DAUN KELOR MENU SPESIAL LOMBA PANGAN LOKAL

Tim Penggerak PKK Kecamatan Loura saat tampil dalam lomba pangan lokal di SBD

Tambolaka-SJ ………….  Dalam rangka meperingati hari pangan sedunia ke-39, Ketua tim Penggerak PKK Veronika Hipawei (kanan) bersama dua anggota sebagai peserta dari Kecamatan Loura menyajikan tiga menu makan dari bahan daun kelor saat mengikuti lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang diselengarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Propinsi Nusa Tenggara Timur Rabu, (07/08/2019) bertempat di Ruang Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan.

Hadir dalam kesempatan ini Pejabat Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten SBD Ibu Ratu Wulla, para Kepala Sekolah SMA/SMK, tim juri dan Peserta Lomba yang lain dari masing-masing Instansi. Lomba Pangan Lokal bertujuan untuk meningkatkan dan mendukung ketahanan pangan lokal di Kabupaten SBD.

Veronika Hipawei sebagai Ketua Tim Penggerak PKK dari Kecamatan Loura saat diwawancarai reporter media center Dinas Kominfo Kabupaten SBD mengatakan pembuatan tiga menu ini membutuhkan waktu  2 jam sampai hasilnya matang dan siap disajikan, memerlukan pelatihan yang serius agar hasil yang didapatkan juga memuaskan, tuturnya.

Lebih lanjut Veronika mengatakan harapannya, mudah-mudahan dalam mengikuti lomba B2SA ini kami mendapat juara yang bisa mengharumkan nama Kecamatan Loura lewat kami dari tim Penggerak PKK dan juga bisa mempromosikan menu-menu makan yang kami buat lewat media sosian dan juga lewat pasaran Kota Tambolaka, demikian harapannya dan mengakhiri wawancara dari reporter.

Yakoba Lende, S.Tp., M.Si (keempat dari kanan) berpose bersama peserta di sela-sela kegiatan lomba

Kepala Seksi Keamanan Pangan, Yakoba Lende, STP, M.Si., yang ditemui awak media disela-sela kegiatan menghimbau agar meningkatkan  budidaya dan komsumsi pangan lokal untuk mendukung  ketahanan pangan kabupaten sumba barat daya dan memanfaatkan pangan lokal yang ada di wilayah masing-masing.

Baca Juga :   Penyambutan Kedatangan Jamaah Haji Kab. SBD 2017

Untuk memeriakan Peringatan Hari Pangan Sedunia tahun ini, akan diadakan lomba pangan lokal diharapkan dari kegiatan ini dapat dijadikan momentum bagi kita semua untuk mencintai pangan lokal melalui budidaya dan konsumsi pangan lokal dalam menunjang ketahanan pangan Kabupaten SBD, tegasnya.

Lebih lanjut Yakoba menyampaikan tiga kelompok Lomba Pangan Lokal yang diperlombakan sebagai berikut, Pertama Lomba Cipta Menu B2SA berbasis sumber daya lokal antar tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten SBD sebanyak 9 tim dan kelompok wanita lainnya. Kedua Lomba Cipta Menu jajanan kreatif non-beras dan non-terigu berbasis pangan lokal antar organisasi kelompok wanita tani se-Kabupaten SBD berjumlah 9 tim. Dan yang ke tiga Lomba Kampanye Pengolaan Pangan Lokal antar siswa SMA/SMK se-Kabupaten SBD peserta berjumlah 19 peserta dari 13 sekolah. Pemenang Lomba Cipta Menu B2SA, Lomba Cipta Menu jajanan kreatif dan kampanye pangan local akan memperoleh penghargaan berupa piagam dan uang tunai yang akan diserahkan nanti pada bulan Oktober 2019 saat puncak perayaan Hari Pangan Sedunia ke-39 tingkat Kabupaten SBD tahun 2019.

“Daun kelor tampil sebagai ikon dalam lomba pangan lokal  sebagai wujud dukungan program Gubernur NTT saat ini untuk mengkonsumsi dan mengembangkan kelor, karena nilai gizinya yang tinggi antara lain kandungan kalsium pada daun kelor tiga kali lebih banyak dari pada pisang, vitamin A empat kali lebih banyal dari wortel dan vitamin C  tujuh kali lebih banyak dari jeruk” ujarnya sambil berlalu. (SJ-Isto_SBD),-

Leave a Reply

Your email address will not be published.