Camat Wesel Gandeng TNI/Polri Sukseskan Program 7 Jembatan Emas

Manola-SJ …………. Dalam rangka mensukseskan pelaksanaan program 7 Jembatan Emas Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Camat Wewewa Selatan (Wesel), Charles Ndapatondo, S.Kom menggandeng TNI/Polri untuk mendukung pelaksanaan program di 14 desa Kecamatan Wewewa Selatan.

Untuk merealisasikan rencana tersebut Pemerintah Kecamatan Wesel melaksanakan pertemuan bersama Danramil 1629-01/Laratama beserta anggota, Kapolsek Tena Teke Wesel bersama anggota dan kepala desa bersama aparat desa pada Jumat (06-06-2020) di aula kantor kecamatan Manola Wewewa Selatan.

Tampak hadir dalam pertemuan tersebut Kapten Inf. Samuel N. Guba, Kapolsek Wewewa Selatan Iptu. I. Gede Uliana dan kepala desa se-Wewewa Selatan, Babinsa, Babinkamtibmas yang berdialog guna membangun keakraban dalam mendukung program 7 Jembatan  Emas yang implementasi programnya langsung menyentuh desa.

Dalam sambutannya Camat Wesel, Charles Ndapatonco, S.Kom mengatakan pertemuan hari ini merupakan hari keakraban pihaknya bersama Koramil 1629/01 Laratama dan Polsek Tenateke  untuk secara bersama-sama mendukung suksesnya program 7 Jemabatan Emas Pemda SBD.

“Untuk mensukseskan program 7 jembatan emas di Wewewa Selatan, kami butuh dukungan dari Babinkamtibmas dan Babinsa, maka pada saat ini kami haturkan terima kasih atas kehadiran bapak Danramil dan Kapolsek untuk kita bangun hari keakraban dalam menjalankan program tersebut di desa-desa” ungkapnya.

Lebih lanjut Charles menjelaskan kedepan pihaknya akan melakukan  program desa berkecukupan pangan dengan turun langsung ke desa-desa untuk memeriksa kebun masyarakat sehingga pihaknya mengharapkan dukungan Babinsa dan Babinkamtibmas di masing-masing desa  untuk secara bersama-sama melakukan pengontrolan dan pembinaan.

Untuk desa pintar, pihaknya juga berencana akan melakukan sidak anak sekolah secara terjadwal, karena sering ditemukan adanya anak-anak sekolah yang berkeliaran pada jam sekolah di beberapa pasar tradisional yang ada di kecamatan Wewewa Selatan (3 pasar tradisionil).

Baca Juga :   Bupati Jhon Dade Serahkan 475 Sertipikat Tanah Kepada 194 Orang Petani

Sedangkan untuk desa aman dan tentram pihaknya berencana melakukan sidak barang tajaman di tempat-tempat umum, sehingga benar-benar dapat mewujudkan desa aman dan tentram. Untuk  desa sehat, khusus dalam penanganan masalah stunting yang saat ini menjadi topik tersendiri bagi kesehatan serta gizi  ibu hamil dan balita, pihaknya juga berencana akan mewajibkan ibu hamil dan balita wajib datang ke Posyandu. Pihaknya akan memberikan sanksi pada orang tua yang tidak datang ke Posyandu.

(ki ke ka) Kapolsek Tena Teke, Iptu I. Gede Uliana, Danramil Kapten Inf. Samuel N, Guba, Camat Wesel Charles Ndapatondo, S.Kom

Dalam pengawasan pengelolaan Dana Desa yang transparan, akuntabel, tepat sasaran serta fokus pada konsep pemberdayaan masyarakat pihaknya akan melakukan pengontrolan dan pengawasan yang ketat agar dana desa yang milyaran Rupiah itu bisa berdampak pada pembangunan desa-desa.

“Presiden sudah mempersilahkan Polri untuk ikut mengkawal pengelolaan dana desa, maka pada kesempatan ini kami juga berharap adanya dukungan dari Babinkamtibmas dan Babinsa agar secara bersama-sama kita melakukan pengawasan sehingga penggunaan dana desa itu berguna bagi masyarakat dan desa itu sendiri” tutur Charles lebih jauh.

Dalam sambutannya Danramil 1629-01/Laratama Kapten Inf. Samuel N. Guba mengatakan pihaknya menyambut baik koordinasi yang dibangun oleh Camat Wewewa Selatan dengan menyelenggarakan pertemuan hari keakraban pada saat ini dan bisa saling mengenal lebih dekat dengan Kecamatan, Pemerintah dan aparat desa serta tokoh masyarakat di Wewewa Selatan.

Dirinya mengatakan berkaitan dengan program Camat Wesel untuk 7 Jembatan Emas, Kodim 1629/SBD sudah berkomitmen mendukung program tersebut. TNI sendiri sudah mempunyai Mou dengan Kementrian Pertanian untuk mendukung program  ketahanan pangan.

“Sudah beberapa tahun ini kami bekerja sama dengan Kementrian Pertanian untuk mendukung swasembada pangan. Sehingga dari tingkat Kodim sampai dengan Babinsa kita sudah melakukan pengawasan dan pendampingan petani atau kelompok tani dengan tujuan untuk mendorong petani meningkatkan penghasilan petani” ujarnya.

Baca Juga :   Berdayakan Masyarakat Lewat Bursa Inovasi Desa

Lebih lanjut Samuel mengatakan untuk program 7 Jembatan Emas Pemda SBD pihaknya akan mendukung penuh, apalagi saat ini sudah ada tambahan tenaga Babinsa,  jadi total sudah ada 6 orang Babinsa yang bertugas di Kecamatan Wewewa Selatan, sehingga bisa menjangkau semua desa.

Kapten Samuel juga sepakat untuk bersama-sama dengan Pemerintah Kecamatan untuk turun langsung ke desa-desa dalam menyukseskan desa aman tertib, desa pintar, desa berkesukupan pangan dan desa sehat.

“Bicara stunting berarti kita bicara gizi, stunting adalah masalah gizi, bicara gizi berarti kita bicara ekonomi, hal ini menjadi suatu keterkaitan yang harus kita dorong bersama agar masyarakat desa sehat, bergizi dan berkecukupan pangan” katanya lagi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kapolsek Tena Teke, Iptu. I. Gede Uliana yang berkomitmen mendukung program 7 Jembatan Emas. Pihaknya akan siap bekerja sama dengan Kecamatan dan TNI guna menyukseskan program-program pemerintah di desa-desa.

“Selama ini kami sudah selalu bersama-sama dengan Pak Camat melakukan tugas-tugas pembinaan dan pengamanan pada masyarakat. Kami  sangat senang dengan pertemuan saat ini yang dinamakan hari keakaraban untuk membangun kerjasama dalam mewujudkan program 7 Jembatan Emas Pemda SBD” tutur Kapolsek Tena Teke.

Dirinya juga menjelaskan tidak akan membebani kepala desa dalam urusan apapun. Dirinya berharap ada dukungan dari semua pihak sehingga terwujud keamanan, ketertiban dan ketentraman masyarakat di desa-desa. Dirinya juga menegaskan tidak ada pembiayaan dalam pengurusan-pengurusan di Polsek.

Kapolsek ini berharap dengan adanya Babinkamtibmas yang bertugas  di desa, agar apabila ada permasalahan dengan masyarakat langsung diselesaikan secara kekeluargaan di desa, tidak usah dilimpahkan sampai ke Polsek.

“Semakin kritis masyarakat berarti semakin berhasil kepala desanya, menyangkut kemanan dan ketertiban  kepada kepala desa, aparatur  sampai ke tingkat RT anda memiliki kewenangan untuk menyelesaikan di tingkat desa, tidak selamanya harus sampai ke pengadilan” imbuhnya.

Baca Juga :   PEDULI KORBAN BANJIR, SUARA JARMAS SALURKAN BANTUAN KEMANUSIAAN DI WAINGAPU

Masalah pengelolaan dana desa, Kaplosek I. Gede Uliana membayangkan hal yang berat sekali karena besarnya dana yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat. Pengelolaan administrasi agar menjadi perhatian serius Pemerintah Desa.

“Bukan selamanya makan uang, tetapi pengelolaan administrasi yang baik dan benar, salah administrasi bisa menjadi temuan yang memberatkan, maka dari itu saya himbau agar pengelolaan administrasi keuangan benar-benar diperhatikan” pintanya.

Dipantau oleh media ini pertemuan antara Kecamatan, TNI/Polri dan Pemerintah Desa berjalan aman dan lancar walaupun guyuran hujan tak henti-hentinya  hingga sore hari. Usai pertemuan keakraban ini dilakukan foto bersama dan santap siang bersama serta karaoke bersama.*****

Liputan: Octa Dapa Talu,-