Warna Baru Di Karnaval Sumba Timur

Waingapu – SJ……….Ribuan masyarakat Kabupaten Sumba Timur  memadati sisi kiri-kanan jalan raya Utama Kota Waingapu yang menjadi jalur yang dilintasi oleh peserta Karnaval 2018 di Kab. Sumba Timur yang berlangsung selama 2 Hari yakni tanggal 13 Agustus Hingga Tanggal 14 Agustus 2018 guna memperingati dan menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-73.

Karnaval hari pertama melibatkan sekolah-sekolah mulai dari tingkat TK hingga SMA sederajat dan juga Perguruan Tinggi yang ada di Sumba Timur.

Antusiasme ribuan warga terlihat jelas saat peserta karnaval melewati mereka dengan kreatifitas dari kain tenun Sumba, drumband, Tarian, Lantunan Lagu hingga Musik-musik keras yang mengajak Warga untuk bergoyang.

Karnaval hari kedua diikuti oleh instansi swasta dan BUMN, instansi Pemerintah serta peguyuban dan beberapa komunitas serta atlet-atlet beladiri. Namun dalam Karnaval hari kedua ada warna baru yang ditampilkan dijalanan yakni munculnya satu peserta yang bernama Gerakan Pemuda (Garda) Sumba Timur yang diketahui merupakan aliansi dari 8 Organisasi yang ada diSumba Timur baik ditingkat lokal maupun Nasional yakni GMNI Cab. Waingapu,IPPMASTIM Malang, Himas Waingapu,SKN Waingapu, Ana Humba Community, Komunitas Ana Tana, Forum Komunikasi Pemuda Kawangu dan Forum Pemuda Kota Waingapu dan Kambera yang Notabenenya berasal dari kalangan Mahasiswa dan Pemuda.

“Garda Sumba Timur ini memang menyajikan warna baru di karnaval tahun ini, karena mereka kemudian dijalan tidak sekedar berjalan saja tetapi melakukan Orasi-orasi Kebangsaan, menampilkan teatrikal serta mereka semua saya rasa adalah anak muda yang memiliki potensi karena berani menyampaikan aspirasi didepan publik dengan warna yang berbeda” tutur Dominggus Meta Yiwa yang rela jauh-jauh dari Kawangu untuk menyaksikan pegelaran setahun sekali itu.

Baca Juga :   Bupati Paulus Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Mandiri

Bupati Sumba Timur dan Wakil Bupati Sumba Timur serta para pejabat lainya menyambut hangat satu persatu peserta karnaval yang memasuki finish di depan Rumah Jabatan Bupati Sumba Timur.

Peserta Karnaval yang sekaligus Ketua Komunitas Ana Tana, Kristiani Pedi mengatakan dalam rangka perayaan HUT kemerdekaan RI yang ke -73 tahun ini menampilkan sesuatu Yang Baru dengan menjadikan karnaval ini sebagai ajang menyampaikan aspirasi orang muda sekaligus menjadi ruang tersendiri untuk menyentuh masyarakat dengan penampilan teater dan unsur kesenian lainnya.

“Setiap tahun mungkin sudah biasa masing-masing peserta karnaval datang dengan sound yang keras dan berdugem ria namun kali ini dengan semangat muda kami mencoba menawarkan hal baru bahwa sebenarnya kita bisa mengikuti karnaval dengan gebrakan baru dan bersifat edukasi” ungkapnya.(STM),-