Desa ELU LODA Pecahkan Rekor Muri

Tana Righu-SJ,…Sejalan dengan program Pemerintah Pusat khususnya dimasa  Presiden Joko Widodo, yang ingin membangun Indonesia dimulai dari desa, maka dana anggaran pembangunan desa semakin ditingkatkan. Sehingga jika setiap desa menggunakan dana tersebut secara optimal maka desa diharapkan cepat bertumbuh dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa

Untuk mewujudkan tujuan tersebut tidak terlepas dari kemajuan manajerial kepala desa sebagai pemimpin di desa tersebut. Kepala desa sebagai  nahkoda atau pemimpin yang baik, akan membangun kesejahteraan desa dengan program kerjanya.

Demikian halnya dengan Desa Elu Loda Kecamatan Tana Righu Kabupaten Sumba Barat  yang dipimpin oleh  Ignasius Lero Bani. Desa  yang baru mekar tahun 2011 dengan penduduk sekitar 737 jiwa yang telah meraih beberapa pengahargaan baik tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten, hal ini dapat terjadi karena kinerja yang baik oleh pemerintah desa terlebih khusus kepala desa.

Program unggulan dari pemerintah desa Elu Loda adalah pemberian bantuan langsung pada masyarakat yang tidak mampu. Sejak tahun 2015 program bantuan sudah direalisasikan hingga pada tahun 2017 ini.

Pada tahun 2015 pemerintah desa memberikan bantuan 5 buah rumah layak huni dengan perincian bantuan seng 50 lembar (1 pak ) paku biasa 4 kg dan paku seng 4 kg, serta bantuan fiber 9 buah dengan kapasitas 3300 liter.

Pada tahun 2016 pemerintah desa memberikan bantuan bagi rumah layak huni 100 lembar seng (2 pak ), semen 10 sak, paku biasa dan paku seng 7 kg, dan seng rool 15 meter, 16 buah rumah dengan bantuan 50 lembar, bantuan babi 30 ekor dan rehabilitas bak penampung 10 buah.

Baca Juga :   Penerima BLT Dicoret, Kades Alas Terancam Diproses Hukum

Pada tahun 2017 memberikan bantuan rumah sehat bagi fakir miskin 25 unit Tipe I dengan perincian bantuan seng 100 lembar, semen 20 sak, beton 10 lonjor, paku seng 4kg, paku 10cm 5kg, paku 12cm 5kg,  untuk Tipe II: 21 unit dengan rincian 50 lembar seng (1 pak ), semen 10 sak, paku seng 4 kg, paku 10 cm 5 kg dan paku 12 cm 5kg.

Desa Elu Loda juga sudah mencapai berbagai prestasi diantaranya pada tahun 2016 Juara III bola kaki camat cup tingkat kecamatan Tana Righu yang di ikuti oleh 18 desa se-kecamatan Tana Righu, yang waulupun desa belum memiliki lapangan namun kepala desa merelakan lahan pribadinya untuk latihan tim.

Pada tahun 2016 juga juara I lomba Halaman Terindah dan Bersih (HATINYA) PKK tingkat kabupaten Sumba Barat. Pada tahun yang sama juara I lomba difabel (orang cacat ) yang diselengarakan di kabupaten Sumba Barat Daya, tepatnya di Elo Pada kec. Wewewa Timur.

Pada tahun 2017 juara I lomba kebersihan dan penataan lingkungan serta Administrasi desa dari tingkat kecamatan sampe pada tingkat kabupaten Sumba Barat dan juga mewakili Kabupaten Sumba Barat ditingkat Provinsi NTT yang akan diselenggarakan pada selasa 4 juli 2017 dan desa Elu Loda sebagai  pemecah rekor  Muri pagar bambu terpanjang. Hal ini dapat tercapai karena adanya kerja sama dan partisipasi oleh semua masyarakat desa.

Pada tahun yang sama dalam ajang Taman Hibur Rakyat (THR) desa Elu Loda meraih juara III voly Ball Putra dan juara III bola kaki mini dengan kostum memakai dester.

Menurut bapak Kades Ignas biasa ia di sapa bahwa semua penghargaan dan juga prestasi yang merupakan kebahagiaan tersendiri baik secara pribadi maupun sebagai pemimpin karena desa yang baru berumur 6 tahun sudah mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan sampai tingkat kabupaten bahkan provinsi NTT.

Baca Juga :   Pemdes Leunklot Transparan, Salurkan Blt Bagi 152 KK

Kepala Desa Elu Loda, Ignasius Lero Bani

Dan sebagai kepala desa ia akan terus bekerja membangun desanya dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat kecil/miskin, dan akan ditunjukan dengan prestasi-prestasi dalam bidang olehraga, lingkungan dan lain-lain. (EB),-