MENPAN RI BERJANJI AJAK PRESIDEN JOKOWI KE SUMBA TENGAH

Waibakul-SJ………. Kunjungan kerja Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si.,M.H., membawa berkat tersendiri bagi Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sumba Tengah.

Menpan RI Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si, M,H., (kiri depan) saat kunjungan kerja ke Sumba Tengah

Dalam kunjungan yang kedua Menpan RI kali ini di lokasi Food Estate yang bertempat di zona 4 Desa Makatakeri Kecamatan Katikutana, Kabupaten Sumba Tengah, Jumat (8/1/21) dirinya berjanji akan minta Bapak Presiden Joko Widodo datang ke Sumba Tengah.

“Minggu pertama atau kedua bulan Februari saya minta Presiden Jokowi kesini, Bupati saya minta bangun sumur bor disini 100 – 200 dan pakai springkle, airnya dialirkan menggunakan pipa, jangan tunggu bangunan irigasi yang dibangun, nanti 7 tahun baru jadi mimpi kita, jadi kita harus serius dengan hal ini” ungkapnya.

Lebih lanjut Menpan RI juga mengimbau Ketua DPRD untuk turun tangan akan tangani hal ini, kita akan upayakan itik atau bebek harus ada disini, income Sumba Tengah harus naik, kita berdoa agar  Presiden dapat hadir ditempat ini karena Sumba ini merupakan kekuatan utama dan baru bagi NTT dalam merubah peradaban di NTT.  

“Saya senang dengan Gubernur,  Bupati yang gigih sekali dalam membangun komunikasi dengan saya dan kalau para Kepala Desa, Camat seperti ini maka peradaban ini akan cepat terwujud di Sumba Tengah, pegilingan modern ini harus ada disini jadi semua harus siap!, ini merupakan ibadah kita dalam melayani masyarakat yang membawa kebaikan bagi diri kita dimasa yang akan datang, saya percaya dengan tanda-tanda alam dimana tidak akan turun hujan jika tidak membawa awan, tidak menggelegar Guntur jika tidak membawa keberhasilan” tutup  Menteri.

Baca Juga :   Avail Foundation Berbagi Kasih Dengan Korban Siklon Tropis Seroja di Sumba Timur

Menpan RI menegaskan cara menaikan incomenya orang Sumba Tengah hanya dengan terus kerja keras dan tidak main-main (korupsi), kita beribadah dan berdoa kepada Tuhan, tidak ada hitungan saya tentang uang dan berapapun saya akan kasih turun,  akan tetapi tidak dibagi-bagi namun untuk proses peradaban baru di Sumba Tengah, saya minta pengolahan ini harus sampai pada produksinya, jangan dibawa ketempat lain sehingga disini uang cepat berputar, bukan hanya padi dan jagung tetapi ada jeruk dan kelapa, sari jeruk sampai ada dalam botol dan kelapanya dinikmati buahnya seperti minuman Nata Decoco, bisa ekspor.

Kepala desa menyelempangkan kain sebagai ungkapan sambutan selamat datang pada Menpan RI

Sebelumnya Bupati Paulus dalam sambutannya menjelaskan untuk memiliki Kombain 1 unit saja kami butuh waktu 10-12 tahun, namun  Menteri Pertanian  baru berkunjung dua kali sudah memberikan Kombain 12 unit apalagi multifungsi.  Jika Bapak Menteri berkenan mendampingi kami 2-3 tahun untuk food estate maka kami yakin pada tahun ke 4 masyarakat Sumba Tengah sudah mandiri, jika  Menteri datang untuk menanam mengapa  Menteri tidak datang untuk panen raya di Sumba Tengah?

“Maka oleh karena itu, kami mohon dengan rendah hati atas nama masyarakat Sumba Tengah kami mengundang  Bapak Menteri untuk panen raya di Kabupaten Sumba Tengah dan terhakhir atas nama masyarakat Sumba Tengah kami menyampaikan limpah terima kasih kepada  Menteri atas ketulusan dan keikhlasan  mengunjungi kami Sumba Tengah, terima kasih atas semua kebijakan anggaran, kebijakan alsintan, roda 4 ada 20 unit, roda dua 80 unit, Kombain 12 unit, alat penyemprotan, pompa dan sumur bor,  untuk terakhir kami mohon petunjuk dari  Menteri untuk pengembangan food estate tidak hanya pada tahun 2021 dan tahun 2022,“ tutup Bupati Sumba Tengah. *** (004/SJ/21),-

error: Content is protected !!
https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ slot gacor