WAKIL KETUA II DPRD SBD MINTA PEMDA PERHATIKAN JALAN BINTANG WEETABULA

Tambolaka-SJ…….. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Matheus Maximus Mario Kaka, S.Sos merasa terkejut dengan adanya pemberitaan suarajaramas.com Senin 25 Mei 2020 yang lalu tentang sekelompok masyarakat Kampung Belakang Kelurahan Weetabula Kecamatan Kota Tambolaka SBD  yang memperbaiki jalan Bintang Kelurahan Weetebula dengan swadaya dan gotong royong.

Wakil Ketua II DPRD SBD, Maxy Kaka, S.Sos

Dirinya merasa terkejut dengan adanya ruas jalan yang menghubungkan kelurahan Weetabula dan Desa Weerena yang rusak berat akibat disiram hujan lebat beberapa waktu lalu yang mengakibatkan terputusnya hubungan Kampung Belakang Weetabula dengan Gonggol.

“Saya secara pribadi sangat terkejut dan prihatin dengan melihat kondisi jalan tersebut. Kita semua tahu jalan tersebut menghubungkan Kampung Belakang dengan Gonggol bahkan menuju desa Weerena” ungkapnya prihatin pada media Rabu (26/05/20).

Maxi menjelaskan kondisi jalan yang rusak tersebut menyebabkan mandeknya hubungan antara Weetabula dengan masyarakat Gonggol yang mempunyai pekerjaan membuat batu potong untuk pembangunan rumah. Dengan kondisi jalan yang akhirnya tidak bisa dilewati kendaraan roda empat tersebut membuat pemasukan masyarakat Gonggol yang hidup dengan menjual batu potong terganggu.

3 Orang DPRD SBD Asal Dapil Loura Kota Maxy Kaka, H. Samsi P. Golo dan Tobias D. Lelu

“Bagaimana usaha batu potong  mereka bisa dijual kalau mobil tidak bisa masuk kesana, kasian masyarakat disana, seharusnya Pemerintah sudah memperhatikan ini sejak dulu” tuturnya lagi.

Dirinya juga menyayangkan karena letak jalan tersebut berada di wilayah Kelurahan Weetabula yang merupakan daerah sentral dan terletak di jantung kota Tambolaka Weetabula.

“Saya minta agar jalan tersebut menjadi Pemerintah pada tahun ini, dan kami anggota DPRD asal Dapil Loura Kota akan memperjuangakannya agar menjadi prioritas tahun ini. Jujur saya baru mengetahuinya setelah membaca berita suarajarmas.com” ungkapnya.

Baca Juga :   1000 LILIN UNTUK ASTRI DAN LAEL

Ditempat terpisah Kepala Dinas PU SBD, Samuel Boro, ST yang dihubungi media via Whats App mengucapkan terima kasih atas informasi yang disampaikan oleh Suara Jarmas. Dirinya berjanji akan mengupayakan di tahun ini, jalan tersebut sudah bisa dikerjakan oleh Pemda SBD.

“Ya, sepertinya tahun ini akan ada penanganan 1 km jalan dalam bentuk aspal lapen dari Kampung Belakang menuju Gonggol” ujarnya dalam pesan Whats App.

Jalan yang sedang dikerjakan oleh masyarakat secara gotong royong dan swadaya

Dirinya juga berharap wabah covid-19 ini cepat berakhir sehingga Pemerintah bisa fokus untuk menjalankan pembangunan yang tertunda akibat adanya kebijakan Pemerintah Pusat dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai covid-19.

Dipantau oleh media ini jalan yang dikerjakan dengan gotong royong dan swadaya masyarakat tersebut sejak Minggu 24 Mei 2020 ini sudah ditutupi dengan batu gunung oleh masyarakat tanpa menggunakan alat berat.

Jika jalan ini sudah bisa diaspal oleh Pemerintah Kabupaten SBD sejauh 1 km, diyakini hubungan antara Weetabula dengan Gonggol sudah akan berjalan lancar dan masyarakat yang mempunyai usaha penjualan batu potong bisa menjadi lancar kembali. ***** (OC$),-