Waibakul-SJ………. Bupati Sumba Tengah memimpin Upacara Kesadaran yang dipadukan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia ke-47 di halaman Kantor Bupati Sumba Tengah Makatul Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur Rabu,(17/3/21),-

Dalam arahannya Bupati mengatakan Kabupaten Sumba Tengah saat ini memiliki total 280 orang perawat yang aktif melakukan tugas, pelayanan dan pengabdiannya kepada masyarakat yang tersebar pada 8 Puskesmas dan 2 Rumah Sakit.
Dengan jumlah tenaga yang terbatas, perawat dituntut dan diharuskan untuk bekerja memberikan pelayanan seoptimal mungkin dimana mereka ditempatkan termasuk di wilayah-wilayah terpencil dengan sarana dan prasarana yang kurang memadai.
Sumber Daya Manusia bagi perawat yang belum memenuhi kompetensi dan kualifikasi masih berada pada angka persentase 50-60%. Hal ini diketahui karena sebagian besar perawat di Sumba Tengah rata-rata berlatar belakang pendidikan diploma.
“Saya mengetahui bahwa 50-60% perawat kita di Sumba Tengah ini belum sepenuhnya memenuhi persyaratan dikarenakan pendidikan yang mereka miliki sebatas diploma. Untuk itu, Pemerintah Daerah akan memberikan pendidikan berupa tugas belajar kepada para perawat hingga mencapai gelar Sarjana demi melahirkan kualifikasi, kompetensi, bakat dan kemampuan seorang perawat yang cakap dan mumpuni dalam memberikan pelayanan medis bagi setiap insan manusia.
“Bekerja itu adalah ibadah, layanilah sesama yang membutuhkan pertolongan karen Kesehatan dan keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi,” ungkap Bupati Paulus.
Upacara tersebut turut dihadiri dan diikuti oleh Wakil Bupati Sumba Tengah, Ir. Daniel Landa, para Staf Ahli, Para Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah, Pejabat Eselon, III dan IV, Humas dan Protokol, Staf, Tenaga Kontrak serta Perawat. *** (Yunia/004-21),-
Suara Jarmas Portal Berita Sumba
