Kejari Sumba Barat Sosialisasi Fungsi TP4D

Waikabubak – SJ. Kejaksaan Negeri Sumba Barat  gelar sosialisasi fungsi Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4D) di Aula Kantor Bupati Sumba Barat Kamis, (24/08/2017).

Dalam kegiatan tersebut Kejari Sumba Barat Adji Ariono,SH mengatakan dalam upaya mengoptimalkan penggunaan dana desa sosialisasi tersebut diselenggarakan sebagai wadah pendampingan dan pemberian pemahaman mengenai mekanisme penggunaan dana desa.
“Kami berharap,sosialisasi ini memberikan pemahaman para kades sehingga penyerapan anggaran dana desa lebih efektif dan meminimalisir penyeleweng” ungkapnya.
Lebih lanjut Adji juga menghimbau agar pemerintah desa proaktif berkonsultasi kepada TP4D bila menemui kendala terkait penggunaan dana desa tersebut.
Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngailu Tony, SP. Dalam sambutannya Tony mengatakan agar pengelolaan dana desa sesuai dengan Pertauran Mentrei dan Peraturan Bupati. Diharapkan agar dena benar-benar mengelola dengan dengan baik demi dan untuk kesejahteraan masyarakat desa.

Wakil Bupati Sumba Barat, Marthen Ngailu Tony tengah Dan Kajari Sumba Barat Adji Ariono kedua dari kiri
Wakil Bupati Sumba Barat, Marthen Ngailu Tony tengah Dan Kajari Sumba Barat Adji Ariono kedua dari kiri

Hal senada juga dikatakan oleh Kepala Dinas  PMD Fredrik Gah Sumba Barat bahwa Dana Desa itu untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan melalui peningkatan masyarakat sesuai dengan Peraturan Mentri nomor 40 tahun 2016 tentang Dana Desa,peraturan bupati nomor 47 tahun 2016 tentang tata cara pengalokasian,penyalutan dana desa untuk menjaga agar  dalam pelaksnaan dana desa itu tidak terjebak,dana desa diprioritaskan untuk pembangunan dan pemberdayaan  masyarakat desa.
Sampai dengan saat ini ada 2 desa yaitu  desa Lamboya Dete kecamatan Lamboya dan desa Tematana kecamatan Loli yang  belum melakukan pencairan sampai dengan  saat ini, untuk Lamboya Dete karena ada kesisahan dana silpa akibat dari perampokan.
Untuk dana desa kami sudah cairkan sebesar Rp. 24 miliar Rupiah, diharapkan bapak  kepala desa harus mengacu pada peraturan bupati.
Selain Kejari Adji Arinono, SH kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh Kasi Intel Kejaksaan Iswan Noor,SH, Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngailu Tony,SP, Kasi Pidsus Soleman Bola,SH, Kasi Datun Masrun,SH, Kadis PMD Fredrik Gah serta para kepala desa se Kabupaten Sumba Barat.
Kasi Intel Kejaksaan Iswan Noor,SH mengungkapkan bahwa kami akan mengawal kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.Tujuannya untuk pembangunan desa. (SJ),-

Baca Juga :   FKP2 SBD PEDULI TARUNG