KAMI JUGA BISA, BERI KAMI KESEMPATAN

Tambolaka-SJ…….. Festival Kopi Inklusif  Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Tahun 2021 yang diselenggarakan di aula SMK Pancasila Kota Tambolaka SBD pada Kamis (9/12/21) selain berlangsung meriah dan dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati,  Pj. Sekda SBD dan Kepala Bappelitbangda serta OPD-OPD yang lainnya, kaum disabilitas juga tampil untuk menghibur para tamu undangan yang hadir.

Venantius Sebastias Gilbert dengan kawan-kawan memukau para pejabat Pemda SBD dan tamu undangan lainnya dengan alunan music dan suaranya yang merdu. Tanpa merasa minder dan malu-malu Venan bersama kawan-kawannya berhasil merebut hati para tamu undangan yang hadir dalam festival kopi inklusif tersebut.

Mereka tampil membawakan lagu dengan iringan music keyboard yang dimainkan oleh Venan sebagai pimpinan grup dengan penuh percaya diri, seakan mau menyampaikan pesan Kami Juga Bisa, Beri Kami Kesempatan untuk berkarya.

Venan dkk, tampil menghibur para penonton dan peserta Festival Kopi Inklusif

Penonton dan tamu undangan yang hadir dibuat sadar oleh Venan dengan kawan-kawannya, bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan sama, setiap orang sudah mempunyai talenta masing-masing yang jika dikembangkan selain berguna bagi dirinya sendiri juga berguna orang lain.

Festifal Kopi Inklusif yang diselengarakan oleh penyelenggara ini didedikasikan untuk menggairahkan kembali perekonomian warga pelaku usaha kopi dan sektor pariwisata, juga dalam rangka memajukan hak-hak penyandang disabilitas yang selama ini terbelenggu oleh berbagai stigma masyarakat, kebijakan dan pembangunan yang belum memberikan kesempatan dan manfaat bagi penyandang disabilitas di Kabupaten SBD.

Festivakl Kopi Inklusif yang dirancang oleh berbagai komponen termasuk didalamnya Dekranasda SBD, Forum Inklusi SBD, HI, CIS Timor dan lembaga-lembaga lainnya mendapat respon positif dari Pemda SBD.

Baca Juga :   KPU SBD GELAR RAKOR VERIFIKASI KEPENGURUSAN DAN KEANGGOTAAN PARPOL

Pada tempat dan waktu yang sama, Bupati SBD menandatangani 2 Perbup yang salah satunya adalah Perbup tentang Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas,  sebagai upaya penyediaan regulasi untuk mendukung dan memastikan perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disablitas dalam berbagai kegiatan pembangunan di SBD.

Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete (tengah) saat menandatangani Perbup Tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas

Penandatangan Peraturan Bupati Ini sebagai bentuk komitment Pemerintah Daerah Kabupaten SBD menuju pembangunan Inklusif,  pembangunan yang juga memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi secara bermartabat dan mendapatkan manfaat maksimal dari semua program, dan kegiatan pembangunan di Kabupaten SBD.

Usai tampil memukau, Venan yang diminta komentarnya oleh MC, mengatakan dirinya belajar main musik dengan banyak belajar dari menonoton YouTube. Hal ini menandakan walaupun mempunyai keterbatasan, setiap orang juga mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Tidak semua orang bisa belajar melalui media sosial seperti YouTube, ini akan sama halnya dengan belajar sendiri (otodidak).

Venantius Sebastian Gilbert (tengah) saat bincang-bincang dengan MC

Venan dan kawan-kawan, kami bangga pada mu, kami mencintai mu, jika kesempatan itu telah ada, pergunakanlah dengan sebaik mungkin, teruslah berkarya untuk secara bersama-sama membangun Kabupaten SBD menuju loda wee maringi, pada wee malala. Kita semua sama di mata Tuhan. *** (Red/001-21),-