Polres Malaka Cepat Menetapkan Tersangka, Lamban Dalam Mempertanggungjawabkan

Malaka-SJ……. Penundaan sidang Pra Peradilan dugaan pencemaran nama baik yang digelar di Pengadilan Negeri Atambua Kabupaten Belu,  Penyidik Polres Malaka sebagai termohon dinilai mengulur-ulur waktu karena tidak memiliki legaliatas sidang dan melanggar asas persidangan dalam konteks asas cepat, biaya ringan dalam koridor pra peradilan Rabu (03/06/20).

(ki ke ka) Ferdian Maktian, SH., Welfridus Son Lau, SH.,MH., Melkianus Contarrius, SH., Silvester Nahak, SH dan Seldi Berek (wartawan Sergap.Id)

Kasat Reskrim Polres Malaka Iptu Yusuf, SH bersama Kanit Tipiter Frans Tanesi, dalam penyampaiannya di sidang Pra Peradilan meminta agar sidang ini ditunda dengan alasan tidak ada surat tugas  dari Kapolres Malaka.

Koordinator kuasa hukum wartawan Sergap.Id, Melkianus Contarius Seran, S.H yang didampingi Silivester Nahak, SH.,  Wilfridus Son Lau, S.H,M.H.,   Ferdinandus Maktaen, S.H.,  Rabu (3/6/20) secara lisan menyampaikan, dari pihak termohon sudah harus siap karena panggilan itu sudah memperhatikan tenggang waktu dan sudah diperhatikan hal yang sama sesuai Undang-Undang, jadi pemohon maupun termohon sudah mendapatkan panggilan resmi dari pengadilan.

“Kami minta supaya besok itu sudah harus pra peradilan, tidak boleh ada penundaan pra peradilan karena ini soal proses peradilan biaya ringan, mudah dan cepat” ungkapnya.

Melkianus Contarius, SH juga mempertanyakan profesionalisme administrasi penyidik, karena dalam panggilan ini sudah memperhatikan tenggang waktunya tapi tidak menggunakan hal itu sebagaimana mestinya.

“Pihaknya juga menegaskan prosedur dalam hukum kalau penangkapan atau penetapan sebagai tersangka yang sah, maka kami punya hak untuk mengajukan pra peradilan untuk menguji dan melakukan koreksi” tegas Contarius.

Masih dalam koridor yang sama, kuasa hukum wartawan Sergap.Id Seldi Berek menegaskan penyidik tidak profesional dalam menanggapi persoalan dan melempar tanggung jawab dan tidak ada kesiapan dalam merespon pra peradilan kasus ini, keran penyidik cepat menetapkan tersangka tetapi bingung dalam menetapkan status.

Baca Juga :   Terpidana Korupsi Dana Alkes SBD Ditangkap

“Kalau dicermati secara baik alasan yang disampaikan  oleh termohon dalam sidang tadi itu adalah alasan institusi yang sesungguhnya tidak boleh terapkan dalam persidangan” tutup Maktian. **** (LVB),-

Leave a Reply

Your email address will not be published.