BUPATI SBD HADIRI PENCANANGAN PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING NTT

Suarajarmas.com – Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), dr. Kornelius Kodi Mete menghadiri pencanangan pencegahan stunting di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) Marsekal Fadjar Prasetyo. Kegiatan yang  diikuti secara serentak di seluruh satuan TNI AU di Indonesia ini dihadiri oleh kepala BKKBN Indonesia, Gubernur NTT, ketua DPRD Provinsi NTT bersama para Bupati dan Walikota se-NTT,  Senin (20/3/2023).

Dalam arahannya KASAU mengatakan pencanangan pencegahan stunting di NTT bekerja sama dengan BKKBN difasilitasi oleh Gubernur NTT. Selaku KSAU dirinya berterima kasih dan mengapresiasi, serta memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada BKKBN pusat dan Gubernur NTT.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional  pencegahan dan penurunan angka stunting.

“Acara ini dalam rangka mendukung program nasional untuk pencegahan stunting yang diharapkan di tahun 2024 angkanya berada di bawah 14 persen, seluruh satuan TNI AU hari ini serentak melaksanakan program yang sama,” kata Marsekal Fadjar.

Marsekal Fadjar mengatakan, satuan TNI AU di NTT akan mendukung program Pemerintah Provinsi NTT dalam upaya mencegah dan menurunkan angka stunting di NTT.

Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, jumlah angka stunting di NTT mencapai 17,77 persen. Saat ini, jajarannya di NTT masih melakukan upaya untuk melakukan pencegahan dan penurunan angka stunting.

“Kita langsung kerjakan dengan turun kerja di situ, by name, by address dimiliki NTT, anaknya dimana, orang tuanya siapa, nah disitu kita bisa langsung tangani,” kata Viktor dalam sambutannya.

Gubernur Viktor  Laiskodat berharap angka stunting di NTT mengalami penurunan signifikan hingga 2024 mendatang.

“Presiden menetapkan 2024, 14 persen secara nasional, kita ada di 17,7 persen, jika ini dikerjakan dengan baik, sebelum saya turun September 5 nanti seharusnya sudah mendekati 14 persen. Kemungkinan di 15, 16 persen. Berarti 2024 nanti akan terselesaikan dengan ritme kerja yang baik,” katanya.

Baca Juga :   Klarifikasi Kapolres Sumba Barat, Terkait HATE SPEECH Terhadap Kelompok Pejuang Subuh Sumba

Sementara itu Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete kepada suarajarmas.com mengatakan, maslah stunting masih membutuhkan perhatian yang serius di NTT khususnya SBD. Saat ini di SBD, Pemerintah bersama semua stakeholder sedang melakukan  upaya-upaya penting untuk terus menekan angka stunting.

“Kita bertekad akan mencapai target yang sudah ditentukan dari Pusat untuk turun sampai dengan 14% di tahun 2024. Kita akan bekerja keras mulai dari kabupaten sampai ke desa-desa untuk melakukan pencegahan dan penurunan angka stunting” ungkapnya.

Usai mengikuti  pencanangan pencegahan stunting, Bupati SBD menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Bank NTT di  Kupang. Rapat umum ini dihadiri oleh Gubernur NTT, Pimpinan Bank NTT dan seluruh Bupati/Walikota se-NTT. *** (Dens/011-23).-