Chris Taka Buka Pelatihan Manajemen Koperasi

Tambolaka-SJ……… Bertempat di hotel Sinar Tambolaka  kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) provinsi Nusa Tenggara Timur pada Senin (19/10/20) Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian menyelenggarakan kegiatan pelatihan manajemen pengelolaan koperasi/ KUD.

Wakil Bupati SBD, Marthen CHristian Taka, S.IP (tengah) saat membuka kegiatan pelatihan manajemen koperasi

Kegiatan pelatihan yang dibuka oleh Wakil Bupati SBD, Marthen Christian Taka, S.IP ini berlangsung selama 4 hari  hingga hari  Kamis (22/10/20).

Dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan pelatihan Chris Taka mengatakan dengan situasi Pandemi Covid-19 dalam skala nasional yang terus meningkat kasus setiap harinya, sangat berdampak dengan perekonomian di daerah dengan menurunnya pendapatan masyarakat, untuk itu butuh strategi khusus dalam penanganan disektor perekonomian, salah satunya dengan pengembangan pemberdayaan koperasi dan usaha kecil menengah guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Peran Koperasi dalam kehidupan masyarakat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan perekonomian sehingga terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut Chris Taka mengatakan pembangunan koperasi merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama. Koperasi perlu dibangun dan dikembangkan agar menjadi kuat, berkualitas dan mandiri sehingga mampu berperan  menjadi salah satu soko guru perekonomian nasional dan menjadi pengerak utama perekonomian daerah.

“Koperasi jangan hanya mengejar pertumbuhan kuantitatif tetapi harus diikuti dengan peningkatan kualitas SDM dalam bidang akuntansi dan manajemen pengelolaan koperasi sehingga dalam pelaksanaannya koperasi harus dalam kondisi sehat baik dari aspek kelembagaannya maupun keuangannya” ungkap Chris Taka.

Chris Taka menegaskan Pemda SBD berkomitmen untuk melakukan pemberdayaan dan pembinaan terhadap koperasi dan UMKM yang ada di SBD, salah satunya dengan pelatihan hari ini.

Dalam kesempatan itu juga Wabup Chris Taka menginstruksikan kepada Dinas Koperasi SBD untuk  melakukan revitalisasi koperasi untuk mengembangkan fungsi koperasi agar berperan dalam memenuhi kebutuhan anggotanya dan masyarakat sekitar serta mampu memberikan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :   YAPMAS Pemenang Undian Hadiah BRI Simpedes Periode II Tahun 2020

Mendorong pengembangan koperasi sebagai wadah bagi pengembangan usaha Mikro dan meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi.

“Koperasi jangan hanya sebagai usaha simpan pinjam, tetapi harus bergerak disektor rill dalam spirit mendukung program 7 jembatan Emas. Salah satunya adalah desa berkecukupan pangan. Koperasi harus memberikan permodalan bagi anggota dan masyarakat untuk membuka lahan pertanian sebagai upaya kesejahteraan masyarakat di Desa” tuturnya.

Pantauan Media kegiatan berjalan lancar, serta antusias peserta sangat tinggi dalam mengikuti pelatihan. Peserta yang mengikuti pelatihan menginap di hotel untuk mempermudah anggota sehingga hadir tepat waktu dalam mengikuti pelatihan. *** (EB).-