Organizational Citizenship Behavior Sebagai Faktor Penting Berkembangnya Instansi Pemerintah

Organisasi pemerintah merupakan wadah pemerintah dengan berbagai kewajiban dan otorisasi mereka untuk melaksanakan kegiatan layanan masyarakat. Organisasi sangat bergantung pada pegawai untuk mencapai tujuan instansi. Karakteristik pegawai yang diharapkan dalam suatu organisasi pemerintah adalah invidu yang sukarela membantu tugas-tugas layanan publik melebihi tanggungjawabnya atau disebut organizational citizenship behavior (OCB).

Penelitian organizational citizenship behavior telah dilakukan oleh Dendhy Umbu Hina dan Ignatius Soni Kurniawan pada Pegawai Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumba Timur yang dipublikasikan pada jurnal Manajemen UNUD 2023.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah organizational citizenship behavior pada pegawai Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga kabupaten Sumba Timur dipengaruhi budaya organisasi, kepuasan kerja, dan komitmen organisasional.

Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB. Semakin kuat budaya organisasi terkait penanaman nilai kesukarelawanan maka akan menyebabkan semakin tinggi OCB.

Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB. Pegawai yang memiliki kepuasan kerja yang tinggi pada rekan kerja, sistem penghargaan, dan atmosfer kerja akan mengakibatkan sikap membantu tugas melebihi tanggungjawabnya. Komitmen organisasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB.

Pegawai yang memiliki komitmen afektif, kontinuan, dan normatif maka merasa ingin tinggal lebih lama di organisasi dan sukarela untuk bekerja melebihi perannya. Perilaku kewargaan organisasi atau OCB perlu ditanamkan pada pegawai karena membantu mengembangkan organisasi tanpa harus selalu mengaitkan apa yang dikerjakan dan berapa upah yang didapat. *** (Penulis: Dendhy Umbu Hina dan Ignatius Soni Kurniawan (Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa).

Baca Juga :   Lebih Dekat Dengan Timo Ragga