Stunting Masih Menjadi Isu Utama Dalam Musrenbang RKPD TA 2023 di SBD

Tambolaka-SJ………. Bertemoat di aula SMK Pancasila Desa Radamata Kecamatan Kota Tambolaka Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Selasa (12/4/2022).

Hadir dalam Myarenbang Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete, Wakil Ketua 1 DPRD SBD, Syamsi P. Golo, Bappelitbangda Provinsi NTT, Sherly Sicilia Hukuly, ST., MT., Kajari Sumba Barat, Bintang Latinusa Yusvantare SH., Pj. Sekda SBD, Kepala Bappelitbangda SBD, Perwakilan Polres SBD, Perwakilan Kodim 1629/SBD, Masing-masing OPD dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Wakil Ketua 1 DPRD SBD menyampaikan Pokir Dewan yang merupakan salah satu usulan yang masuk dalam Musrenbang RKPD.
Dalam sambutannya Wakil Ketua I DPRD SBD Syamsi P Golo minta agar pemerintah secara khusus memperhatikan tenaga kontrak guru dan kesehatan.

“Saat ini yang terjadi adanya pengangguran bagi para siswa untuk menerima pelajaran, karena belum keluarnya SK Guru kontrak” ungkapnya.

Dirinya juga minta perencanan pembangunan agar mengacu pada program bupati7 jembatan emas.

“OPD-OPD  jangan menciptakan program sendiri demikian juga dengan Pemerintah Desa agar selalu mengacu pada  program 7 Jembatan Emas” ungkap Syamsi.

Dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan Musrenbang, Bupati SBD minta agar  semua pihak  menyentuh masalah stunting dengan cara kecerdasan.

“Mari kita peduli bersama-sama masalah stunting, dengan gerakan moral (inovasi)” ungkap Bupati SBD.

Bupati juga minta agar pemerintah Desa serius dalam penanganan stunting.
Bupati SBD juga menegaskan arah kebijakan pembangunan tahun 2023 adalah Meningkatkan kualitas infrastruktur penunjang usaha perekonomian masyarakat. Meningkat produksi pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan dalam menopang ketersediaan bahan pangan.

Kegiatan Musrenbang RKPD TA 2023 ini diselenggarakan selama 2 hari sejak tanggal 12-13 April 2022. Hingga berita ini diturunkan kegiatan Musrenbang masih berlanjut. *** (Octa/002-22). –

Baca Juga :   Dr. Mari Pangestu Promosikan Kain Sumba