Florianus, Sosok Dibelakang Layar Teatrikal di Pembukaan Sidang Raya PGI XVII

Waingapu – SJ ………………Tinggal menghitung jam Sidang Raya PGI ke XVII (SR PGI XVII) akan segera ditutup, namun banyak hal menarik yang sering diperbicangkan khalayak ramai, terutama tentang megahnya acara pembukaan SR PGI XVII yang berlangsung di Puru Kambera, dari berbagai rangkaian acara, teatrikal memiliki catatan sendiri bagi puluhan ribu pasang mata yang menyaksikan dan tidak sedikit yang sampai meneteskan air mata serta menjadi obrolan banyak orang, hingga beberapa hari kemudian.

Florianus Paulus Ngera / Umbu Nababan (kiri) bersama salah satu manajer pembukaan Sidang Raya PGI ke XVII

Florianus Paulus Ngera adalah sosok dibalik penampilan tetarikal yang begitu memukau, berkat tangan dinginnya bisa menyentuh hati banyak orang walau sedang tersengat teriknya matahari di Puru Kambera.
Saat ditemui media ini, Florianus menyampaikan bahwa turut ambil bagian acara pembukaan SR PGI adalah pengalaman yang hanya bisa dilakukan sekali seumur hidup dan itu sangat berkesan.

“Saya sangat bersyukur bisa turut ambil bagian dalam acara besar ini. Tentunya ini pengalaman yang sangat berharga dan tidak bisa terulang lagi karena cuma sekali seumur hidup. Saya sangat berterimakasih kepada semua panitia pelaksana acara Pembukaan SR PGI, karena mempercayakan saya melatih adik-adik untuk bermain drama di ibadah pembukaan dan teatrika l disaat pertujukan seni budaya,” Urai Florianus.

“Memang awalnya saya cukup khawatir karena standar acara ini cukup tinggi dan adik-adik pun yang bermain hampir sebagian besar masih pemula dalam tetarikal namun berkat bantuan banyak pihak dan ketekunan mereka berlatih mereka bisa tampil sangat maksimal walau cuacanya sangat panas ketika acara Pembukaan Sidang raya,” ujar pria yang lebih akrab disapa Umbu Nababan.
Adapun tetarikal yang ditampilkan menggambarkan sulitnya kehidupan di Sumba namun ditengah kesulitan ada harapan untuk bangkit salahsatunya lewat pendidikan, tetarikal yang diringi lagu milik Ata Ratu serta Paduan Suara Sumba Bermazmur yang menyanyikan lagu Nata Nanggu.

Baca Juga :   POISITF COVID-19 SBD BERTAMBAH 2 ORANG

Florianus yang juga merangkap sebagai show manager ketika pertunjukan menambahkan kesuksesan acara pembukaan diakarenakan kerjasama semua tim sehingga masyarakat bisa terhibur walau presiden Jokowi tidak jadi datang.
“Awalnya saya berpikir acara pembukaan tidak akan begitu ramai karena Presisden batal datang, tetapi prediksi saya salah, ternyata yang datang hingga puluhan ribu, ini tentunya jadi saksi hidup bahwa injil memang begitu tumbu subur di tana Humba. Saya sangat salut dengan kerjasama semua tim terutama tim show control yang begitu sigap mengatur lajunya pertunjukan begitu juga sosok mahendradata yang menjadi aktor kunci dalam pertunjukan” jelasnya.

Sedangkan menurut Melati, salah satu pemain teatrikal, sosok pelatih tetarikal mereka telah berhasil mengeluarkan bakat akting para pemain yang masih awam dengan akting.
“Saya awalnya tidak pernah main drama atau teatrikal, namun ka Umbu (Florianus) berhasil mengajak kita dengan caranya sendiri, kami di tim teatrikal sudah seperti keluarga, ini yang akhirnya menjadi kekuatan ketika kami tampil, mungkin bagi sebagian orang melihat beliau sosok yang keras namun selama menjadi pelatih ia ibaratnya kaka yang selalu sabar walau dengan nada begitu tegas dan itu berhasil mengeluarkan bakat akting kami para pemain.” ujar Rambu Mendi Melati Agustin salah satu pemaian teatrikal di pembukaan Sidang Raya PGI ke-XVII. *

Penulis : Jumlitan Saulus Windi,-

Leave a Reply

Your email address will not be published.