SATU NAMA GELAR PELATIHAN PENYUSUNAN RKPDES DAN APBDES

Tambolaka-SJ…….. Yayasan SATUNAMA didukung William and Lily Foundation (WLF)   menggelar pelatihan penyusunan RKPDes dan APBDes di aula hotel Sumba Sejahtera Desa Kalena Wanno Kecamatan Wewewa Selatan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan pelatihan yang digelar dari Rabu 24 Agustus sampai dengan Sabtu 27 Agustus 2022 diikuti oleh 5 desa dampingan Yayasan SATUNAMA di SBD.

Adapun peserta yang mengikuti pelatihan penyusunan RKPDes-APBDes adalah desa Tenggaba Kecamatan Wewewa Tengah, desa Pada Eweta kecamatan Wewewa Timur, desa Pogo Tena Kecamatan Loura, desa Hameli Ate dan Mangganipi kecamatan Kodi Utara, TA Kabupaten (PD dan PLD) dan Dinas PMD kabupaten SBD.

Koordinator Lapangan, Dimas Ariyanto kepada media ini mengatakan pembangunan di tingkat desa harus diawali dengan perencanaan yang baik baik itu RPJMDes maupun RKPDes. Dengan dasar itu SATUNAMA menyelenggarakan pelatihan pada 5 desa dampingan untuk memahami tata kelola manajemen tahapan penyusuanan RKPDes yang benar.

Koordinator Program Yayasan SATUNAMA, Dimas Ariyanto

“Dengan dukungan WLF, Yayasan SATUNAMA menggelar pelatihan ini agar 5 pemerintah desa dampingan kami memahami dengan benar tata kelola penyusunan RKPDes yang benar yang sesuai SDG’s Desa” ungkap Dimas pada media ini, Kamis (25/8/2022) di aula hotel Sumba Sejahtera Tambolaka.

Lebih lanjut Dimas menjelaskan, sebanarnya teknis kemampuan penyusunan RKPDes bisa dipelajari, tetapi mind set (kerangka berpikir), semangat, mental yang ditekankan dalam pelatihan kali ini, sehingga SATUNAMA membawa satu narasumber  yang juga adalah kepala desa (Lurah) dari Guwo Sari Kabupaten Bantul Jogjakarta.

“Kami menghadirkan praktisi atau kepala desa Masduki Rahmat, teman-teman bisa belajar terkait mind set, semangat, dan mental bisa dipelajari dari pengalaman pak Masduki Rahmat yang sudah berhasil dalam membangun desanya” jelasnya.

Baca Juga :   Rangkap Jabatan Penyebab Kisruh Pilkades Mere Kehe

Dimas berharap selain peningkatan kapasitas dalam penyusunan RKPDes, peserta bisa belajar dam mendapatkan jaringan yang lebih luas. Kepala desa Masduki Rahmat sudah mempunyai jaringan nasional hingga internasional.

“Jadi kehadiran lurah Guwo Sari ini jangan disia-siakan oleh peserta pelatihan, masalah ilmu itu teknis saja, tetapi pengalaman, dinamika, bagaimana penyusunan RKPDes di Guwo Sari dapat diserap oleh peserta pelatihan” harap Dimas.

Sekretaris Dinas PMD, Agustinus Ndara Walla, S. PI., 

Sementara itu, Sekretaris Dinas PMD Kabupaten SBD, Agustinus Ndara Walla, S. PI., menyampaikan apresiasi yang luar biasa pada Yayasan SATUNAMA yang menggelar pelatihan penyusunan RKPDes-APBDes berspektif SDG’s Desa ini.

“Atas nama pemerintah SBD dalam hal ini Dinas PMD kami sangat apresiasi dengan pendampingan SATUNAMA bagi 5 desa untuk mengerjakan perencanaan pembangunan jangka menengah dan jangka pendek di desa” katanya.

Agustinus menjelaskan kolaborasi ini antara pemerintah dan LSM ini agar dapat mewujudkan pembangunan di desa untuk masyarakat yang maju dan sejahtera. Penggunaan dan pengelolaan dana desa, ADD benar-benar digunakan sesuai dengan regulasi yang ada.

“Mulai dari pelaksanaan pelatihan gelombang I dan II ini kami sangat apresiasi. Semoga 5 desa ini bisa menjadi desa percontohan dalam perencanaan dan pengelolaan dana desa yang benar dan tepat sasaran” ujar Sekdis PMD ini.

Sekdis PMD ini berharap agar kedepan ada tambahan desa dampingan SATUNAMA, tetapi semua tergantung kebijakan dari pusat maupun LSM pendamping.

“Kita berharap agar para peserta yang hadir benar-benar mengikuti dan mengambil makna posistifnya sehingga proses penyusunan RKPDes, RMPJMDes sesuai dengan visi misi desa dan visi misi kabupaten” pungkasnya. *** (Octa/002-22).-