Kuatir Terjadi Tsunami Warga Memilih Mengungsi

Warga Kota Waingapu yang mengungsi karena takut adanya Tsunami

Waingapu-SJ…… Sumba Timur diguncang oleh Gemba dengan magnitude berbeda selama 4 Kali yakni 5,3 SR hingga 6,3 SR, dengan kedalam 10 Km. Hal ini menyebabkan hampir seluruh sekolah di Sumba Timur diliburkan pada Selasa pagi, 02 Oktober 2018 karena kepanikan yang tidak dapat dikendalikan hal ini juga diperparah dengan hoax yang menyebar di Facebook menyebabkan masyarakat mencari tempat pengungsian didataran yang lebih tinggi salah satunya di Patung Kuda Waingapu.

“Pada saat Gempa kami (Siswa/i) langsung lari meninggalkan ruang kelas akhirnya setelah gempa yang keempat kami langsung dipulangkan” tutur Monika salah satu siswi kelas VII SMPN 1 Pandawai.

Pengungsian di patung kuda juga dipantau media ini sekitar pukul 10.00 – sekarang patung kuda terus dipadati oleh masyarakat sekitaran kota Waingapu walaupun surat edaran Bupati dan rilos BMKG Waingapu sudah dikeluarkan agar masyarakat tidak panik dan jangan percaya berita hoax yang diedarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Warga masyarakat yang sudah berada menjauh dari Kota Waingapu khususnya dari pinggir laut

“Masyarakat terus memadati wilayah patung kuda sejak pagi tadi dan belum ada tanda-tanda akan kembali kerumah masing-masing karena masih diliputi kepanikan yang sangat” dilaporkan oleh Kristiani Pedi salah satu kontributor SuaraJarmas.com. (STM),-

Baca Juga :   Sumber Air Weewitu Dan Weelasara Jadi Kontribusi Bagi 4 Desa