KODIM 1629/SBD RAYAKAN HARI JUANG KARTIKA KE-77

Tambolaka-SJ………… Bertempat di Makodim 1629/SBD, Desa Watu Kawula Kecamatan Kota Tambolaka Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD),  Kodim 1629/SBD memperingati Hari Juang Kartika yang ke-77 dan sekaligus merayakan HUT Kodim 1629/SBD ke-3, Kamis (15/11/22).

Pada tanggal 10 Desember yang lalu Kodim 1629/SBD memasuki usia tiga tahun, namun perayaannya bersamaan dengan hari Juang Kartika AD. Bagi TNI AD. Hari Juang Kartika sendiri adalah hari khusus TNI AD untuk mengenang Pertempuran Ambarawa. Sebelumnya, Hari Juang Kartika bernama Hari Infanteri.

Dalam amanatnya yang dibacakan Dandim 1629/SBD,  Letkol Czi Novi Kurniawan, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mengungkapkan kalau TNI bukanlah sebuah kasta atau golongan yang terpisah dari rakyat.

Dia adalah bagian dari rakyat, sehingga TNI ungkapnya harus selalu berada bersama rakyat dan berjuang bersama rakyat demi kedaulatan NKRI.

Lebih dari itu sebutnya perayaan Hari Juang Kartika Angkatan Darat yang dipadukan dengan HUT Kodim ke tiga ini harus jadi spirit buat prajurit di lingkup Kodim 1629 ini untuk senantiasa membantu masyarakat di Sumba Barat Daya.

“Tema Hari Juang Kartika ini sinkron dengan visi kami di Kodim ini yakni semangat pengabdian tulus tanpa batas. Sehingga prajurit Kodim 1629 SBD harus bisa meniru keteladanan para pahlawan khususnya Jenderal Sudirman dalam perang Ambarawa dengan membuktikan diri kita para anggota TNI untuk senantiasa hadir bersama rakyat,” ungkapnya.

Dandim 1629/SBD, Letkol Czi. Novi Kurniawan, ST., (kedua dari kiri) saat bincang-bincang dengan awak media

Walaupun perayaan dirayakan dengan cara sederhana, tambah Letkol Czi Novi Kurniawan, ST.,  hal tersebut bukanlah masalah. Baginya esensi kebersamaan dengan anggota dan para mitra sebutnya adalah utama sekaligus menjadi moment untuk membangun silaturahmi antar pihak.

“Saya berharap dengan adanya moment semacam ini memberikan kita semangat untuk bersama membangun SBD lebih baik lagi ke depannya,” katanya lebih lanjut.

Baca Juga :   Blue Light Patrol Polres Sumba Barat Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Dipantau oleh media ini, usai apel bersama dilanjutkan dengan acara rama tamah pimpinan dan personil Kodim 1629/SBD bersama beberapa tamu undangan lainnya, yang dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Dandim 1629/SBD,  Letkol Czi Novi Kurniawan, ST.

Kepada awak media Letkol Czi Novi Kurniawan, ST., mengatakan, tentara bukan merupakan golongan di luar masyarakat. TNI AD juga bukan suatu kasta yang terpisah dari masyarakat, TNI AD merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki kewajiban untuk mempertahankan kedaulatan negara.

“Masyarakat adalah ibu dari TNI, tentara hanya mempunyai kewajiban untuk mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya. Prajurit TNI AD adalah rakyat, nafas dan ruhnya adalah pengabdian kepada rakyat. Oleh karenanya, ia meminta TNI AD tidak melupakan rakyat serta tidak menjauhkan diri dari rakyat” ungkapnya.

Lebih lanjut, Letkol Czi Novi Kurniawan, ST., menjelaskan,  sejarah mencatat bahwa kebersamaan TNI AD dan rakyat merupakan kekuatan dahsyat yang mampu menjaga dan mempertahankan kedaulatan serta keutuhan NKRI.

Dirinya meminta agar personil Kodim 1629/SBD selalu berjuang bersama rakyat,  karena hanya dengan bersama-sama rakyat TNI AD akan kuat dalam menjalankan tugas pengabdian pada bangsa dan negara. *** (Octa/002-22).-