehingga tidak ada persiapan yang matang dari kami, hanya kekompakan tim yang kami satukan sehingga kami memperoleh kemenangan hari ini”  katanya.

Menurutnya alangkah  bagusnya diperbanyak lagi kegiatan yang diperlombakan, supaya talenta-talenta yang ada di kecamatan itu dikembangkan baik dari bola voli, bola kaki, tarian bahkan yang lainnya boleh dikembangkan lagi agar kesatuan dan kekompakan masyarakat Kecamatan Wewewa Barat nampak melalui kegiatan-kegiatan olahraga.  (SJ-Isto),-

Leave a Reply

Your email address will not be published.