Nyaris 2 Juta Orang Pekerja Dirumahkan dan Kena PHK

Jakarta-SJ…….  Pandemi virus Corona (COVID-19) yang sedang melanda dunia saat ini berdampak pada meningkatnya pengangguran di Indonesia. Covid-19  membuat semakin banyak buruh yang dirumahkan dan kena pemutusan hubungan kerja (PHK). Data yang dihimpun media totalnya jika digabungkan telah mencapai 1.943.916 orang dari 114.340 perusahaan.

Dikutip dari detikcom, Jumat (17/4/2020) data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), rinciannya adalah pekerja sektor formal yang dirumahkan dan di-PHK ada 1.500.156 orang dari 83.546 perusahaan.

Kemudian ditambah dengan pekerja sektor informal yang ikut terdampak virus Corona sejumlah 443.760 orang dari 30.794 perusahaan. Data di atas adalah angka yang sudah dihimpun per Kamis, 16 April pukul 22.00 WIB.

“Dalam beberapa bulan ke depan saya yakin perekonomian kita akan pulih. Maka saya minta kepada para pengusaha agar merekrut kembali para pekerjanya yang ter-PHK,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah melalui pesan singkat kepada detikcom, Jumat (17/4/2020).

Pada kesempatan lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga mengakui, ekonomi Indonesia yang terdampak COVID-19 bisa menambah jumlah pengangguran baru di Indonesia. Dia memperkirakan skenario paling buruk ada tambahan 5,2 juta orang pengangguran baru di Indonesia.

“Dalam skenario berat kita perkirakan akan ada kenaikan 2,9 juta orang pengangguran baru dan skenario lebih berat bisa sampai 5,2 juta orang,” tuturnya usai mengikuti Sidang Paripurna virtual di Jakarta.

Bertambahnya jumlah pengangguran baru itu tercermin dalam pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Dalam skenario indikator utama ekonomi makro tahun ini dalam prediksi berat hanya tumbuh 2,35% tahun ini. Tapi dalam skenario sangat berat ekonomi Indonesia 2020 bisa negatif -0,4%.*****

Liputan: Team-SJ,-

Baca Juga :   DANIEL LANDA BUKA KEGIATAN PELATIHAN PENINGKATAN PEMBERDAYAAN BAGI PELAKU UMKM