SINERGITAS PEMBANGUNAN PETERNAKAN BERBASIS PULAU DI SUMBA

Tambolaka-SJ…………: Sehubungan dengan pengembangan komoditas Peternakan di pulau Sumba, untuk peningkatan produktifitas ternak secara langsung serta memberikan dampak luas pada pengembangan sektor lain dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak,  peningkatan pendapatan daerah dan terwujudnya peternakan yang tangguh dan efesien maka Pemerintah Daerah  Sumba Barat Daya (SBD) melalui Dinas Peternakan dan Kesehatqan Hewan melakukan pertemuan koordinasi empat Kabupaten se-daratan Sumba di Aula Kantor Bupati SBD pada hari Kamis,   07 Juni 2018.

Plt Bupati SBD, Drs. Ndara Tanggu Kaha (tengah) saat membuka kegiatan didamping kadis peternakan sedaratan Sumba

Pertemuan yang dibuka oleh Plt Bupati SBD Drs. Dara Tanggu Kaha, tersebut dihadiri oleh Kadis Peternakan Kab. Sumba Barat Ir. Yohanis Radamori,  Kadis Peternakan Sumba Barat Daya Drh. Rihimeha A. Praing,  Mp,  Sekdis Peternakan Sumba Barat Drh. Hamadoku Wedo,  Kadis Peternakan Sumba Tengah Ainy Umbu Sulung, S. Pt,  serta peserta yang berjumlah 150 orang yang terdiri dari Pengusaha Ternak, Asosiasi-asosiasi Ternak, LSM,  Dinas Peternakan dan Kesehatan dari 4 Kabupaten masing-masing 5 orang serta distributor pakan ternak malindo.

Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk  membangun kerjasama yang sinergis antar kabupaten di daratan Sumba, menetapkan rumusan kerjasama antar kabupaten sedaratan Sumba, tersedianya data on line berbasis pulau bagi kabupaten sedaratan Sumba, tersedianya kawasan abadi pengembangan peternakan di daratan Sumba dan terwujudnya vaksinasi serentak sedaratan Sumba.

Plt Bupati SBD dalam sambutanya mengatakan bahwa pulau sumba ini dulu adalah pulau ternak,  tapi sekarang sudah mulai menyusut jumlahnya.

“Dulu ternak di SBD ini saja jumlahnya mencapai puluhan ribu,  namun ternak berlimpah di saat yang tidak tepat karena pendidikan terkait peternakan belum ada,  namun sekarang jumlah hewan ternak di SBD jumlahnya semakin berkurang” jelasnya.

Baca Juga :   NGOPI BARENG BERSAMA MEDIA, KAPOLRES HARAPKAN ADANYA SINERGITAS BERSAMA INSAN PERS

Lebih lanjut Ndara Tanggu mengajak kabupaten sedaratan Sumba untuk membangun kerjasama yang sinergis dalam meningkatkan pengembangan ternak di pulau Sumba.

“Trobosan yang kita lakukan adalah menjalin kerjasama dengan kampus UGM untuk mendapatkan pendidikan terkait peternakan disana,  sehingga bagaimana seluruh kabupaten sedaratan Sumba agar menyepakati trobosan tersebut guna mengatasi masalah peternakan di pulau sumba dan nantinya kebutuhan daging di sumba tercukupi tanpa mengambil daging dari luar daerah” imbuhnya.

Sementara itu Yohanes Ngongo,  salah satu peternak yang mengikuti kegiatan tersebut mengatakan, masih banyak kendala yang dihadapi oleh peternak seperti masalah  bagaimana cara beternak yang baik,  pemilihan pakan yang berkualitas,  bagaimana pemberian vaksinasi,  sehingga dirinya berharap pemerintah harus membuat program yang tepat seperti pengawasan dan pelatihan kepada peternak sampai hasil akhir,  memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi terhadap hewan ternak yang dipelihara, serta memberikan  kesadaran terhadap masyarakat akan pentingnya beternak.

Babinsa Kecamatan Kota Tambolaka, Sersan II Yoris Mere saat diwawancarai awak media disela-sela kegiatan

Hal senada juga diungkapkan oleh Babinsa Kecamatan Kota Tambolaka Sersan II Yoris Mere mengatakan sinergitas antar kabupaten dalam pembangunan peternakan ini sangat diperlukan, asalkan berjalan sesuai prosedur sehingga tidak terjadi ketersinggungan antara yang satu dengan yang lainnya.

“Sebagai  keamanan, hasil pantauan kami sementara ini hewan yang masuk ke Sumba lewat dermaga Wekelo belum ada, kecuali hewan yang keluar seperti babi dan kuda. Dan sebagai babinsa wilayah kecamatan Kota Tambolaka, kami akan selalu siap membantu menjaga kemanan lalulintas hewan” ungkapnya.

Lebih lanjut Yoris mengatakan diperlukan adanya pengaturan oleh Pemda agar hewan-hewan  yang sering berpindah di empat kabupaten Sumba ini tidak terjadi penumpukan.

Baca Juga :   Presiden Jokowi Kembali Pimpin Rapat untuk Matangkan Persiapan KTT G20
Kepala KP3 SBD, Bripka Anselmus M. Tukan saat diwawancarai media SJ di aula kantor bupati SBD

Hal senada juga diungkapkan oleh KP3 Laut SBD, Bripka Anselmus M. Tukan  yang memberi apresiasi kegiatan antar kabupaten sedaratan Sumba ini, karena dalam pengawasan ternak besar maupun kecil dibutuhkan koordinasi yang bagus antar kabupaten sehingga keamanan dalam ini kepolisian bisa membantu meberikan pengawasan dan menindak lanjuti dengan cepat.

“Misalnya ada ternak yang hilang di Sumba Timur, karena adanya koordinasi yang baik antar kabupaten pastinya memudahkan kepolisian untuk memberikan bantuan keamanan” tuturnya.

Lebih lanjut Ansel berharap agar kedipsilinan dalam pengawan ternak di Sumba lebih dimaksimalkan dengan mengeluarkan peraturan bersama empat kabupaten, sehingga menjadi pedoman yang kuat bagi pihak keamanan dalam hal ini TNI/Polri dalam memberikan dukungan.

“khususnya kami di KP3 Weekelo sebagai pintu keluar masuknya ternak, supaya adanya kerjasama antar dinas, misalnya karantina dan dinas-dinas lain yang berhubungan dengan peternakan, sehingga kami bertindak sesuai aturan yang berlaku” tutupnya. (JNL),-