Waingapu-SJ……… Bupati dan Wakil Bupati beserta Forkopimda Kab-Sumba Timur menerima kunjungan kerja Menteri Dalam Negri Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. bersama rombongan (Kamis 3/06/ 2021).

Tito Karnavian dan Ketua TP.PKK Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian tiba di Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu pada Kamis 3 Mei 2021 sekitar pukul 10.13-Wita. Rombongan disambut Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si, Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, S.IK dan pimpinan daerah.
Kedatangan Mendagri bersama Ibu memberikan bantuan PMT bagi anak stunting, gizi buruk, bantuan masker, serta bantuan uang tunai bagi 15 orang pengrajin tenun ikat akibat bencana banjir dan badai Seroja.
Bupati Sumba Timu, Drs. Khristofel Praing, M.Si., dalam sambutannya digedung nasional Umbu Tipuk Marisi mengucapkan selamat datang kepada Mendagri bersama rombongan di bumi Matawai Amahu Pada Njara Hamu.
Khris Praing menyampaikan bahwa masalah yang sedang dihadapi saat ini ialah masalah kesehatan yang sedang di alami oleh Kabupaten Sumba Timur dimana masih tingginya angka stanting dan gizi buruk serta kemiskinan.
“Kami juga menyampaikan bahwa persoalan yang sedang dihadapi oleh pemerintah kabupaten Sumba Timur ialah masalah kesehatan, diantaranya masalah stunting, gizi buruk dan angka kemiskinan yang masih cukup tinggi” ungkap Bupati Sumba Timur.

Dirinya juga menyampaikan kepada Mendagri bahwa Sumba Timur telah mengajukan pemekaran Desa sebanyak 44 desa serta diakhir Bupati menyampaikan usulan Pemekaran Daerah Otonomi Baru yang permohonan tersebut sudah masuk pada Kementerian Dalam Negeri.
Menteri Dalam Negri Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D dalam sambutanya menyampaikan sudah lama ia ingin ke Sumba bersama istri dan terkesan dengan keindahan pulau Sumba.
“Saya sudah lama ingin ke Sumba bersama Istri dan sudah banyak mendengar tentang sumba baik dari teman dan literatur yang dibaca. Saya sangat terkesan dengan keindahan pulau Sumba yang penuh dengan potensi alam yang jika di kembangkan dan dikelola dengan baik akan meningkatkan pendapatan Daerah” ungkap Mendagri yang juga mantan Kapolri ini.
Tito Karnavian mengatakan, otonomi daerah merupakan spirit daerah untuk pemekaran wilayah tetapi perlu diperhatikan pula soal kondisi fiskal dan kemiskinan.
“Saya membalikkan konsep, kalau kita gunakan konsep itu, bahwa tidak akan maju. Karena, tujuan pemekaran hanya dengan tujuan adanya dana transfer dari pusat ke daerah. Seharusnya otonomi daerah juga merupakan spirit daerah, sehingga yang dipacu bagaimana menggali potensi daerah dan kewenangan daerah yang ada agar dapat menggali potensi dan pendapatan asli daerah (PAD)” tandasnya.
Selanjutnya Mendagri bersama Ibu menyerahkan bantuan susu dan pemberian makanan tambahan dari Ketua TP. PKK pusat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur yang diterima oleh Bupati dan Ketua TP. PKK Sumba Timur. *** (Lit/009/021),-
Suara Jarmas Portal Berita Sumba
