AKHIRNYA ORANG RARA LAHIRKAN IMAM PERTAMA DALAM DIRI RM BENNY

Rara-SJ… Keluarga besar Rara-Puukarudi Desa Weri Lolo Kecamatan Wewewa Selatan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) saat ini merasa berbahagia sekaligus bangga, karena ditahbiskanya Rm. Benyamin Musa Kadi Gola, Pr., pada tanggal 20-10-2022 oleh Uskup Weetabula. Mgr. Edmund Woga CSsR  di Gereja Katedral Paroki Roh Kudus Weetabula.

Pasalnya Romo Benyamin Musa Kadi Gola, Pr., adalah putera pertama dari keluarga besar  Rara yang ditahbiskan menjadi imam Projo. Sebagai bentuk ungkapan syukur pada Rabu (26/10/2022) keluarga besar pasangan Yosep Malo dan Mikhaela Kadi Kalli menyelenggarakan Misa Syukur Imam Baru di kediamannya Rara Mata Desa Weri Lolo.

Misa syukur imam baru ini dipimpin oleh Rm Marcel P. Lamunde, Pr., yang dihadiri oleh Pater Vikjen, para Romo, Pater ,  pemerintah Kecamatan, pemerintah Desa, GKS Rara, GKS Weetombo, keluarga Muslim dari Weekelo dan tamu undangan lainnya.

Mewakili Uskup Weetabula,  Vikjen P. Agustinus Malo Bulu, CSsR.,  menyampaikan ucapan selamat dan syukur pada Rm Benny sapaan akrabnya, dan menyampaikan pesan salam dan doa bapak Uskup untuk Rm Benny yang sudah menjadi martir Kristus, mati demi Kristus.

“Romo Benny nanti akan bertugas di pusat pastoral Keuskupan Weetabula, dapurnya keuskupan” ungkap Pater Agus.

Pater Agus juga memberi apresiasi motto yang dipilij oleh Romo Benny dalam misa syukur saa ini, Tuhan kepada siapakah kami (aku) akan pergi ? (Yohanes 6:68).

“Kehadiran kami ikut berbahagia, ikut bersyukur Bersama bapak Yosep dan mama Mikhaela dan keluarga besar, tetapi seluruhnya  untuk dan demi Romo Benny” tambahnya.

Vikjen berharap Rm Benny menjadi pembuka jalan untuk hadirnya imam baru dari luar pusat Paroki St. Gerardus Mayela Kalembu Weri khususnya stasi yang ada di Rara, dari stasi Weetombo dan stasi Samba Pollo.

Baca Juga :   Tito Karnavian: Saya Sangat Terkesan Dengan Keindahan Pulau Sumba

Salah satu perwakilan keluarga Yosep Djaka Baba yang ditemui media ini, mengatakan dirinya bersama keluarga merasa sangat bangga dan berbahagia karena Romo Benny adalah imam pertama dari keluarga besar Rara Puukarudi.

Rm. Marcel P. Lamunde, Pr., saat memimpin misa syukur Rm Benny

“Kami sangat bangga. Kita doakan Romo Benny bisa bermanfaat bagi keluarga dan orang banyak, kami semua keluarga sangat bangga dengan” ungkapmya.

Yosep menjelaskan bukti keluarga besar Romo Benny bangga adalah semua keluarga turut serta dalam persiapan dan pelaksanaan misa syukur ini baik dari keluarga yang beragama Katolik, Protestan, Islam dan Marapu.

“Ini merupakan refleksi kebinekaan dimana dari berbagai keyakinan bersatu dalam keluarga saling mencintai saling bangga” tutur putra dari pengusaha alm. Cornelis Djakababa ini.

Vikjen Keuskupan Weetabula P. Agustinus Malo Bulu, CSsR., saat memberikan sambutannya

Yosep mengharapkan kerukunan keluarga besar di Rara yang ditujukan dalam misa syukur Romo Benny ini tetap dipertahankan dan keluarga besar juga bersatu dalam memberi dukungan pada romo Benny dalam menjalankan tugasnnya sebagai imam baru saat ini.

Hal senada juga diungkapkan oleh kepala desa Weri Lolo, Rato Umbu Lolo yang merasa sangat berbahagia Romo Benny sudah menerima tahbisan imam pada 20 Oktober yang lalu dari Uskup Weetabula.

“Saya cukup kaget saudara saya Romo Benny sudah berhasil menjadi imam, ini akan menjadi motivasi bagi kami yang masih mudah untuk hidup dekat dengan Tuhan, walaupun agama kami berbeda, tetapi Tuhan kami satu” tutur kepala desa Weri Lolo ini.

Dirinya berharap keberhasilan Romo Benny ini menjadi semangat dan pendorong bagi anak muda muda lain dalam keluarga Rara Puukarudi untuk menimba ilmu dan mengabdikan dirinya bagi Tuhan, bangsa dan negara serta khususnya kabupaten SBD ini.

Baca Juga :   FOKUS PADA PEMULIHAN EKONOMI, BUPATI SUMBA BARAT MEMBUKA MUSRENBANG RKPD TAHUN 2022 KABUPATEN SUMBA BARAT

“Kami sangat bangga sehingga dari tadi malam kami sudah berkumpul seluruh keluarga dari Weekelo, Waitabula, Kelembu Weri, Weetombo, Umbu Wango di desa Rara Mata” pungkasnya. *** (Octa/002-22).-