DALAM RANGKA PAM NATARU, POLRES SBD GELAR PASUKAN OPERASI LILIN 2022

Tambolaka-SJ……… Dalam rangka pengamanan perayaan Natal 25 Desember 2022 dan Tahun Baru 1 Januari 2023, Polres SBD gelar pasukan dalam arangka Operasi Lilin 2022 di  Lapangan Polsek Loura Kelurahan Weetabula Kecamatan Kota  Tambolaka Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Jumat (23/12/22).

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakapolres SBD, Kompol I Ketut Mastina, S.Sos., dihadiri Wakil Bupati SBD, Marthen Christian Taka, S.IP., Wadanyon Brimob Batalyon  C Pelpor Polda NTT, AKP Sigit Apriyanto, Pasi Intel Kodim 1629/SBD, Kapten Inf. Herard Yohanis Kenny, dan pejabat tinggi Polres SBD serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Kapolri Jend Pol, Drs. Listyo Sigit Prabowo, M,Si., yang dibacakan oleh Wakapolres SBD, Kapolri mengatakan, momentum Nataru selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia di setiap penghujung tahun dengan melaksanakan berbagai kegiatan, sehingga tentunya berimplikasi terhadap peningkatan mobilitas masyarakat,  hal tersebut sebagaimana hasil survei dari Kemenhub RI bahwa diperkirakan akan ada 44,17 juta orang melakukan pergerakan pada nataru tahun ini.

Oleh sebab itu Polri dengan dukungan TNI,  K/L,  Pemerintah Daerah,  mitra Kamtibmas serta stakeholder terkait menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi operasi lilin 2022 selama 11 hari mulai 23 Desember 2022 sampai dengan 2 Januari 2023 serta dilanjutkan dengan KRYD mulai 3 Januari sampai dengan 9 Januari 2023.

Kapolri menegaskan dalam pengamanan Nataru 2022, terdapat berbagai potensi gangguan yang harus diwaspadai.  Pada sisi kesehatan kita harus tetap waspada terhadap potensi terjadinya lonjakan Covid-19, terlebih saat ini telah muncul sub varian baru omicron BN1 yang lebih cepat menular.

“Melihat hal tersebut lakukan penguatan proses terutama pada lokasi-lokasi dengan tingkat interaksi tinggi imbau masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi booster guna meningkatkan imunitas dan optimalkan penggunaan aplikasi peduli lindungi “ ungkap Kapolri.

Baca Juga :   Kodim 1613/Sumba Barat Ziarah Rombongan di TMP Pada Eweta

Selanjutnya pada sisi keamanan,  terdapat beberapa potensi gangguan ya juga perlu diwaspadai seperti kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas jalan dan penyeberangan antar pulau, serta kepadatan pada bandara terminal dan pelabuhan.

Terkait kejahatan konvensional,  berdasarkan anev tahun 2021 kejahatan paling tinggi terjadi pada bulan Desember didominasi oleh jenis kejahatan konvensional,  melihat hal tersebut tingkatkan patroli pada daerah rawan dan objek vital serta lakukan sosialisasi guna meningkatkan standar keamanan lingkungan dan tempat tinggal terutama pada masyarakat yang akan berpergian.

Ancaman terorisme juga menjadi potensi gangguan yang serius perlu saya tekankan bahwa aksi terorisme seperti di Polsek Astana Anyar tidak boleh terjadi maka kedepankan deteksi dini dan preventif strike guna mencegah aksi-aksi terorisme serta lakukan penjagaan ketat pada pusat keramaian maupun tempat ibadah yang berpotensi menjadi target serangan teror.

Ancaman bencana alam juga tidak luput dari perhatian Kapolri, dirinya minta agar mempersiapkan tanggap bencana tim rehabilitasi dan sarana prasarana pendukung disertai penguatan edukasi tangga bencana kepada masyarakat sehingga kita mampu melakukan quick response guna memitigasi bencana.

“Tidak kalah penting adalah terkait pengendalian ketahanan pangan dan BBM. Lakukan monitoring di lapangan bersama Satgas pangan dan stakeholder terkait guna memastikan ketersediaan pasokan pangan  Imbau para pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan atau menahan stok yang tentunya dapat menyebabkan kelangkaan maupun kenaikan harga apabila terdapat upaya spekulan lakukanlah gakkum secara prosedural namun jangan sampai mengganggu distribusi dan ketersediaan pangan di lapangan” kata Kapolri.

Lebih lanjut Kapolri menambahkan, terkait BBM lakukan koordinasi dengan Pertamina,  Pemerintah Daerah dan stakeholder terkait guna memastikan ketersediaan stok BBM serta pastikan berbagai layanan Pertamina yang disiapkan dapat melayani masyarakat dengan baik.

Baca Juga :   Babinsa Mediasi Permasalahan Masyarakat Tawo Rara Dengan Kontraktor Jalan Sertu Wano Baru

“Khusus pengamanan ibadah Natal pastikan setiap lokasi ibadah dilakukan sterilisasi libatkan TNI BNPT jibom Brimob K9 dan densus, selain itu libatkan juga elemen masyarakat termasuk ormas keagamaan dalam pengamanan ibadah Natal sebagai wujud toleransi beragama” jelasnya.

Untuk pengamanan perayaan malam tahun baru, Kapolri minta dilakukan pengecekan izin kegiatan keramaian dengan melakukan asesment bekerja sama dengan penyelenggara dan stakeholder terkait terutama kegiatan-kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar. Hal ini guna mengantisipasi potensi kerumunan yang dapat menimbulkan korban. *** (Octa/002-22).-