ALMARHUM KADISPENDUK & CAPIL DIMAKAMKAN SECARA DINAS

Tambolaka-SJ………… Almarhum Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Drs. Asterius Ngongo Dairo dimakamkan secara dinas oleh Pemda SBD yang dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Drs. Ndara Tanggu Kaha dihadiri oleh Sekda SBD Drs. A. Umbu Zaza, M.Si serta pimpinan-pimpinan SKDP, keluarga dan handai taulan yang ikut hadir dalam acara pemakaman tersebut. 

Plt. Bupati SBD, Drs. Ndara Tanggu Kaha saat memimpin upacara pemakaman secara dinas

Pemakaman secara dinas ini dilakukan karena keluarga almarhum sepakat menyerahkan pada Pemda SBD, untuk dilakukakannya secara dinas atau nasional. Hal ini tidaklah mengherankan karena Almarhum Asterius adalah ASN aktif yang masih menjabat kepala dinas kependudukan dan catatan sipil SBD ini, sejak tahun 2016 yang lalu.

Dalam sambutannya Ndara Tanggu Kaha yang bertindak sebagai inpsektur upacara mengatakan kepergian almarhum Drs. Asterius sungguh merupakan kehilangan dan duka yang mendalam. Peristiwa ini bukan cuma dirasakan oleh keluarga tetapi juga dirasakan oleh Pemda dan rakyat SBD.

Rombongan Daud Ama Rato, Tamu Keluarga almarhum

“kepergian almarhum secara tiba-tiba menimbulkan berbagai pertanyaan apa penyebab beliau meninggal, tetapi sebagai umat beriman kita harus yakini bahwa kepergian alamarhum karena Tuhan mencintai almarhum, kematian adalah otoritas Tuhan” ungkap Ndara Tanggu penuh haru.

Lebih lanjut Plt. Bupati SBD ini mengatakan lebih kurang 4 bulan selama menjabat Plt. Bupati SBD, dirinya mengikuti sebagai pimpinan OPD yang memberikan pelayanan pada masyarakat khususnya e-KTP dan Kartu Keluarga, almarhum bersama para pejabat dan stafnya sungguh-sungguh bekerja all-out memberikan pelayanan sacara prima. Berkat kerja keras almarhum dirinya merasa yakin permasalahan e-KTP akan tuntas.

Plt Bupati SBD, Ndara Tanggu dan Sekda SBD, A. Umbu Zaza (tengah) sebelum prosesi pemakaman secara dinas

Ndara Tanggu juga mengapresiasi atas dedikasi dan komitmen kerja keras almarhum karena merupakan bagian tidak terpisahkan dari fasilitas nyata dukungan pemda untuk menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi pada pemilu Juni mendatang, dengan membereskan permasalahan e-KTP.

Baca Juga :   DANREM 161/WIRA SAKTI KUNJUNGI SBD

“Oleh karena itu saya mohon ijin dan juga mohon maaf pada keluarga pada  kesempatan ini saya manfaatkan untuk menghimbau pada kita semua dan seluruh rakyat SBD supaya berpartisipasi positif dalam menyukseskan pemilu 27 Juni 2018 mendatang. Berbeda dukungan dan pilihan adalah hal biasa, yang tidak biasa dan menimbulkan masalah adalah ketika kita memaksakan dukungan dan pilihan serta kemauan kita pada orang lain yang tidak sejalan dengan kita, biarkan rakyat menentukan pilihannya sesuai dengan hati nuarinya ” kata Ndara Tanggu.

Ditempat terpisah usai prosesi pemakaman almarhum Asterius, sekda SBD Drs. A. Umbu Zaza, M.Si kepada media mengatakan merasa sangat terkejut dan kehilangan salah satu putra terbaik SBD yang sudah mengabdi pada rakyat SBD.

“Almarhum ini adalah seorang ASN pekerja keras, dia bekerja siang dan malam untuk menggenapi ketersediaan KPT bagi seluruh peserta pemilih yang berhak untuk memilih, oleh karena itu dedikasinya luar biasa karena mereka bekerja tidak kenal  hari libur, makan sampai jam lima pagi. Jadi dedikasi loyalitas pada pelayanannya luar biasa dan menjadi contoh bagi kita semua, teman-teman lain ASN” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan almarhum yang meninggalkan seorang istri dan empat orang anak ini dan dua orang cucu, media SJ belum bisa menghubungi karena masih larut dalam duka yang mendalam. Almarhum meninggal dunia di rumah sakit Karitas Weetebula pada Jumat, 15 Juni yang lalu. (SJ),-

Leave a Reply

Your email address will not be published.