Kupang-SJ………… Bupati Sabu Raijua, Drs. Nikodemus Rihi Heke, MSi mengatakan, adanya rencana Tim Inisiator untuk penyatuan bersama antara Kabupaten sedaratan Sumba dengan Kabupaten Sabu Raijua menjadi sebuah Provinsi baru di NTT adalah hal yang baik untuk kita bicarakan dan diskusikan dalam upaya membangun penguatan calon Daerah Otonomi Baru (DOB) yang lebih bermartabat.

Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke yang ditemui dikediamannya Rabu (15/9) oleh John Tende, SH selaku Ketua Tim Inisiator Pemekaran Provinsi Sumba Wilayah Sumba Barat Daya menjelaskan, pada prinsipnya kita harus membangun komunikasi dan mewacanakan ke publik untuk dikaji untuk mendapat respon balik berupa persetujuan atau tidak.
“Proses komunikasi dibutuhkan supaya dapat membentuk pemahaman masyarakat secara luas sehingga adanya dukungan publik yang dapat mempengaruhi rencana dan keinginan pemekaran,” katanya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Sabu Raijua, Septe Bule Logo, SH, M.Hum yang ditemui disela-sela persiapan pelantikan Bupati Sabu Raijua dilantai satu Kantor Gubernur NTT mengatakan, niatan yang baik yang sudah dirintis ini perlu kita diskusikan bersama dalam rangka membangun persepsi yang sama dengan seluruh elemen masyarakat.

Menurut Sekda Septe, sepanjang adanya dukungan adalah hal yang wajar untuk diperjuangkan menjadi DOB Provinsi di NTT.
“Rai Hawu dan Tana Humba sudah terjalin sejak dulu kala dan memiliki riwayat historis sehingga diperlukan eksistensi publik secara luas untuk mendukung rencana penyatuan yang lebih bermartabat,”jelasnya.
Lebih lanjut menurut Septe Bule Logo, secara historis, hubungan Sabu Sumba sudah tertanam dari sekian banyak generasi terdahulu. Kalau hal ini kita bicarakan bukanlah hal yang tabu melainkan sebuah perjuangan besar menuju persatuan persepsi perjuangan bersama menghadirkan DOB di NTT.
“Kami menawarkan Tim inisiator datang ke Sabu untuk mendiskusiksn rencana tersebut bersama Pemerintah, DPRD dan seluruh elemen masyarakat”, harapnya.*** (Red/001-21),-
Suara Jarmas Portal Berita Sumba
