Kodi-SJ……….. Gerak cepat dan tanggap Kapolsek Ipda. Muhammad Luthpi Asriyan S.Tr.K. beserta anggota membuat nyaman warga masayrakat Kecamatan Kodi Bangedo yang melaksanaan Pemilihan Kepala Desa (PILKADES) serentak dan antar waktu pada 30 Juni mendatang,

Setelah mendapat laporan dan infomasi dari masyarakat setempat, Polsek Kodi Bangedo bergerak cepat untuk menjamin adanya rasa aman, nyaman dan damai bagi masyarakat yang sedang disibukan dengan pesta demokrasi desa melalui sosialisasi dan kampanye dari para calon kepala desa yang akan bertarung pada 30 Juni mendatang.
Pada Jumat (25/6/21) malam Kapolsek Ipda M. Luthpi Asriyan, S.Tr.K beserta BKO Polres SBD dan Polsek Kodi Bangedo tampak berkeliling melakukan patroli untuk mengawasi dan memberi himbauan pelaksanaan Pilkades Damai yang meliputi Desa. Walla Ndimu , Desa. Waipadi, Desa Merekehe, Desa Waikadada dan berakhir di rumah Cakades No urut .01 atas nama STEHANUS NDARA DIBAKO Desa Mata Kapore, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur.

Dalam kegiatan patroli tersebut, .Ipda Muhammad Luthpi Asriyan S. Tr. K bersama 9 (sembilan) anggota gabungan BKO Polres SBD dan Polsek Kodi Bangedo terus memberikan himbauan agar para calon dan masyarakat pendukung menjaga keamanan dan kenyamanan desa dalam melakukan kegiatan sosialisasi dan kampanye.
Dirinya minta agar para Calon Kepala Desa (Cakdes) harus mematuhi aturan kampanye yang ada sesuai Perbub, tanpa menyinggung atau menjelek-jelekkan Cakades lain sehingga tidak menimbulkan pertikaian. Agar para Cakades selalu menghimbau pendukung dan keluarga untuk tidak menjadikan moment Pildes sebagai ajang berjudi/taruhan, tidak mengkonsumsi Miras dan tidak membawa Sajam di tempat umum terutama saat pelaksanaan Pildes pada tanggal 30 Juni mendatang.
“Kami minta dan menghimbau agar para cakades agar menyampaikan kampanye melalui door to door atau rumah kerumah. Selain itu, tidak boleh melakukan kegiatan kumpul massa di malam hari dan giat apapun dari jam 21.00 WITA ke atas” ungkapnya pada awak media Jumat malam.
Dirinya mengingatkan untuk desa Mata Kapore sudah pernyataan bersama di Dinas PMD SBD beberapa waktu yang lalu untuk menjalankan proses Pilkades damai.

“Sesuai dengan deklarasi damai, kami minta pada pendukung tidak boleh Miras, judi, pawai dengan menggunakan motor knalpot racing, membawa senjata tajam dan palang jalan” tegasnya.
Para cakades dan maysarakat memberi apresiasi pada Polsek Kodi Bangode atas perhatian dan arahan-arahannya guna mewujudkan pelaksanaan Pilkades Damai dan menjamin kenyamanan masyarakat.
Markus Kura salah satu cakades Mata Kapore yang dihubungi media via telepon, mengucapkan atas respond an gerak cepat Polsek Kodi Bangedo menanggapi keluhan masyarakat. Katanya, masyarakat Mata Kapore saat ini masih trauma dengan adanya kumpul-kumpul massa yang bisa berdampak pada hal yang tidak diingini.
“Biasanya kalau sudah kumpul massa, trus ada yang minum mabuk, itu mudah sekali memancing keributan diantara pendukung. Apalagi kalau ada yang berjudi dan nanti kalah, sangat rawan sekali terjadi keributan” tuturnya.
Menyikapi hal tersebut, Markus Kura tidak pernah melakukan pengumpulan massa dalam kegiatan sosialisasi dirinya sebagai salah satu cakades.

“Saya lebih banyak lakukan diskusi bale-bale bertemu masyarakat, dan saya jalan sendiri bersama tim paling banyak 3 motor kami keliling untuk kampanye” katanya cakades nomor 4 desa Mata Kapore ini.
Markus menambahkan para cakades yang bertarung saat ini mempunyai hubungan kekeluargaan semua, sehingga tidak terlalu sulit untuk dikenal di masyarakat, bahwa mereka harus keliling untuk menginformasikan bahwa mereka adalah Cakades, hal itu tidak perlu dengan mengumpulkan massa banyak.
“Biarkan masyarakat bebas menentukan pilihannya dengan aman dan damai, kita harus siap kalah siap menang, untuk membangun desa ini maka kita harus saling bekerja sama bukan membangun permusuhan antara calon satu dengan calon lainnya”,pungkasnya. *** (Octa/002-21),-
Suara Jarmas Portal Berita Sumba
