FKP2 SBD PEDULI TARUNG

Tambolaka-SJ. FKP2-SBD (Forum Komunikasi Pembangun Pariwisata Sumba Barat Daya) mengagendakan pada Minggu, 22 Oktober 2017 untuk mengunjungi kampung Tarung kabupaten Sumba Barat dalam kegiatan sosialnya yang biasa dilakukan setiap tanggal 22 sebagai hari Clean Up Day SBD.

Demikian disampaikan koordinator FKP2 SBD, Dempta Bato pada media dalam pertemuan persiapan di ruang kerja Hotel Sinar Tambolaka pada Sabtu, 21 Oktober 2017 siang.

Yang menjadi agenda utama dalam kunjungan esok hari adalah melakukan kunjungan sosial ke kampung Tarung yang baru terkena bencana alam beberapa waktu lalu akibat musibah kebakaran.

Rapat persiapan yang dipimpin langsung Dempta Bato dihadiri oleh Philipus Renggi dari Sumba Tour and Travel, Markus T. Ama Hotel Sinar Tambolaka, Agustinus Nd. MIlla Hotel Newa, Matri M. S.C. Bili Dinas Pariwisata SBD, Benito dari maskapai Garuda dan awak media Suara Jarmas.

FKP2 SBD saat rapat persiapan kunjungan ke Kampung Tarung
FKP2 SBD saat rapat persiapan kunjungan ke Kampung Tarung

Dalam pertemuan ini disepakati FKP2 SBD peduli pada Kampung Tarung dan ingin terlibat dalam bakti sosial untuk meringankan beban korban musiba kampung Tarung. Bantuan-bantuan yang disiapkan adalah berupa bahan makanan, selimut, obat-obatan, pakaian dan bahkan tim dokter dari RS. Karitas.

“Kita peduli dengan beban yang menimpa saudara-saudari kita di Kampung Tarung, dan semua komunitas yang tergabung dalam forum ini berpartisipasi untuk rencana besok” ungkap Dempta

Lebih lanjut Dempta mengatakan jika tidak menganggu situasi di kampung Tarung, rencananya forum juga akan membantu membersihkan sampah-sampah yang berserakan.

Baca Juga :   ROFINUS KALEKA INGIN GERAKAN KEMBALI PEWARTA SBD 

“Kita juga merencanakan untuk ikut membersihkan sampah disana, tapi karena kampung Tarung adalah kampung adat yang sakral untuk budaya Podu di Loli, kita akan koordinasikan dulu disana” tuturnya lebih lanjut.

Hal senada juga disampaikan oleh Markus Tamo Ama manajer hotel Sinar Tambolaka, agar dikoordinasikan dulu dengan pihak keamanan di kampung Tarung yang kebetulan ditangani langsung oleh Kodim 1613 Sumba Barat.

“Mengingat kampung Tarung adalah kampung adat yang kuat dengan budaya Podu dan tempat pelaksanaan budaya Podu, sebaiknya kita koordinasikan dulu” katanya.

Pertemuan persiapan berjalan penuh keakraban dan keseriusan serta sekaligus membahas rencana kegiatan Forum kedepannya. FKP2 SBD adalah satu Forum yang dibentuk pada bulan Agustus lalu yang difasilitasi oleh Dinas Pariwisata SBD yang peduli pada pariwisata di SBD. (OC$).