Waingapu-SJ………. Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) calon cabang Waingapu menggandeng Ana Humba Community dan Komunitas Ana Tana dalam Bincang Pintar yang disiarkan langsung melalui akun facebook (Fb) Komunitass Ana Tana.

Bincang Pintar yang sebelumnya ingin disiarkan melalui akun PMKRI Waingapu, tetapi terkendala secara teknis pada Selasa (17/08/21) dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengusung tema Peran Organisasi Dalam Memaknai Kemerdekaan di Masa Pandemi.
Hadir dalam diskusi yang dilaksanakan di Margasiswa PMKRI Calon Cabang Waingapu di Padadita itu Ketua Presidium PMKRI Calon Cabang Waingapu, Hendrikus H. L. Manu, Pembina Ana Humba Community, Florianus Paulus Ngera,ST dan Dinamisator Komunitas Ana Tana, Sepritus Tangaru Mahamu.
Ketua Presidium PMKRI Calon Cabang Waingapu, Hendrikus H. L. Manu menyampaikan dalam memaknai kemerdekaan di tengah pandemi ini tentunya semua organisasi mengharapkan yang terbaik di usia ke-76 Republik Indonesia ini agar nasib dan masa depan bangsa ini semakin baik kedepannya.
Hendrik juga menceritakan bahwa PMKRI Waingapu sebagai sebuah organisasi di tengah pandemi dan bencana yang terjadi Sumba Timur juga mengambil bagian dalam aksi-aksi sosial untuk menyalurkan bantuan dan membantu korban bencana serta melakukan aksi sosial untuk membantu penanganan COVID-19.
Hendrik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan tanpa melihat golongan suku dan ras karena hal tersebut merupakan ciri khas dan kekayaan dalam keberagaman rakyat Indonesia karena hal itu bisa saja menjadi ancaman ketika tidak dijaga dengan baik.
“Kedepannya juga sebagai tindak lanjut dari diskusi mengenai peran organisasi ini kita akan mengambil langkah-langkah bersama yang bisa dilakukan untuk mengedukasi masyarakat mengenai COVID-19 dan juga turun ke kampung-kampung untuk melakukan aksi sosial atau memberikan bantuan kepada warga yang terdampak” ungkap Hendrik.
Pembina Ana Humba Community, Florianus Paulus Ngera mewakili Ana Humba menyampaikan terima kasih kepada bangsa Indonesia yang sudah bertahan hingga 76 tahun dan juga salut pada pendekatan anak muda yang merayakan HUT RI dengan pendekatan media sosial yang mengandung banyak edukasi yang bisa dimanfaatkan kedepannya dalam penanganan COVID-19.
Florianus juga menyampaikan hal ini adalah potensi anak muda atau organisasi untuk terus diberdayakan oleh organisasi itu sendiri atau oleh pemerintah karena pemerintah memiliki ruang yang jauh lebih besar daripada sebuah organisasi itu sendiri.
“Saat ini contohnya saat HUT RI ke-76 banyak anak muda mengeluarkan banyak video perayaan HUT hal ini bisa dikembangkan ketika pemerintah mengajak anak muda yang memberikan apresiasi untuk bersama-sama mengeluarkan atau membuat konten video dalam edukasi COVID-19 agar pandemi segera berakhir” jelas Florianus.
Sepritus Tangaru Mahamu, dinamisator Komunitas Ana Tana dalam kesempatan tersebut juga mendorong kerja kolaboratif antar organisasi dalam penanganan covid 19 dengan semangat dalam momentum kemerdekaan RI yang ke-76.
“Semoga di usia ke-76 Republik Indonesia ini negeri ini bisa segera pulih dari COVID-19 dan secara khusus Sumba Timur bisa segera bangkit dari dampak-dampak bencana alam yang terjadi beberapa bulan lalu, Merdeka” pungkasnya. *** (Red/001-21).-
Suara Jarmas Portal Berita Sumba
