SID PERKUAT KAPASITAS ANAK MUDA

Tambolaka-SJ…………… Sumba Integrated Development (SID) bersama mitra ChilFund Indonesia perkuat kapasitas 25 kaum muda yang ada di desa dampingannya melalui pelatihan kepemimpinan dan manajemen organisasi, di hotel Sinar Tambolaka Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Jum’at (13/7/2018). Kegiatan yang dilakukan selama dua hari ini bertujuan untuk memberikan motivasi serta membangkitkan peran pemuda dalam pembangunan daerah khususnya di SBD.

Penanggung jawab program LS3 SID Albert M. Yunus, Amd.Kom mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan ini diharapkan  agar  desa-desa dampingan SID bisa ada  forum anak di desa sehingga dalam perencanaan pembangunan desa agar bisa melibatkan anak-anak muda yang selama ini dipandang sebelah mata  dalam pembangunan Daerah.

“Kami berharap di desa dampingan SID ada forum anak, agar seluruh pembangunan di Kabupaten SBD ini bisa melibatkan anak-anak muda karena selama ini peran anak muda sulit sekali diliibatkan baik dari level desa maupun sampai level kabupaten.  Karena selama ini anak muda selalu dipandang sebelah mata. sehingga dengan kegiatan ini SID ingin memberikan peran khusus kepada anak muda agar bisa bangkit dan melakukan hal yang positif untuk kepentingan dirinya sendiri maupun orang banyak” ungkapnya.

Yulensi Tanggu Hana, peserta kegiatan SID

Lebih lanjut Albert juga menyampaikan, dengan kegiatan ini bisa mempersiapkan orang-orang muda di desa untuk menjadi pemimpin masa depan. Selain itu juga ingin memberikan informasi tentang Undang-Undang Perlindungan Anak terkait hak-hak anak dan tujuan mereka kedepan sehingga hal tersebut bisa diterapkan di masyarakat.

“Kami ingin mempersiapkan orang-orang muda yang ada di desa bisa menjadi pioner dan bisa menjadi pemimpin masa depan karena kalau melihat pembangunan di Repulik ini.  Salah satunya adalah melalui peran anak-anak muda, selain itu juga kami ingin memberikan informasi kepada anak-anak muda terkait tujuan mereka kedepan karena dalam Undang-Undang sudah diatur sehingga minimal anak-anak tahu dan bisa menerapkan  UU  No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak yang diperbaharui  No.35  tahun 2014” imbuhnya.

Baca Juga :   PANASNYA PERSAINGAN PILKADES MEMAKAN KORBAN JIWA

Ditempat yang sama salah satu peserta kegiatan Yulensi Tanggu hana, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat memotivasi dirinya dan teman-teman lain agar bisa ikut aktif dalam memberikan sumbangsih ide dan gagasanya terhadap pembangunan daerah.

“Saya dan teman-teman sangat termotivasi sekali dengan adanya kegiatan ini,  karena nantinya kami bisa memberikan masukan ataupun ide terhadap pembangunan di daerah kami, karena kami sudah dibekali bagaimana anak-anak muda bisa ikut aktif dalam Pembangunan Daerah” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oeh peserta lain Martinus Dede Nunu, bahwa dengan adanya kegiatan ini bisa belajar bagaimana bisa menjadi seorang pemimpin yang lebih baik dan dia berharap agar kegiatan ini bisa berkelanjutan.

Penanggung jawab program LS3 SID,  Albert M. Yunus, Amd.Kom

“Menurut saya kegiatan ini sangat luar biasa sekali karena disini kita bisa belajar bagaimana  menjadi seorang pemimpin yang lebih baik dimasa depan karena sebagai generasi penerus bangsa kita punya kewajiban untuk memberikan yang terbaik dalam pembangunan daerah. Saya juga berharap agar kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar teman-teman muda lebih banyak lagi yang termotivasi” ujarnya penuh harap.

Pantauan media tujuan akhir dari kegiatan ini adalah agar anak-anak kedepanya bisa terlibat dalam perencanaan pembangunan baik dari level dusun, desa maupun kabupaten,  sehingga mulai dari sekarang anak-anak muda dipersiapkan melalui pelatihan dan pendidikan karena nantinya SID juga akan melakukan program lanjutan yaitu pelatihan perencanaan pembangunan untuk desa yang akan melibatkan lebih banyak lagi anak-anak muda sehingga banyak program-program inovasi yang diberikan dan tidak hanya melibatkan orang tua saja. Selain itu SID juga akan bekerja sama dengan pemerintah desa sehingga pemerintah desa bisa merespon dalam mendampingi dan memfasilitasi anak-anak muda yang ada didesanya. (JNL),-

Baca Juga :   PANITIA PEMILIHAN PILKADES MERE KEHE DIDUGA LAKUKAN KKN

Leave a Reply

Your email address will not be published.