Ndara Tanggu Kaha Resmikan Hari Kebersihan SBD

Tambolaka-SJ.– Wakil bupati Sumba Barat Daya (SBD) Drs. Ndara Tanggu Kaha menetapkan tanggal 22 Agustus 2017 sebagai hari Kebersihan (clean up day) di Masjid Said Soleman Desa Rada Mata dusun 4 Weekelo SBD. Dalam sambutannya Ndara Tanggu mengapresiasi Forum Komunikasi dan Pengembangan Pariwisata yang sudah menginisiasi hari kebersihan SBD yang ditetapkan pada hari ini 22 Agustus 2017. 

Wakil Bupati Ndara Tanggu Kaha saat memberikan arahan
Wakil Bupati Ndara Tanggu Kaha saat memberikan arahan

“Forum ini sudah memulainya dengan luar biasa, dan ini harus kita jaga dan tingkatkan” ungkapnya.
Ndara Tanggu juga mengucapkan terima kasih atas terlibatnya semua pihak di SBD ini dan Ndara Tanggu menegaskan bahwa ini adalah kerja sama antara Pemerintah dalam hal ini Dinas Pariwisata dengan semua stake holder yang ada di SBD untuk mulai membersihkan SBD, sebagai daerah yang mempunyai potensi pariwisata kedepan.
Redempta T. Bato dalam sambutan pembukaannya mengatakan kegiatan hari ini merupakan realisasi dari mimpi kita untuk Sumba masa depan. Mimpi tersebut adalah Sumba yang memiliki ekonomi yang baik dan juga pariwisata yang memungkinkan semua orang menikmati keindahan pulau Sumba. Dan untuk itu maka Sumba harus bebas dari sampah sehingga dapat menarik minat wisatawan dan memberi kenyamanan bagi semua warga masyarakat.
Lebih lanjut Dempta mengucapkan terima kasih pada Wakil Bupati yang mempunyai komitmen yang untuk bisa hadir dan meresmikan hari ini 22 Agustus 2017 sebagai hari kebersihan SBD dan menyaksikan bersama bahwa beberapa tahun kedepan SBD akan bebas dari sampah.
hari ini bapak Wakil Bupati akan meresmikan tanggal 22 sebagai hari kebersiahn SBD dan setiap bulan semua kita akan mempraktekan hari kebersihan di restoran, sekolah, kantor dan dimana saja dan ini merupakan komitmen pemda dan kita semua, komitmen itu kita akan nyatakan dalam satu lembar kain putih dimana kita akan tanda tangan dan cap telapak tangan sebagai bukti bahwa kita pernah buat sejarah untuk SBD” tuturnya.
Usai meresmikan hari kebersihan SBDkepada media Ndara Tanggu mengatakan mempunyai mimpi untuk terbentuknya badan pengembangan pariwisata Sumba dimana 4 kabupaten di Sumba menjadi pemegang saham dari badan ini.
Gayung bersambut tanggal 31 Agustus dan 1 September nanti akan berkumpul smua stakeholder pariwisata baik yang ada di Sumba maupun diluar Sumba untuk mencoba menyusun road map pengembangan pariwisata Sumba yang difasilitasi oleh forum ini bersama Sumba Hospitality” ungkapnya.
Diyakini oleh Ndara Tanggu kalau sekolah yang menggagas ini akan ditrima oleh semua pihak, Itulah manfaat yang ditrima oleh hotel-hotel di Sumba,sekarang dimulai dengan 40 orang nanti direncanakan 100 orang. 

Baca Juga :   Materi Pengelolaan Keuangan Koperasi 

Ketua Forum Komunikasi dan Pengembangan Pariwisata SBD, Redempta T. Bato saat memberikan arahan
Ketua Forum Komunikasi dan Pengembangan Pariwisata SBD, Redempta T. Bato saat memberikan arahan

Hadir juga dalam acara launching clean up day ini Yayasan Sumba Hospitality, Laskar Peduli Sampah, SMK Pariwisata Bhakti Luhur, Newa Beach, Oro Beach, Dinas Pariwisata SBD, Pewarta SBD, Hotel Sinar Tambolaka, Hotel Oro, Duta Wisata SBD, Mariot Hotel dan beberapa simpatisan yang peduli pada SBD yang bebas dari sampah, dan sebagai bentuk komitmen bersama semua perwakilan membubuhkan tanda tangan dan cap telapak tangannya di kain putih yang sudah disediakan oleh panitia. (OC$),-

Leave a Reply

Your email address will not be published.