Ketua BPD Polisikan Plt. Desa Wainyapu Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan

Tambolaka-SJ……. Ketua BPD Wainyapu Kecamatan Kodi Balaghar Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur Martinus Mahemba laporkan Plt. Kepala Desa Wainyapu Kornelis Ana Ote dengan dugaan pemalsuan tanda tangan di Polres SBD Rabu (22/7/20).

Dengan ditemani beberapa masyarakat lainnya Martinus Mahemba diterima oleh Bripda Sancrus Ledjap dengan nomor pengaduan STPLP/36/REG.1.9/VII/2020/NTT/RES. SBD dengan tindak pidana pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh Plt. Desa Wainyapu Kornelis Ana Ote.

Kepada awak media yang menemuinya usai memasukan laporan Martinus mengatakan dirinya merasa heran adanya pencairan dana desa Wainyapu walaupun dirinya sebagai ketua BPD belum menandatanganinya.

“Saya cek di Dinas PMD SBD, ternyata bukan tanda tangan saya yang ada di RAB desa. Tanda tangan saya ditiru di pelaporan dana desa tahun 2019 dan dana desa awal tahun 2020 ini” ungkapnya.

Dirinya juga menjelaskan sudah menanyakan langsung ke Pemerintah Desa Wainyapu tidak mendapat jawaban yang pasti, malah Plt Desa dan bendahara saling menuding yang melakukan pemalsuan tanda tangan.

Merasa tidak puas dengan pemalsuan tanda tangan tersebut, dirinya memutuskan untuk melaporkan langsung masalah ini ke pihak Polres SBD dan membuat surat pengaduan yang ditujukan kepada Bupati, DPRD dan Inspektorat SBD.

“Saya jadi curiga dengan berani mereka meniru tanda tangan saya, maka berarti penggunaan dana desa yang ratusan juta Rupiah itu perlu dipertanyakan, dan saya harapkan juga agar pihak inspektorat juga melakukan penyelidikan penggunaan dana desa tersebut” tuturnya lagi.

Anselmus D. Ate Kondo yang menemani Martinus Mahemba menjelaskan bahwa kedatangan pihaknya untuk memasukan pengaduan pemalsuan tanda tangan pada Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Desa tahun 2019-2020. Dirinya juga menjelaskan selama ini tidak adanya keterlibatan masyarakat ataupun orang-orang penting dalam penyusunan dan pelaporan dana desa Wainyapu tidak pernah dilibatkan.

Baca Juga :   Protokol Kesehatan Tidak Mengurangi Esensi Kemeriahan HUT Ke-75 RI

“Dalam pembahasan RAPBDes pihak BPD dan masyarakat tidak pernah dilibatkan, apakah ini ada indikasi lain, kami tidak tahu, sehingga kami memutuskan hari ini secara resmi datang melapor di Polres SBD” uajrnya menjelaskan.

Anselmus menjelaskan karena masyarakat tidak pernah dilibatkan dalam musyawarah desa, maka minggu lalu diketahui terjadi pemalsuan tanda tangan pada RAPBDes, sehingga mewakili masyarakat desa Wainyapu atas nama ketua BPD melakukan pengaduan ke Polres SBD dengan tembusan Bupati SBD, Ketua DPRD dan Inspektorat SBD.

Dirinya juga menjelaskan beberapa hari yang lalu ketua BPD dengan beberapa aparat desa  sudah melaporkan ke Dinas PMD dengan menemui Plt Kadis PMD. Tetapi himbauan yang diperoleh dari Dinas PMD adalah bahwa agar masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan.

(ki ke ka) Anselmus D. A.Kondo, Yakub Holo dan Darius Mahemba

“Hal ini tidak perlu kita bawa lebih jauh karena kalian bersaudara kata Plt Kadis PMD saat itu” katanya menjelaskan saran dari Dinas PMD.

Mendapat tanggapan seperti itu pihaknya bersama Martinus Mahemba merasa kecewa karena seolah-olah Plt Kades Wainyapu mendapat perlindungan, sehingga diputuskan untuk secara resmi melaporkan ke Polres SBD.

Hal senada juga disampaikan oleh Yakub Holo salah satu masyarakat Wainyapu yang ikut melapor ke Polres SBD. Sebagai masyarakat dirinya merasa kaget mengetahui adanya pemalsuan tanda tangan ketua BPD.

“Selama ini kami tidak pernah dilibatkan dalam musyawarah desa, sehingga begitu mendengar adanya pemalsuan tanda tangan, kami sangat berharap agar masalah segera ditangani secara hukum, jika tanda tangan ketua BPD sudah ditiru, berarti penggunaan dana desa juga menjadi tanda tanya besar, ada apa ini” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan awak media belum bisa menghubungi pihak-pihak terkait khususnya Plt Kades Wainyapu. Dipantau oleh media ini masyarakat Wainyapu menduga adanya dugaan Korupsi dan Kolusi dalam pencairan dan penggunaan dana desa Wainyapu. ***** (OC$),-

Paling Dicari:

Baca Juga :   Kebakaran Dapur Pastori dan GKS Anamanu Murni Karena Sambaran Api dari Tungku Dapur

Leave a Reply

Your email address will not be published.