AKHIRNYA KARANG INDAH TETAP DI SBD

Gubernur NTT, Victor Laiskodat saat memberikan arahan di Karang Indah

Kodi-SJ ……………….. Desa Karang Indah akhirnya tetap menjadi milik kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), setelah Gubernur NTT Victor Laiskodat bertemu dan berdialog dengan masyarakat Karang Indah Kamis, 20 Juni 2019 siang di kantor desa Karang Indah Kecamatan Kodi Balaghar SBD.

Keputusan tersebut diambil oleh gubernur setelah mendengar langsung keluhan dari masyarakat Karang Indah yang enggan pindah atau bergabung ke kabupaten Sumba Barat.

Gubernur NTT Victor Laiskodat akhirnya menetapkan tapal batas wilayah antara kedua kabupaten tersebut terletak di lokasi PT. Mitra Niaga, sedangkan Pola Pare yang sebelumnya direncanakan sebagai tapal batas yang selama ini dipertahankan baik oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan umumnya masyarakat Karang Indah tetap berada dalam wilayah kabupaten Sumba Barat Daya.

Tokoh masyarakat Kodi, Melkianus Pati Biri mengucapkan proficiat atas hasil tersebut dan melihat ini sebagai sebuah keputusan dari seorang gubernur yang peduli pada rakyatnya.

“Proficiat buat bapak Gubernur Victor Laiskodat yang telah mendengar dan menerima semua keluhan masyarakat Karang Indah, ini merupakan wujud gubernur adalah orang tua dari semua masyarakat NTT, tidak pilih-pilih kasih” ungkapnya bahagia.

Lebih lanjut Melki mengucapkan masyarakat Karang Indah sekarang ini sangat bahagia karena Kali Pola Pare dan Karang Indah pada umumnya tetap berada dalam wilayah administrasi SBD. Masyarakat juga mengucapkan terima kasih pada gubernur NTT yang telah menetapkan batas wilayah sesuai dengan keinginan mereka.

Hal senada juga diungkapkan oleh Imanuel Horo, SH tokoh masyarakat Kodi mantan Assisten I dan kepala BAPPEDA SBD, mengapresiasi kebijakan Gubernur NTT Victr Laiskodat yang mendengarkan aspirasi masayrakat Karang Indah.

Baca Juga :   SIDAK DI DISPENDUKCAPIL SBD, SEKDA TEMUKAN PENYIMPANGAN DALAM SISTEM KERJA

“Pada hari ini Gubernur Victor Laiskodat bersama unsur pemda SBD dan Sumba Barat serta warga desa Karang Indah tentang penetapan tapal batas daerah adalah kebijakan yang arif dan bijaksana karena persoalan ini sudah sejak 7 tahun yang lalu dan hari ini desa Karang Indah tetap menjadi bagian cakupan SBD. Kami sebagai warga Kodi mengucapkan salam hormat dan proficiat dan Tuhan berkati bapak Gubernur dalam tugas dan pengabdian buat bangsa dan negara di NTT ini” ungkapnya haru.

Bupati SBD, Markus Dairo Talu dan Bupati Sumba Barat Niga Dapawole yang hadir dalam acara peninjauan tapal batas oleh gubernur tersebut adalah menyaksikan langsung masyarakat Karang Indah yang menolak Bupati Sumba Barat Niga Dapawole usai memberikan sekapur sirih dalam acara tersebut. Melihat situasi tersebut gubernur NTT langsung mengambil sikap dan bertatatp muka perwakilan masyarakat Karang Indah di kantor desa Karang Indah dan akhirnya memutuskan batas wilayah SBD dan Sumba Barat adalah lokasi PT. Mitra Niaga. (EB),-