Tambolaka-SJ…….. Wakil Bupati kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur, Marthen Christian Taka, S.IP membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Mustenbangcam) Wewewa Utara, Selasa pagi (2/3/21).

Turut hadir dalam kegiatan Musrenbangcam, anggota DPRD dapil 2 asal PDIP, Yohanis Arimuktar Leti, camat Wewewa Utara Drs. Aryanto Umbu Jawud, Sekretaris Bappelitbangda Daniel Kete, S. Sos dan beberapa pimpinan OPD lainnya, Kapospol Palla, Pemerintah Desa sekecamatan Wewewa Utara, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Dalam arahannya Wabul Chris Taka menegaskan masalah penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance) bagi keberlanjutan pembangunan di SBD dengan program 7 jembatan emasnya.

“Good governance adalah dibukanya peluang bagi masyarakat turut serta dalam pengambilan keputusan pembangunan, dalam aspek perencanaan dan ruang yang disiapkan bagi keikutsertaan masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan adalah Musrenbang” ungkap Chris Taka.
Lebih lanjut Chris Taka menjelaskan Musrenbang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi sampai tingkat Nasional. Kegiatan Musrenbang tidak hanya menjadi wadah bagi penyusunan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan.

“Musrenbang harus dipandang sebagai saluran resmi untuk menganalisa aspirasi masyarakat dalam rangka memperoleh akses yang memadai dalam kebijakan perencanaan pembangunan dan penganggaran, untuk itu mutu proses dan mutu hasil musrenbang akan sangat menentukan efektifitas penyaluran aspirasi dan kebutuhan masyarakat” tegasnya.
Chris Taka juga tekankan yang menjadi prioritas dalam musrenbang kali ini adalah 7 (tujuh) jembatan emas sebagai program unggulan Pemerintah SBD yang harus dijabarkan sampai ke tingkat desa.

“Oleh sebab itu, pada Musrenbang kali ini prioritas kita adalah 7 Jembatan Emas sebagi program unggulan Pemerintah SBD yang harus dijabarkan sampai ke tingkat desa yakni desa bercahaya, desa berair, desa berkecukupan pangan, desa sehat, desa cerdas, desa tentram dan aman dan desa wisata” pungkasnya. *** (002/SJ/21),-
Suara Jarmas Portal Berita Sumba
