Tambolaka-SJ……… Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) sebentar lagi akan bebas menggunakan internet, karena jaringan sinyal akan mudah dijangkau hingga ke desa-desa. Ini merupakan bagian dari cara Negara Indonesia melalui PT Telkom menerapkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam hal ini kemerdekaan sinyal atau jaringan internet untuk rakyat termasuk rakyat Propinsi NTT khususnya Kabupaten SBD.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi SBD, Drs. Rihimeha A. Praing usai pertemuan tim Satgas Covid-19 di posko Galatama desa Radamata kecamatan Kota Tambolaka SBD, Jumat (13/10/2020).
Dirinya menjelaskan Dinas Kominfo SBD bersama Telkom Indonesia telah melakukan survei lokasi titik pemasangan Internet Gratis di Puskesmas Tenateke Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten SBD, Propinsi Nusa Tenggara Timur, pada hari Selasa 13 Oktober 2020 yang lalu.
Selain survei lokasi pemasangan internet gratis di Puskesmas Tenateke, juga dilakukan survei lokasi titik pemasangan di Puskesmas Kori, SMP N 4 Wewewa Barat, SDM Kabali Dana dan 2 SD lainnya serta 1 PAUD.
“Jadi, kemerdekaan sinyal itu tidak hanya dirasakan oleh rakyat atau masyarakat Jawa, Kalimantan, Sumatera, Bali maupun daerah atau Propinsi yang lainnya. Rakyat SBD harus merasakan dan menikmati sinyal yang bagus atau jaringan internet berkualitas” ungkapnya.
Lebih lanjut Kadis Kominfo SBD mengatakan bahwa perhatian dari pemerintah pusat begitu baik untuk Kabupaten SBD. Sehingga kedepannya kita berharap seluruh masyarakat SBD merdeka dari sinyal atau jaringan internet. Dengan adanya internet, rakyat atau masyarakat SBD bisa belajar secara informal maupun secara formal.
Dirinya juga menghimbau kepada lembaga atau instansi yang mendapat internet gratis nanti apabila sudah dipasang agar dijaga keamanannya dan dirawat secara baik. Harus digunakan dan dimanfaatkan secara baik dan jangan dipergunakan untuk hal-hal yang tidak baik. Karena alat atau server itu merupakan aset Negara yang diberikan secara gratis.
“Untuk kepentingan pribadi yang tidak penting jangan diakses, karena internet gratis itu milik negara. Negara kasih secara gratis bukan untuk perorangan, tetapi untuk semua komponen masyarakat yang benar-benar membutuhkan internet secara gratis” pungkasnya. ***** (OC$),-
Suara Jarmas Portal Berita Sumba
