BUPATI PAULUS HADIRI SOFT LAUNCH APLIKASI LIVEIN

by -754 views

Kodi-SJ…….. Bupati kabupaten Sumba Tengah Drs. Paulus S.K.Limu hadiri Soft Launch Aplikasi Livein (peluncuran lunak aplikasi Liveini) di Situs Kampung Adat Ratenggaro desa Maliti Bondo Ate kecamatan Kodi Bangedo kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) provinsi Nusa Tenggara Timur Sabtu (12/12/2020).

Bupati Paulus S.K. Limu (ketiga dari kiri) wakil bupati SBD, Marthen Christian Taka, S.IP (keempat dari kiri) saat mengikuti kegiatan Liveini di Ratenggaro

Kegiatan yang diprakarsai oleh Livein juga dihadiri dari Kementerian Pariwisata & Eknonomi kreatif RI, Kementerian Desa, PDT & Transmigrasi RI, Kementerian Komunikai & Informatika RI, Bupati Sumba Barat Daya, TGUPP Sulawesi Selatan, Bupati Trenggalek, Asosiasi Desa Wisata Indonesia, 12 Negara: Inggirs, Amerika, Brazil, Rusia, Turki, UEA, Malaysia, Singapura, Thailand, Chia, India, Australia (Virtual),  12 Desa Wisata (Virtual), PHRI, KADIN, HIPMI, ASITA, HPI, Media Nasional & Lokal, Artist, Youtuber & Influencer, Tim Internal Livein, Tokoh nasional maupun lokal dan Panitia Lokal.

Bupati Paulus (kanan) bincang-bincang dengan ASS II Sekda SBD, Drs. Daud Umbu Moto sebelum menuju kampung adat Ratenggaro

Event ini hasil koaborasi antar Livein & Asidewi dalam rangka percepatan pengembangan desa wisata Indonesia. Desa wisata diyakini oleh seluruh pihak sebagai konsep terbarukan dalam rangka melakukan keseimbangan antara kemandirian ekonomi, kelestarian lingkungan & kesejahteraan sosial budaya. Desa maju, Indonesia Maju adalah slogan yang selalu disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo dalam berbagai kesempatan.

Keyakinan yang kuat terhadap desa wisata mampu menjadi jawaban “New Economic” hari ini dan masa depan harus dapat dijawab dan diakselerasi melalui penguatan teknologi digital.

Livein adalah sebuah digital platorm yangb berfokus pada penyediaan layanan teknologi agar dapat memudahkan koneksi antara pengelola desa wisata dengan wisatawan dalammelakukan pemasaran dan penjulan pakte-paket destinasi desa wisata.

Kegiatan ini dilaksanakan secara Hybrid, yaitu sebagian undangan datang ke lokasi dan sebagian lagi live/join secara virtual dari lokasi masing-masing, dengan maksud dan tujuannya mewujudkan rasa cinta terhadap destinasi wisata dalam negeri, mempercepat pemulihan pariwisata Indonesia, mempercepat pemulihan ekonomi nasional melalui pengembangan desa wisata dan  memperkenalkan sebuah layanan teknologi desa wisata. *** (016/SJ/20),-