DINAS PMD DIHARAPKAN MAMPU SUKSESKAN 7 JEMBATAN EMAS SBD

Tambolaka-SJ…… Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), diharapkan mampu menjadi pendobrak terwujudnya program 7 Jembatan Emas Pemda SBD periode 2019-2024. Demikian diungkapkan oleh Tokoh Politik dan mantan Birokrasi SBD.

Mantan Wakil Bupati SBD periode 2014-2019 Drs. Dara Tanggu Kaha yang ditemui Suara Jarmas di rumahnya Katapa Roro Kelurahan Langga Lero Kecamatan Kota Tambolaka Rabu (17/06/20) mengatakan program 7 Jembatan Emas Pemda SBD adalah program yang dianggapnya sangat tepat untuk membangun SBD.

Drs. Dara Tanggu Kaha, mantan Wakil Bupati SBD dan Ketua Partai Gerindra SBD

“7 Jembatan Emas adalah program yang langsung menyentuh masyarakat karena pembangunannya dimulai dari desa. Disitu ada desa berair, desa bercahaya, desa pintar, desa sehat, desa berkecukupan pangan, desa aman dan desa pariwisata. Jadi yang dibutuhkan oleh Pemda sekarang adalah bagaimana peran Dinas PMD untuk mengimplementasikan program-program tersebut” ungkapnya.

Dara Tanggu menjelaskan mengapa dirinya melihat peran Dinas PMD sangat penting karena Dinas PMDlah yang selalu berhubungan dengan Pemerintah Desa secara intensif. Perangkat OPD lainnya merupakan perangkat pendukung demi terwujudnya program 7 Jembatan Emas tersebut.

Bupati dr. Kornelius Kodi Mete (kiri) dan Wakil Bupati Marthen Christian Taka, S.IP

“Dinas PMD akan berhubungan dengan 173 Desa/kelurahan yang ada di SBD secara intensif, melalui Dinas PMD desa-desa akan mendapat pengawasan, bimbingan dan pengaturan manajemen pemerintahan untuk membangun desa-desa tersebut searah dengan program 7 Jembatan Emas” tutur Dara Tanggu lebih lanjut.

Kata Dara Tanggu, dibutuhkan seorang pimpinan atau kepala dinas dari PMD yang mampu merangkul dan memberi arahan yang mampu dicerna dengan baik oleh kepala desa. Pemahaman dan SDM kepala desa tidak semua sama, selain mampu merangkul para kepala desa Kadis PMD juga harus tegas dalam mengawasi pengelolaan dana desa.

Baca Juga :   Polres SBD Gelar Vaksinasi dan Baksos di Tambolaka

Setelah Dinas PMD, Dara Tanggu juga melihat peran Bappelitbang, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata merupakan dinas-dinas yang harus berperan aktif dalam mewujudkan 7 Jembatan Emas tersebut.

“Oleh karena itu dibutuhkan pimpinan atau kepala dari dinas-dinas tersebut yang mempunyai  integritas, akuntabilitas, kapabilitas, agresif dan progresif serta transparansi dalam mengimplementasikan program Bupati Kornelius Kodi Mete dan Wakil Bupati Marthen Christian Taka” kata Dara Tanggu.

Hal senada juga diungkapkan oleh Imanuel Horo, SH mantan Asisten 1, mantan Kepala Bappeda dan dinas-dinas lain semasa aktif menjadi pejabat publik di SBD. Imanuel Horo melihat Dinas PMD merupakan dinas yang sangat fital dalam mewujudkan program 7 Jembatan Emas tersebut.

Imanuel Horo, SH mantan Birokrasi

Kata Nuel Horo, dibutuhkan pemimpin-pemimpin yang mempunyai disiplin tinggi, inovatif, tidak suka mabuk dan judi serta jujur dalam menjalankan visi misi Bupati dan Wakil Bupati SBD.

“Bupati dan Wakil Bupati SBD sekarang ini harus melakukan penataan kelembagaan dan penataan birokrasi, apalagi dalam waktu dekat ini akan ada beberapa pejabat eselon II yang akan memasuki masa pensiun. Sehingga jabatan-jabatan yang lowong diisi segera, dan sudah saatnya mempromosikan pejabat eselon 3 untuk naik mengisi jabatan-jabatan yang kosong” uajr Imanuel Horo.

Lebih lanjut Imanuel Horo juga melihat peran Dinas PMD sangat penting untuk mewujudkan program 7 Jembatan Emas. Dirinya mengharapkan agar jabatan kepala dinas PMD diisi oleh orang yang mampu merangkul semua OPD dan Pemerintah Desa. Sinergitas antar semua pihak baik pemerintah kabupaten maupun desa yang bisa mewujudkan program 7 Jembatan Emas.

Kepala Dinas PMD sebaiknya orang yang mempunyai pengalaman, mempunyai kemampuan merangkul dan tegas. Sehingga waktu yang efektif tinggal 3 tahun ini bisa mewujudkan 7 Jembatan Emas tersebut” katanya.

Baca Juga :   Penentuan Pemenang Undian Bank NTT Ditentukan Nasabah

Dalam kesempatan tersebut Imanuel Horo mengharapkan agar Bupati dan Wakil Bupati SBD segera menyusun langkah dan strategi untuk mengisi jabatan-jabatan yang kosong. Dengan adanya wabah virus corona yang melanda dunia saat ini menjadikan program 7 Jembatan Emas belum bisa dijalankan secara optimal, mengingat Pemda SBD masih fokus dengan upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyabaran corona di SBD.  

“Saya mengusulkan agar kepala dinas PMD, P dan K, Bapelitbang dan Sekda SBD agar benar-benar ditempati oleh orang yang tepat dan berkompeten untuk mewujudkan program 7 Jembatan Emas yang langsung menyentuh masyarakat bawah” uajrnya mengakhiri bincang-bincang dengan Suara Jarmas.***** (OC$),-

Leave a Reply

Your email address will not be published.