Kerukunan Umat Beragama dan Kesetaraan Gender, Salah Satu Agenda Musrenbangcam Kota Tambolaka

Tambolaka-SJ……….. Pada Senin (15/3/2021) diselenggarakan Musyawarah Rencana Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) di Kota Tambolaka Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur.

(ki ke ka) Wakil ketua 1 DPRD, H. Syamsi P. Golo, Wakil Bupati SBD, Marthen CHristian Taka, Plt Camat Kota Tmabolaka, Yohanes Robert Mbae, Sekretaris Bappelitbangda, Danjte Kette

Kegiatan Musrenbangcam dibuka dengan resmi oleh Wakil Bupati SBD, Marthen Christian Taka, S.IP yang dihadiri oleh Wakil Ketua 1 DPRD SBD, H. Syamsi P. Golo, ST, Sekretaris Beppelitbangda, Dantje Kette, S.Sos, Plt. Camat Kota Tambolaka, Drs. Yohanes Robert Mbae, pimpinan beberapa OPD, Danramil 1629/01 SBD, perwakilan Kapolsek Loura, para lurah/kepala desa se-kecamatan Kota Tambolaka dan para tamu undangan lainnya.

Wakil Bupati SBD dalam arahannya sebelum membuka kegiatan Musrenbangcam mengatakan Musrenbangcam ini untuk mendapatkan masukan mengenai prioritas pembangunan dari hasil Musrenbangdes/kelurahan, oleh karena itu data dan informasi dasar sangat penting dimiliki oleh desa/kelurahan maupun kecamatan.

“Musrenbang hendaknya dipandang sebagai wadah yang dipersiapkan untuk melakukan upaya harmonisasi dan sinkronisasi berbagai kutub perencanaan, sehingga apresiasi masyarakat dapat turut mewarnai hasil perencanaan teknokratis dan perencanaan politis” ungkapnya.

Lebih lanjut Chris Taka menjelaskan harapan bersama Pemda SBD adalah mewujudkan masyarakat SBD yang maju, berkualitas, berdaya saing, demokratis dan sejahtera. Yang menjadi prioritas dalam Musrenbang kali ini adalah program 7 jembatan emas.

Adapun kebijakan pembangunan kabupaten SBD adalah meningkatkan kualitas kehidupan beragama, kerukunan antar  kelompok masyarakat serta terwujudnya ketertiban dan keamanan di masyarakat. Meningkatkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak serta meningkatkan kesadaran gender di kalangan masyarakat.

“Marilah kita manfaatkan kita manfaatkan momentum ini untuk menyamakan presepsi dan langkah operasional dari unsur terkait mulai dari kabupaten sampai ke desa dan kelurahan sehingga tercapai suatu rencana kerja yang komprehensif dan ditindak lanjuti guna mewujdukan peningkatan kesejahteraan masyarakat” pungkasnya.

Sebelumnya dalam sambutannya Wakil Ketua 1 DPRD SBD, H. Syamsi Pua Golo, ST mengingatkan agar momen Musrenbang ini digunakan dengan baik oleh seluruh stakeholder ditingkat kecamatan dan kabupaten untuk mengakomodir usulan-usulan  dari desa/kelurahan dan akan terus diperjuangkan hingga Musrenbang tingkat Provinsi dan Nasional.

Baca Juga :   Pak Gubernur, Kami Bukan Monyet

“Usulan-usulan pembangunan yang ada itu jangan hanya sebatas di kecamatan saja, tetapi juga anggaran provinsi maupun pusat juga diusulkan, agar bisa muncul dalam Musrenbang Provinsi maupun Musrenbang Nasional” tuturnya.

Kegiatan Musrenbang diselenggarakan dua hari 15-16 Maret 2021. Usai dibuka oleh Wakil Bupati Chris Taka dilanjutkan dengan diskusi dengan membagi diri menjadi 3 kelompok diskusi yang dipandu oleh Bappelitbangda.  *** (Octa/002-21),-

error: Content is protected !!
https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ slot gacor