
Tambolaka-SJ……… Dalam rangka mempersiapkan upacara Hati Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia (RI), Pemda kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) bersama Kodim 1629/SBD, Polres SBD dan SMAK St. Thomas Aquinas Weetabula gelar gladi resik upacara HUT ke-75 RI di stadion Galatama desa Rada Mata kecamatan Kota Tambolaka SBD provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (14/8/20).
Pelaksanaan gladi resik ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati SBD, Marthen Christian Taka, S.IP didampingi Kapores SBD AKBP Joseph F.H. Mandagi, S.IK., Kasdim 1629/SBD, Mayor Czi Sunoko dan Tim Humas Protokol SBD.

Mengingat adanya wabah virus corona yang melanda saat ini, pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI dipimpin oleh personil Kodim 1629/SBD. Tahun 2020 ini tidak diadakan paskibraka seperti tehun-tahun sebelumnya.
Komandan upacara pada saat upacara pengibaran bendera Merah Putih dipimpin oleh Lettu Inf. Abdul Mukib dan komnadan upacara pada saat penurunan bendera Merah Putih dipegang oleh Kapten Inf. Tito Baptista. Pasukan penaikan dan penurunan bendera Merah Putih juga oleh personil Kodim 1629/SBD. Paduan suara untuk lagu kemerdekaan oleh paduan suara siswa-siswa SMA Thomas Weetabula.

Sedangkan peserta upacara diwakili oleh personil TNI/Polri, Satpol PP dan perwakilan OPD-OPD sebanyak 3 orang per instansi dan dari unsur pers/media Kominfo. Sedangkan Inspektur upacara dalam peringatan Kemerdekaan RI adalah Bupati SBD yang diwakili oleh staf Pemda yang sudah disiapkan oleh Humas Protokol SBD.
Pantauan media pelaksanaan gladi resik upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 RI berjalan dengan lancar dan tertib dan tidak menemui kendala teknis karena sudah dipimpin langsung Kodim 1629/SBD. Pelaksanaan upacara bendera ini juga dengan mengikuti anjuran protokol kesehatan untuk tetap menjaga jarak dan menggunakan masker.

Sayangnya pelaksanaan gladi resik yang direncanakan dimulai pada pukul 08.00 wita harus molor hingga hampir jam 10 pagi kurang 6 menit. Pelaksanaan gladi resik dimulai pada pukul 09.54 Wita dan selesai pada pukul 11.49 Wita.
Molornya pelaksanaan gladi resik ini karena tim Humas Protokol SBD tiba di lokasi pukul 9 lewat, padahal Wakil Bupati SBD, Kapolres SBD, Kasdim 1629/SBD bersama personil sudah tiba di lapangan pada pukul 08.00 wita, bahkan personil TNI/Polri dan media sudah tiba di stadion Galatama sejak pukul 07.30 wita.

Sepertinya kurang koordinasi yang baik antara Humas Protokol SBD dengan pihak-pihak terkait dan tim pelaksana upacara HUT ke-75 RI, sehingga pelaksanaan gladi resik HUT ke-75 RI tertunda beberapa jam.

Masyarakat SBD secara khusus dan Indonesia secara umum berharap dalam pelaksanaan hari H nanti pada Senin 17 Agustus 2020 tidak ada lagi kendala-kendala yang dihadapi mengingat kemerndekaan negara Republik Indonesia dicapai dengan mengorbankan banyak korban nyawa para pahlawan pendahulu kita. Maka sebagai anak cucu para pahlawan kemerdekaan RI, kita semua dituntut untuk mengisinya kerja keras untuk membangun NKRI yang adil dan makmur. Oleh karena itu kita harus disiplin dan kerja keras. DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA.***** (OC$),-
Suara Jarmas Portal Berita Sumba
