
Malaka-SJ…. Masyarakat dusun Ktolaran desa Raimataus Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka Provinsi Nusa Tenggara Timur kesal dengan bantuan rumah yang diberikan kepada masyarakat sebanyak 5 unit, 4 rumah sementara dikerjakan sedangkan 1 unit rumah milik bapa Simon Seran Nahak hanya fondasi saja yang dikerjakan oleh Pemdes Raimataus.
Menindaklanjuti mandeknya bantuan rumah layak huni ukuran 5×7 tersebut, bapa Simon Seran Nahak bersama beberapa perwakilan warga Raimataus adukan persoalan tersebut ke lembaga DPRD kabupaten Malaka, NTT Selasa, (21/7/20).
Kepada Suara Jarmas.com Rabu (22/7/20) Simon menyampaikan, pertemuan tadi bersama Wakil Ketua lI DPRD Kab. Malaka, Henrikus Fahik dan Donatus Nahak Seran, Kades Raimataus bicarakan soal bantuan rumah milik saya yang saat ini belum terselesaikan.
“Saya akan loporkan Kades Raimataus ke Polres Malaka karena saya diperintahkan olehnya untuk membongkar rumah saya dan akan digantikan dengan rumah bantuan, sekarang saya tidak punya rumah” ungkap Simon.
Tambahnya, yang dikatakan Kades Raimataus Donatus Nahak Seran, kalau saya pergi minta uang untuk belanja bahan sendiri atau buat rumah itu salah dan tidak benar, saya tidak pernah pergi minta uang untuk buat rumah, saya ini orang tua, orang miskin “Hau Ema Kmukit” dan saya tidak punya apa-apa.

Lebih lanjut kata Simon, Kades Raimataus menyampaikan dalam tahun ini saya tidak bisa selesaikan bantuan rumah tersebut, jadi mau masuk penjara masuk saja, tidak apa-apa.
Sementara itu politisi muda PDIP Ronaldo Asury, berharap dari BPMD dan Inspektorat harus turun langsung untuk melihat kejiadian kemanusian yang sementara terjadi, karena bapak Simon Seran adalah salah satu masyarakat yang menjadi korban saat ini, rumahnya sudah dibongkar sesuai instruksi kepala desa Raimataus.
“Sebagai anggota Komisi I, saya minta kepala desa memperhatikan kembali pembangunan rumah tersebut, karena menurut penyampaian bapa Simon, Kades Raimataus yang perintahkan dia (Simon) untuk membongkar rumah lamanya dan digantikan dengan rumah bantuan yang baru, namun bantuan tersebut dialihkan kepada orang lain” ungkap Ronaldo.
“Itu nanti saja, masih ada urusan, atau langsung di kantor saja supaya lebih jelas, ho nanti, nanti di kantor desa saja” ungkap Kades Raimataus ketika mau diwawancarai media. **** (Viki),-
Suara Jarmas Portal Berita Sumba
