Sumba Timur Tampil Memukau dan Berhasil Membawa 2 Medali Emas di Pesparawi Nasional XII Yogyakarta

Waingapu-SJ …….. Kontingen Sumba Timur tampil memukau dan berhasil menunjukan kemampuannya pada Kontigen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XII di Yogyakarta.

Dua peserta perwakilan Sumba Timur yang tampil di kategori solo anak Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional di Yogyakarta pada kamis (23/6/2022) yang lalu berhasil mendulang emas untuk kontingen Sumba Timur.

Kedua anak tersebut  yakni Cathleen Valeriene Paais yang tampil pada kategori solo anak usia 7-10 tahun meraih medali emas urutan 12. Sementara Eveleyn Rambu Ana Amah yang tampil pada kategori anak usia 10-13 tahun berhasil meraih medali emas urutan 10.

Ketua Kontigen Pesparawi Sumba Timur, Pdt.  Yuliana Ata Ambu menyampaikan ucapan syukur dan terimakasih kepada Pemerintah Daerah, Gereja dan semua pihak yang telah mendukung kontingen pesparawi Sumba Timur.

“Sumba Timur akhinya mampu bersaing dan  berhasil tampil sesuai dengan kriteria-kriteria (Pesparawi) Nasional” ungkapnya bangga.

Pandeta Yuli juga menyampaikan pesan bahwa ternyata anak-anak kita dari Sumba Timur punya talenta yang baik dan mereka mampu bersaing di level nasional walaupun dari daerah.

“Anak-anak kita mampu tampil sangat memukau dan berhasil membawa pulang 2 medali emas untuk Sumba Timur dan 11 medali untuk Nusa Tenggara Timur (NTT)”  ujarnya.

Dirinya merasa sangat bersyukur kepada Tuhan bahwa anak-anaknya mampu bersaing dan berhasil mempersembahkan 2 medali emas untuk Sumba Timur.

“Ini adalah ajang pembuktian bahwa ternya anak kita juga mampu bersaing di tingkat nasional ujar Pdt. Yuliana” saat di jumpai wartawan SUARA JARMAS, Selasa (28/6/2022).

Ketua Kontingen Sumba Timur, Pdt. Yuliana Ata Ambu, S.Th.

Menurutnya prestasi dua peserta anak asal Sumba Timur sejalan dengan ekspektasi harapan Pemerintah, Gereja dan Masyarakat Sumba Timur dengan memboyong 2 medali emas. Talenta anak-anak kita sangat berpotensi, tinggal bagaimana kita mngelola potensi yang ada pada diri anak kita agar kedepannya mereka sudah terbiasa tidak gugup dan tidak kalah saing.

Baca Juga :   SEMINARI SINAR BUANA GELAR KEGIATAN FUNDRAISIN CONCERT NO ONE IS ALONE

“Kami dari pihak gereja akan mengupayakan kerja sama dengan LPPD untuk  meningkatkan bakat dan kemampuan anak dan akan dilaksanakan latihan menyanyi solo secara rutin agar kita tampil bagus di Pesparawi berikutnya yang akan di selenggarakan di Papua. Rencana selanjutnya pada 2024 kita adakan paduan suara se-Sumba,  dengan Sumba Timur sebagai tuan rumah”  pungkasnya.

Untuk diketahui dalam Pesparawi Nasional XII di Yogyakarta, kontingen NTT secara keseluruhan berhasil mendulang 11 emas dan 1 perak pada 12 kategori yang diikuti. Adapun Emas di 11 kategori Paduan Suara Dewasa Campuran, Musik Pop Gerejawi, Musik Gereja Nusantara perolehan emas dari Kota Kupang, Paduan Suara Pria (Kabupaten Kupang), Paduan Suara Remaja/Pemuda (TTS), Paduan Suara Wanita (Alor), Solo Remaja/Pemuda Putera (Sabu Raijua), Solo Remaja/Pemuda Puteri (Sumba Tengah), Solo Anak Usia 7-9 dan Solo Anak Usia 10-13 (Sumba Timur), Paduan Suara Anak (Sumba Barat). Sedangkan medali perak di 1 kategori yaitu  Vocal Group dari kabupaten Sumba Barat Daya. *** (Denis/006-22).-